Tampilkan postingan dengan label pemikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemikiran. Tampilkan semua postingan
Kamis, 08 November 2012 | By: RifkiArya

Wasiat Sukses dari Joe Girard






 Hari ini, kita akan belajar dari seorang tokoh penjualan nomor satu di dunia, yaitu Joe Girard. Beliau adalah salesman terhebat didunia. Bagi banyak orang, menjual satu mobil sehari saja sudah cukup sulit. Tetapi Joe Girard, pada masa kejayaannya, konon mampu menjual 6 mobil sehari … Bayangkan, 6 mobil sehari …

Tidak berlama-lama lagi, mari kita lihat 13 Aturan Sukses dari Joe Girard, salesman terhebat di dunia …



1. Simpanlah masalah Anda untuk diri Anda sendiri dan buatlah orang-orang percaya bahwa Anda memiliki waktu yang indah.


2. Aturlah Hidup Anda, simpanlah janji-janji Anda dalam sebuah buku janji, sehingga Anda tidak perlu menggunakan kata-kata yang menyakitkan seperti: “SAYA LUPA.” Pada akhir setiap hari, tuliskan apa yang Anda telah lakukan dan rencanakanlah kerja Anda untuk hari berikutnya. Jika Anda tahu kemana Anda pergi, maka Anda akan tiba di sana.


3. Bekerjalah ketika Anda bekerja, jangan mengambil jam makan siang yang lama atau bermain golf ketika Anda harus bekerja. Makan dengan orang yang dapat membantu Anda mencapai tujuanmu, bukan dengan rekan kerja.


4. Berpakaianlah semestinya; Apa jenis orang yang Anda hadapi. Jika Anda menjual kepada pekerja kerah biru, janganlah memakai jas seharga Rp. 5 juta, sepatu mahal, perhiasan atau jam tangan. Pakailah ketika Anda sedang sendiri, bukan ketika Anda bekerja - pakaian dapat membuat orang lain menjauh.


5. Amati Tidak-Tidak dari Girard; Tidak merokok atau mengunyah tembakau atau permen karet, tidak ada cologne, tidak ada lelucon senonoh atau kotor, dan para pria tidak memakai anting-anting ketika sedang bekerja. Matikan ponsel - mereka menjengkelkan. Pembunuh terbesar dari semuanya adalah TIDAK TEPAT WAKTU.


6. DENGARKAN! Orang bisa mengetahui jika Anda tidak mendengarkan. Semakin lama Anda mendengarkan, semakin banyak orang akan merasa terikat dengan Anda. Semakin Anda mendengarkan, semakin besar kemungkinan pelanggan akan melakukan bisnis dengan Anda. Mendengarkan menunjukkan bahwa Anda peduli. ”Mulut seharusnya hanya digunakan untuk makan - tutup mulut besarmu!”


7. Tersenyumlah! Senyum meningkatkan nilai nominal Anda. Jika seseorang tersenyum lebih banyak, mereka akan merasa lebih baik dan membuat pelanggan mereka merasa ingin melakukan bisnis dengan mereka.


8. Jagalah sikap positif; bergaullah dengan orang positif. Jauhilah dari para penentang atau orang cengeng yang suka mengeluh. Jika ada sesuatu yang tidak beres dalam hidup Anda, Simpanlah untuk diri sendiri - tidak ada yang mau mendengar masalah Anda.


9. Jawablah semua panggilan telepon dan email. Tidak menjawab panggilan telepon dan email adalah cara untuk kehilangan pelanggan dan teman-teman. Jawablah panggilan dan email sesegera mungkin.


10. Katakan kebenaran. Jika Anda tertangkap dalam kebohongan, bahkan hanya sekali, Anda selalu akan dianggap pembohong. Bahkan jika Anda mengatakan kebenaran untuk sisa hidup Anda, Anda tidak akan dipercaya.


11. Jangan menjual terlalu mahal. Jika Anda melakukannya, dan pelanggan membandingkan kesepakatan Anda dengan orang lain, Anda akan kehilangan dia. Ambil sedikit dan tinggalkan sedikit; Joe hanya bekerja pada keuntungan kecil, tetapi besar pada volume, rata-rata enam penjualan mobil ritel sehari. Pembicaraan beredar dari mulut ke mulut bahwa Anda tidak bisa mengalahkan harga Joe Girard.


12. Berdirilah di depan produk atau layanan Anda, bukan dibelakangnya. Hal paling penting yang perlu Anda lakukan untuk pelanggan Anda adalah melayani mereka, dan mereka akan melakukan bisnis dengan Anda lagi dan lagi.


