Jumat, 24 Februari 2012 | By: RifkiArya

Edan !! 43 % Pilot Inggris Mengaku Tertidur Saat di Kokpit

Ilustrasi: pilot pesawat




Berdasarkan hasil survey, sekitar setengah pilot di Inggris mengaku tertidur saat menerbangkan pesawat

Hasil survey yang dilakukan oleh British Airline Pilots Association (BALPA) menghasilkan fakta yang sangat mencengangkan. 

Dalam paparannya, BALPA menyebut sekitar 43 % pilot di Inggris yang mengakui dirinya tertidur saat menerbangkan pesawat. Hasil temuan yang cukup mengejutkan ini muncul setelah kalangan pilot di Inggris menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap proposal Uni Eropa soal aturan penerbangan Inggris. 

Proposal mengenai peraturan itu berisikan keharusan pilot dan kru pesawat untuk mengambil frekuensi penerbangan yang panjang dan lama, yang mencapai 22 jam. Kalangan pilot sendiri telah menyatakan, nyawa penumpang akan terancam berisiko apabila penerbangan frekuensi panjang tetap disetujui. 

"Pemerintah harus tegas terhadap hal ini karena dapat membahayakan keamanan publik. Mereka harus menuntut bahwa kita membutuhkan proposal untuk aturan yang lebih aman. Aturan tersebut akan melelah pilot dan membahayakan penumpang," kata Jim McAuslan, Sekjen BALPA seperti dilansirDailymail

Sementara itu, John Home, Executive Board Director of the European Cockpit Association menyatakan, penerbangan jarak panjang secara nonstop dengan durasi lebih dari 13 jam akan meningkatkan resiko kecelakaan lima setengah kali lebih besar.

Namun, pihak Eropean Aviation Safety Agency nampaknya tidak mendengarkan hasil survei tersebut demi alasan keselamatan penumpang. Mereka mengusulkan peraturan segera dibakukan di seluruh Eropa.

Pihak Civil Aviation Authority juga menolak pendapat tersebut, dengan menyatakan bahwa peraturan Uni Eropa tidak akan membahayakan keselamatan penumpang. Hal ini didukung dengan pernyataan dari Menteri Penerbangan Inggris, Theresa Villiers, yang menyatakan akan ada keuntungan pengamanan yang signifikan dari proposal yang diajukan Uni Eropa.





Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar

Post Comment