13. Belajarlah dari penjualan setiap hari; Ketika orang memberitahu Anda mengapa mereka melakukan bisnis dengan Anda, mereka memperkuat kepercayaan mereka pada Anda. Anda belajar tentang hal-hal yang mereka sukai dan apa yang mereka tidak suka dan jika mereka menyukai Anda, mereka akan melakukan bisnis dengan Anda selamanya.



READMORE... -
Senin, 16 April 2012 | By: RifkiArya

Tips Wawancara sukses





TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam proses seleksi melamar pekerjaan, wawancara sering kali dianggap mudah. Namun dalam sesi wawancara beberapa orang gagal mendapatkan pekerjaan yang didambakannya. Untuk itu sesi wawancara harus dipersiapkan dengan sunguh-sungguh.
Berikut tips rahasia sukses wawancara saat melamar pekerjaan;
1. Berapa gaji yang Anda minta?
Jawab: Sebutkan gaji yang besarnya realistis. Lihat mata pewawancara, sebutkan jumlah, dan berhentilah bicara. Jangan bohong tentang gaji yang Anda terima di kantor sebelumnya, bila Anda sudah bekerja. Bila Anda merasa bahwa gaji Anda di kantor yang sekarang terlalu kecil, berikan penjelasan.
2. Apa kelebihan utama Anda?
Jawab: Pilih potensi Anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Hindari respons yang generik seperti pengakuan bahwa Anda pekerja keras. Lebih baik, berikan respons berupa, “Saya selalu diperbudak daftar pekerjaan yang saya buat sendiri. Sebab, saya tidak mau pulang sebelum pekerjaan di kantor beres semua.”
3. Apa kekurangan Anda yang paling jelas?
Jawab: Jangan bilang Anda seorang perfeksionis (menunjukkan bahwa Anda sombong). Lebih baik, jujur saja dan sebutkan kelemahan yang kongkret. Misalnya, Anda lemah menghitung di luar kepala, dan karenanya Anda mengatasinya dengan membawa kalkulator. Tapi, kemudian, susul dengan kelebihan Anda.
4. Di mana Anda melihat diri Anda lima tahun lagi?
Jawab: Gambarkan posisi yang realistis. Kira-kira dua-tiga posisi di atas posisi yang Anda lamar sekarang. Jangan sertakan cita-cita yang tak ada hubungannya dengan lamaran pekerjaan Anda, misalnya, ingin jadi bintang sinetron atau jadi novelis. Sebab, Anda akan tampak tidak fokus.
5. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?
Jawab: Jangan sampai mengemukakan hal yang negatif. Kalau kenyataannya begitu, ucapkan dalam kalimat ‘positif’, misalnya bahwa Anda tidak melihat ada ‘ruang’ di mana Anda bisa berkembang. Lalu, jelaskan mengapa Anda menganggap bahwa pekerjaan di kantor baru ini memberi kesempatan yang lebih baik.
6. Adakah contoh kegagalan Anda?
Jawab: Ungkapkan kegagalan yang pernah Anda alami, tapi yang sudah terpenuhi solusinya. Supaya, pewawancara tahu bahwa Anda punya usaha untuk mengatasi masalah
7. Apakah Anda punya pertanyaan?
Jawab: Berikan paling sedikit dua pertanyaan yang terfokus pada kantor baru ini. Misalnya, Anda bertanya apakah kantor ini sudah punya website. Atau, bisa juga Anda mempertanyakan kehadiran CEO yang Anda tahu baru saja diangkat – apakah membuat kinerja perusahaan semakin baik, dan semacamnya. Jangan bertanya tentang kepentingan Anda sendiri, misalnya, apakah karir Anda akan berkembang di sana.
Apa yang menjadikan seseorang selalu sukses untuk menggapai impiannya? Tampil beda dan memiliki keunggulan komperatif mungkin salah satu yang menjadikan Anda selalu berada di dalam posisi terdepan!
Termasuk dalam meraih karier dan mengungguli orang lain dalam mencari pekerjaan yang sesuai. Ada beberapa trik atau strategi yang perlu disiapkan agar Anda sukses dalam melewati tahapan untuk mengejar karier yang diidam-idamkan.
Modal nekat saja, pasti tak cukup.. Di sini juga anda bisa menemukan beberapa lowongan kerja yang mungkin tak ada salahnya jika anda mencobanya. (tslb)




READMORE... -

Bahasa Tubuh yang salah Saat Wawancara Kerja



Yahoo.co.id


Wawancara kerja berguna tidak hanya untuk menilai kemampuan Anda, tapi juga perilaku. Banyak hal harus dipersiapkan agar momen yang menentukan ini berjalan lancar. Salah satunya, mengetahui bahasa tubuh yang sebaiknya dihindari.

Profesor Mehrabian, ahli psikologi dari Universitas UCLA, Amerika, bahasa tubuh sangat menentukan penilaian terhadap diri Anda ketimbang kata-kata yang terucap. Menurut penelitiannya, gerak tubuh dan ekspresi wajah memiliki pengaruh 55 persen sementara kata-kata yang diucapkan hanya 7 persen.

Kesempatan untuk menciptakan kesan pertama yang baik tak memakan lama. Menurut penelitian, 30 detik hingga empat menit pertama merupakan waktu kritis yang sangat menentukan. Nah, agar tak salah langkah saat wawancara kerja, hindarilah beberapa gerak tubuh yang bisa mengundang penafsiran negatif pada diri Anda.


Senyum palsu 
Masuklah ke ruangan wawancara dengan percaya diri dan senyum yang tulus. Senyum yang terpaksa akan sangat terlihat dan membuat Anda terlihat seperti orang yang suka berpura-pura. Senyum yang tulus mengesankan Anda orang yang percaya diri, terbuka, dan nyaman dengan keadaan sekitar. Tapi hindari juga tersenyum terus-menerus yang bisa memberikan sinyal yang salah pada calon atasan Anda.


Gerakan dan posisi tangan
Gerakan tangan memegang peranan penting dalam mengekspresikan bahasa tubuh Anda. Melipat tangan di dada merupakan bahasa tubuh yang wajib dihindari. Melipat tangan di dada mengesankan Anda menjaga jarak, bersikap tertutup, atau malah terkesan bosan dengan pembicaraan ini. Mungkin saran ini sudah sering Anda dengar, tapi kenyataannya saat sedang gugup masih banyak orang melakukannya.

Menepuk-nepukkan tangan atau terus menggerakkan tangan menandakan Anda sangat gelisah. Gerakan ini secara tidak langsung juga bisa membuat orang yang mewawancarai Anda menjadi tidak nyaman dan terganggu.

Hindari juga mengetuk-ketukan tangan ke meja saat proses wawancara. Melakukan hal ini secara tidak langsung Anda mengirimkan sinyal kalau Anda bosan atau merasa lebih tahu dari si pewawancara.

Sebaiknya letakkan tangan Anda secara santai dan terbuka di posisi yang paling membuat Anda santai. Hindari terlalu banyak menggunakan gerakan tangan atau jari untuk menghindari kesan yang salah.


Jabatan tangan
Saat memulai dan mengakhiri wawancara jangan lupa jabat tangan si pewawancara dan ucapkan terimakasih. Jabat tangan dengan erat namun wajar. Jangan biarkan tangan terlalu lemas atau mencengkeram terlalu keras. Jika telapak tangan Anda berkeringat, seka dahulu keringat di tangan Anda sebelum masuk ke ruang wawancara.


Menyentuh wajah
Menyentuh wajah sebaiknya dihindari saat wawancara kerja. Gerakan ini dapat menyiratkan Anda gugup atau tidak jujur terhadap pernyataan Anda.


Posisi kaki

Duduklah dengan kedua kaki menyentuh lantai yang menggambarkan Anda nyaman dan percaya diri. Saat gugup atau cemas Anda sering tak membuat gerak tubuh secara tidak sadar. Salah satu yang paling sering ditemui adalah menggerak-gerakan kaki tanpa henti. Gerakan kaki ini menandakan Anda sangat tidak nyaman bahkan tak sabar ingin keluar dari ruangan.


Kontak mata & posisi duduk 
Kontak mata dengan si pewawancara memang baik. Tapi terus-menerus menatap si pewawancara tanpa henti juga bisa membuat dia tidak nyaman. Ahli gerak tubuh Janine Driver mengatakan, 60 persen kontak mata sudah cukup membuat Anda terlihat antusias. Selain mata, fokuskan tatapan pada segitiga bagian atas wajah yaitu area sekitar alis kanan-kiri dan pertengahan hidung.

Jangan terlalu sering menatap bagian bawah wajah terutama bagian mulut dan dahi yang bisa membuat si pewawancara menjadi tidak nyaman. Jika pewawancara Anda lebih dari satu, tatap mereka secara bergantian. Hindari tatapan kosong yang membuat lawan bicara Anda kurang nyaman.

Duduklah dengan posisi yang nyaman, tidak terlalu tegak maupun tidak terlalu bersandar. Condongkan tubuh sedikit (sedikit saja) ke arah pewawancara untuk menandakan Anda fokus dan antusias.

Selamat mencoba! 



READMORE... -
Jumat, 13 April 2012 | By: RifkiArya

Sisi Lain Pendiri GOOGLE


Mesin pencari apa paling populer? Google jawabannya. Bahkan, nama perusahaan ini semakin terdongkrak dengan banyak faktor lainnya, misalnya kantor dan suasana kerja yang super nyaman sehingga jadi impian banyak orang.

Google menjadi hebat seperti saat ini tak lepas dari kerja keras duo pendirinya, Larry Page dan Sergey Brin. Dan ternyata, banyak kisah menarik tentang Larry dan Sergey tentang google itu sendiri seperti yang ditulis dalam buku "Google Story".





1. Larry Page dan Sergey Brin awalnya bermusuhan.
Sebagai orang yang sama-sama cerdas, LP dan SB adalah dua orang yang sering berdebat satu sama lain meskipun untuk urusan kecil seperti siapa yang harus menutup pintu atau siapa yang lebih dulu membaca koran. Pertengkaran kecil seperti ini sering menggangu teman-teman seasrama mereka.

Ternyata mereka bertengkar bukan karena membenci satu sama lain , melainkan mereka terbiasa untuk kompetitif satu sama lain. Toh pertengkaran kecil mereka selalu diakhiri tertawa bersama

2. Sergey Brin lebih genit daripada Larry Page
Kalau urusan wanita, Larry Page memang lebih konservatif dibanding Sergey Brin.

3. Pendiri Google pernah frustasi.
Setelah berturut-turut ditolak AltaVista, Excite, dan (terakhir) Yahoo, LP dan SB sama-sama frustasi. Buat mereka Teknologi Page RankGoogle seperti layu sebelum berkembang. Mereka tidak pernah bermimpi Google akan bisa sebesar sekarang. Saat itu pikiran mereka cuma satu: menyelesaikan Phd mereka secepatnya dan menyempurnakan Google sambil jalan. Bahkan sangking frustasinya, pernah Google tidak dilirik selama 1 minggu.

4. LP dan SB menggojlok Eric Schmidt ketika pertama berkantor di Google.
LP dan SB bersekongkol mengerjai Eric dengan cara membagi-bagikan secara gratis kartu kredit perusahaan ke para karyawan. Tentu saja Eric pusing, dan dapat pekerjaan tambahan: menarik kembali kartu kredit tersebut dari para karyawanyang juga berusaha menyembunyikan.

Di lain hari Eric dikerjai dengan tiba-tiba ada telepon umum di dalam ruang kerjanya. Juga Kulkas dan kursi pijat. Jika Eric tidak punya selera humor, bisa-bisa ngamuk dia. Tapi dia sadar sedang dikerjai dua orang pendiri. Jadi sing waras ngalah….

5. Cerita Palsu untuk nama perusahaan
Nama asli Google dipublikasikan oleh perusahaan sebagai cerita salah tulis dari kata Googol yang artinya angka 1 diikuti 100 angka nol dibelakangnya menjadi Google.

Padahal, menurut bocoran salah seorang karyawan awal Google, sebenarnya kata Google berasal dari kata “Go Girl !”, dimana Sergey Brin suatu saat memperoleh ide tersebut ketika sedang menonton pertandingan olahraga dengan para Cherleader yang meneriakkan kata Go Girl ! Go Girl ! (gogel)

Cerita meragukan ini didukung 2 fakta: Sergey Brin suka menonton para Cherleader, dan kedua: Google mensponsori para Cherleader dengan memasang tulisan Google di kaos para Cherleader. Mengapa perlu dibuat cerita palsu yang masuk akal, karena konotasi GoGirl yang negatif tidak sesuai dengan citra perusahaan jika suatu saat ingin Go Public.

6. Larry Page ingin membuat Alat Transportasi otomatis, Sergey Brin ingin membuat koloni di Mars.
Ini di kemudian hari memang benar-benar diwujudkan. Setidaknya, berusaha diwujudkan. Ide Larry dimulai dengan project mobil listrik, ide Sergey diwujudkan dengan Project Virgle.

7. Tanda ~ yang lebih powerfull daripada tanda * yang jarang dipakai.
Dahulu di jaman DOS masih jaya, tanda * sangat berguna untuk menemukan semua file yang bernama tertentu. Sekarang di jaman DOS-nya Internet (Google) maka tanda ~ menggantikan fungsi wildcard dengan sedikir perbedaan penting: lebih cerdas.

Tanda ~ jika diketikkan didepan kata tertentu, berarti kita menginginkanGoogle untuk mencari semua data yang berkaitan dengan keyword tertentu dan sinonimnya. Misalnya ~motor, maka semua halaman yang mengandung kata motor dan sinonimnya, seperti motor show, sepeda motor, atau motor boat akan ditampilkan

Keuntungan google karena ditolak




Larry dan Sergey, mahasiswa pascasarjana Universitas Stanford, pada tahun 1998 menawarkan sistem pencarian PageRank a la Google ini kepada AltaVista, Excite, dan juga Yahoo, dijual seharga 1 juta dolar, tapi mereka semua menolak.

Yahoo rupanya tidak ingin penggunanya cepat mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Yahoo justru ingin membuat orang berlama-lama di dalam situsnya, supaya sempat melihat-lihat iklan dan fitur-fitur Yahoo lainnya. Jadi, cara kerja Google yang menginginkan orang mendapatkan informasi dengan cepat dan tepat tidak cocok bagi Yahoo.

Maka tak lama kemudian Larry dan Sergey cuti dari kuliah program Doktornya, dan mendirikan perusahaan sendiri, Google Inc.

Tak dinyana, dua tahun kemudian, tahun 2000, Google bisa menghasilkan laba 7 juta dolar setahun. Tahun 2004 labanya meningkat menjadi 12 juta dolar sebulan. Dan di tahun 2005, keuntungan mereka 2 juta dolar sehari. Dan meningkat terus tiap tahun sampai sekarang.



READMORE... -
Senin, 26 Maret 2012 | By: RifkiArya

10 Tanda Anda Harus Pindah Kerja





Rata-rata jam kerja pegawai kantoran adalah 8 hingga 9 jam. Artinya, setiap hari, Anda menghabiskan sepertiga hidup Anda di kantor. Sia-sia sekali rasanya jika waktu sebanyak ini dihabiskan dengan mengeluh dan berbagai hal lain yang membuat Anda tak bahagia. Mungkin sudah saatnya Anda mengundurkan diri dan pindah kerja ke perusahaan lain, atau jadi pengusaha?

Jika Anda mengalami 10 hal berikut ini, tandanya Anda memang harus segera mengucap selamat tinggal pada rekan kerja.


1. Anda begitu membenci hari Senin
Merasa sedih saat weekend berakhir dan Senin kembali datang itu hal yang wajar. Tapi jika Anda membayangkan masuk kantor, bekerja, bertemu bos, bertemu rekan kerja, dan semua yang akan terjadi hari Senin, lalu Anda merasa muak, takut, bahkan stres, artinya Anda memang tak ingin berada di sana. Mungkin Anda hanya bertahan hanya demi punya pekerjaan? Tapi untuk apa menyiksa diri dan menghabiskan sepertiga hidup Anda di tempat yang Anda benci, sementara banyak orang lainnya yang menikmati pekerjaan mereka?

2. Anda bekerja tak dengan hati
Pekerjaan yang ideal adalah saat kita mengerjakan apa yang kita cintai. Memang tak semua orang seberuntung itu, tapi jika Anda mencintai pekerjaan Anda, melakukan aktivitas sehari-hari di kantor pun tak akan terasa berat. Bahkan jika pekerjaan Anda berat, Anda masih bisa bersenang-senang di kantor. Namun jika Anda mulai merasa terpaksa, atau bahkan benci, mengerjakan tugas di kantor, sampai Anda mencari-cari alasan untuk tak masuk kantor, untuk apa dilanjutkan?

3. Hubungan dengan bos tidak baik
Bos galak itu biasa. Yang harus diwaspadai adalah jika hubungan Anda dengan bos lebih buruk dibanding hubungan bos dengan rekan-rekan kerja Anda. Merupakan pertanda buruk pula jika Anda sampai harus menyelesaikan masalah Anda dengan bos lewat atasan bos Anda, atau lewat departemen SDM (HRD).

4. Kemampuan Anda tak dianggap
Anda lulusan S2 manajemen, namun di kantor ini Anda hanya diberi tugas mengerjakan hal-hal remeh. Berkali-kali Anda meminta naik jabatan atau diberi tanggung jawab lebih, namun permohonan itu tak pernah digubris. Jangan sia-siakan bakat dan potensi Anda untuk perusahaan yang tak menghargainya.

5. Masa depan perusahaan Anda tak jelas
Perusahaan Anda terlilit utang, beberapa departemen ditutup, sejumlah besar karyawan diberhentikan, gaji sudah tak dibayarkan selama dua bulan. Jika perusahaan diibaratkan perahu, segeralah Anda menyelamatkan diri sebelum ikut tenggelam.

6. Prinsip Anda dan perusahaan tak sejalan
Anda adalah orang yang sangat mencintai lingkungan, namun Anda bekerja di perusahaan yang dikenal suka mencemari lingkungan. Awalnya mungkin Anda masih bisa berkompromi, tapi jika hal ini tetap mengganggu Anda dan bahkan membuat Anda stres, carilah perusahaan lain yang sejalan dengan prinsip Anda.

7. Gaji Anda tak memadai
Biasanya fresh graduate alias yang baru lulus kuliah dan memiliki nol pengalaman masih mau menerima pekerjaan dengan gaji di bawah standar. Tapi itu pun seharusnya disertai catatan bahwa dalam setahun atau dua tahun akan ada kenaikan gaji. Jika usia Anda sudah lebih dari 27 tahun dan Anda masih digaji di bawah standar, padahal pekerjaan yang sama di perusahaan lain gajinya berkali lipat, saatnya Anda cari kesempatan lain. Tentu saja ini berlaku jika permintaan Anda untuk naik gaji tak pernah digubris.

8. Anda tak suka rekan-rekan kerja Anda
Pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan menyenangkan jika dikerjakan bersama orang-orang yang Anda cintai. Bahkan rekan-rekan kerja bisa jadi alasan kita untuk bersemangat berangkat kerja di hari Senin. Tapi jika Anda tak punya teman dekat di kantor, atau sama sekali tak bergaul dengan mereka karena merasa tak cocok, makan siang selalu sendiri, rekan-rekan kerja memperlakukan Anda dengan tidak baik, dan Anda sering terlibat pertengkaran dengan rekan kerja, saatnya ucapkan selamat tinggal pada mereka.

9. Anda makan gaji buta
Yang Anda lakukan di kantor sebagian besar adalah browsing di internet yang tak berhubungan dengan pekerjaan, lalu nongkrong, lalu ngobrol-ngobrol dengan rekan kerja, dan tak mengerjakan apapun. Enak memang, karena Anda tetap digaji meskipun Anda tak berkontribusi. Tapi ini artinya Anda "tak dianggap" oleh perusahaan. Anda produktif atau tidak, perusahaan tak peduli. Bahkan mungkin Anda tak masuk kantor pun tak ada pengaruhnya bagi keseluruhan alur kerja perusahaan. Waspadalah, bisa-bisa Anda didepak dari perusahaan karena larut dalam perilaku "makan gaji buta" ini.

10. Anda masih mencari-cari lowongan pekerjaan di tempat lain
Tak ada salahnya mencari tahu peluang dan kesempatan apa yang ada di luar sana. Namun jika sebagian besar waktu Anda dihabiskan dengan mencari lowongan kerja di internet, atau setiap bertemu teman Anda selalu berkata, "Ada lowongan nggak, di kantormu?", artinya Anda memang benar-benar ingin keluar dari perusahaan Anda. Ikutilah kata hati itu.


READMORE... -
Senin, 05 Maret 2012 | By: RifkiArya

IDE USAHA Kreatif (TUKANG CHARGER HP)


mungkin belum pernah ada anak yang coba memikirkan bisnis ini, bahkan bisa dibilang untuk makassar bahkan di indonesia belum ada yang pernah mencobanya untuk dijalankan.
bukan anak namanya kalo hal hal yang seperti ini tidak bisa difikirkan untuk kedepan heheh
ya, bisnis outlet charger handphone, aneh? unik? atau mungkin dipikiran anda “ah mulainya bagaimana?”
okay mungkin dengan gambar ini bisa sedikit memberikan inspirasi
kita lihat dulu gambar berikut





nah untuk memulai bisnis ini sebenarnya tidak terlalu sulit, hal yang perlu disiapkan :
1. charger handphone untuk semua merk (atau bisa diperkirakan merk yang sering dipakai orang)
2. tempat anda berada di tempat yang banyak orang menunggu, misal di terminal, warung kopi, di pasar, dll
nah dimana peluang bisnisnya? okay kita urai sebagai berikut
1. hampir 90% manusia di makassar bahkan di indonesia sudah menggunakan handphone,
2. setiap handphone punya kecendrungan lowbat, baik itu karena lupa di charge atau memang pas kondisinya lagi mau lowbatt
3. banyak orang tidak suka bawa charger kemana-mana
4. beberapa orang banyak yang suka lupa melakukan charge hp dirumah
nah untuk ditempat tempat tertentu yang banyak orang dan mobilitasnya tidak jauh bisnis ini bisa diterapkan seperti
1. di pasar,
2. di kios terminal
3. di warungkopi yang menyediakan wifi (ada kecendrungan orang tinggal lama).
4. di kantin kampus
misal kita patok harga charge Rp. 1000 sejam, nah kalo sehari saja ada 10 orang yang ngecharge udah dapa 10rebu
jadi kalo misalnya ada 30 orang yang ngecharge sehari udah dapat 30rebu sehari..
Resiko, ya namanya saja usaha pastilah ada resiko, seperti hp orang tertukar, hilang (ooh jgn sampai) dan lain lain. tapi kalo resiko yang dipikirkan kapan usahanya bisa mulai?
nah gemana? ada anak ndak yang berani mau mencoba hal ini .. :D


READMORE... -
Sabtu, 07 Januari 2012 | By: RifkiArya

7 Tips Membebaskan Dari "Kecanduan" Software Bajakan !!






Razia penggunaan software bajakan kembali marak 1-2 bulan ini. Kantor2 dan warnet2 pun kembali panik. Di mailing list banyak beredar curhatan rekan2 yang terkena razia, mulai dari warnet yang terpaksa menebus "harddisk/pc"nya sampai ratusan/jutaan rupiah sampai beberapa kantor besar yang puluhan PCnya disita.
Hal ini diperparah dengan iklan BSA (Business Software Alliance - Perkumpulan pembuat software-software terkenal dunia) beberapa hari lalu yang menyatakan bahwa mereka segala razia itu bukan dilakukan BSA melainkan oknum2 tertentu. Dan bilamana ada pihak yang ingin berkonsultasi silahkan menghubungi BSA di nomor hotlinenya. Hal ini tentu mengundang senyum kecut, sebab betapa tidak, sudah kena razia oleh "oknum", masih mau pula lapor ke mereka? Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Ibaratnya, seorang maling yang lapor ke pihak berwenang bahwa dia baru saja ditodong preman. Bukannya tertolong, tentu akan lebih sulit lagi kondisinya.


Lalu bagaimana solusinya? Bagaimana cara membebaskan diri dari kecanduan software bajakan? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:


1. Segera lakukan analisa bisnis Anda, baik jangka pendek, menengah, dan panjang.
- Bagian/departemen/user mana di bisnis Anda yang dapat segera menggunakan software opensource? Dari pengalaman, ternyata banyak penghematan yang dapat kita lakukan, misalnya bila bagian Akunting Anda hanya menggunakan komputer untuk kebutuhan ketik2 dan spreadsheet, mengapa tidak menggunakan OpenOffice.org? Penghematan di software office productivity bisa mencapai jutaan sampai puluhan juta rupiah.

- Bila Anda masih menggunakan aplikasi seperti VB/FoxPro, segera rencanakan untuk membuat aplikasi dengan framework lain yang lebih multi-platform, seperti coldfusion, java, atau bahkan php sekalipun. Memang awalnya berat, tapi cepat atau lambat akan sangat terasa manfaatnya.

- Anda menggunakan email server atau bahkan domain controller? Jangan khawatir, telah tersedia banyak software opensource yang fungsinya setara atau bahkan unggul. Anda khawatir bahwa mail server Anda tidak terintegrasi dengan domain controller? Jangan khawatir, dengan menggunakan LDAP kedua server tersebut dapat terintegrasi dengan baik. Penghematan disini bisa mencapai puluhan sampai ratusan juta rupiah.




2. "Tapi opensource kan susah!", begitu alasan yang sering dikemukakan orang dan menjadi mitos negatif opensource. Memang harus diakui bahwa software2 opensource memiliki "kesan" bahwa ia sulit digunakan, tapi kesan ini tidak seluruhnya benar:
- Sejak dicanangkannya "Linux Desktop Initiative" 3 tahun lalu oleh Linus Torvalds dan rekan2 lainnya, kini penggunaan Linux tidak melulu di server, melainkan telah merambah pula ke desktop. Desktop Linux semakin mudah digunakan oleh user awam, dan juga semakin indah penampilannya. Tidak sedikit perusahaan2 bahkan group2 perusahaan besar yang telah menggunakan Linux di sebagian besar desktopnya. Ya, tidak salah! SEBAGIAN BESAR desktopnya telah menggunakan Linux.
- Banyak tersedia jasa konsultasi/implementasi opensource professional. Mereka terdiri dari personel2 yang tidak saja berkemampuan teknis, tapi juga beridealisme tinggi.




3. "Tapi saya suka pakai software bajakan sebab canggih featurenya dan gampang pakainnya". Ya.. ya.. software bajakan memang gampang, cukup klik2 mouse. Tapi:
- Hasil dari klik2 mouse itu sungguh besar resikonya. Bisa2 sehabis klik2 mouse, tiba2 Anda sudah berada di penjara.
- Featurenya canggih? Seberapa banyak dari Anda yang menggunakan feature "sharing calendar"? Kalau dari 100 karyawan di tempat Anda, yang pakai feature sharing calendar cuma 1 direktur dan beberapa manager, mengapa mengorbankan budget perusahaan untuk membeli puluhan/ratusan juta untuk lisensi?



4. "Saya sudah menginformasikan atasan/manajemen mengenai resikonya penggunaan software bajakan, tapi mereka mengabaikannya dan menyuruh saya diam." Bila Anda merupakan seorang IT/Manajer IT/Kepala Bagian IT, maka yang akan masuk penjara adalah Anda. Sebab manajemen/atasan Anda akan berkilah "Yang bertugas menginstall OS/software di perusahaan kami selama ini adalah IT, dan kami tidak tahu menahu mengapa ia menginstall yang bajakan." Lalu bagaimana solusinya? Segeralah (saat ini juga!), buat email kepada manajemen/atasan Anda yang isinya: "Pak/Ibu, perlu diketahui bahwa kantor kita selama ini masih menggunakan software bajakan. Saya sangat menyarankan agar kita segera menggunakan software legal... blabla.." Dengan demikian tanggung jawab akan berada di manajemen/atasan Anda dan bukan di diri Anda pribadi dan Anda punya bukti email tersebut bahwa sebenarnya Anda telah menyarankannya.



5. "Kantor kami sudah berlisensi legal kok!" Apakah Anda yakin 100%? Saat ini memang razia hanya difokuskan kepada penggunaan OS dan Office application, tapi seperti yang mulai tersiar, software2 lain seperti Antivirus dan Pengolah Digital Image pun mulai menjadi sasaran pemeriksaan. Jadi percuma saja Anda mengeluarkan uang ratusan juta untuk lisensi OS/Office application kalau ternyata masih menggunakan Antivirus bajakan, pasti tetap akan kena 'garuk' razia.




6. "Kami mau pakai software opensource, tapi user2 kami menentang keras sebab mereka tidak terbiasa menggunakannya". Hal ini dapat diatasi dengan pemberian training yang memadai. Contohnya penggunaan OpenOffice. Bila selama ini di software bajakan untuk mengubah margin adalah di menu File > Page Setup, sekarang di OpenOffice menunya adalah di Format > Page. Setelah di dalamnya, maka menunya akan mirip sekali.




7. "Hmm.. iya boleh juga sih pakai opensource.. tapi... malas ah! Masak belajar melulu." Kalau sudah sampai separah ini, maka cuma ada 3 alternatif:
- Nekat tetap pakai bajakan dan beresiko kena razia, denda, atau bahkan penjara.
- Siapkan dana puluhan/ratusan juta rupiah untuk membeli lisensinya. Dan siap2 akan 'kecanduan' sampai akhirnya mati sendiri karena kehabisan dana di tengah persaingan bisnis yang makin keras.
- Nyebur ke laut aja! Hidup adalah proses belajar terus menerus tiada henti. Kalau mempelajari OpenOffice yang mudah saja masih malas, mendingan nyebur ke laut aja!



Penutup
Berikut ini adalah beberapa link yang menarik untuk dibaca mengenai migrasi ke opensource:
http://goodbyemicrosoft.net/news.php
http://www.whylinuxisbetter.net/
http://www.noooxml.org/


NB: Maaf atas penggunaan kata2 yang keras. Hal ini semata2 keperdulian penulis terhadap 'kecanduan kronis' ini dan semoga dapat menggugah bagi siapa saja yang membaca tulisan ini.



STOP SOFTWARE BAJAKAN, BERALILAH KE OPENSOURCE ATAU GUNAKANLAH SOFTWARE ASLI






READMORE... -
Rabu, 04 Januari 2012 | By: RifkiArya

JANGAN RAGU , JIKA KAU INGIN MAJU !!




Banyak diantara kita yang punya “hobby” belajar tapi rasanya kok hidup belum menunjukan perubahan berarti. Berapa banyak buku yang sudah Anda baca, berapa kali sudah Anda pergi ke seminar, berapa kali Anda diminta untuk segera take action tapi sampai detik ini Anda masih belum bergerak. Jangan Merasa bersalah?

"The possibilities are numerous once we decide to act and not react." (George Bernard Shaw)

Menurut beliau, "begitu kita berhenti berpikir dan segera bertindak kita membuka diri terhadap kesempatan yang jumlahnya banyak sekali, bahkan melebihi dugaan kita. Namun problemnya adalah seakan-akan kita tidak punya alasan yang cukup kuat kenapa kita harus mengambil tindakan".

Berikut tiga alasan utama yang harus Anda pertimbangan ketika Anda ragu-ragu untuk bertindak:

1. Hanya Anda yang bisa take action, bukan orang lain

Kalau Anda ditanya, “Siapa yang menjalankan hidup Anda?”, jawabnya pasti mudah: “Anda sendiri!”. Artinya Anda bertanggung jawab atas hidup Anda sendiri, bukan orang lain. Anda memiliki kekuatan untuk mengendalikan dan bahkan meningkatkan kualitas hidup Anda karena Anda sendirilah pilot pesawat hidup Anda.

Kalau Anda punya rencana bisnis, karir, atau rencana untuk merubah hidup maka Anda ingin menyadari bahwa tidak ada orang lain yang akan take the first action, kecuali Anda sendiri. Anda bisa mendapatkan bantuan dari keluarga, teman, buku, blog. Tapi tindakan harus diambil oleh Anda sendiri. Hidup Anda adalah tanggung jawab Anda. Buatlah pilihan dan keputusan yang membawa kebaikan bagi Anda sendiri.
2. Terapkan pengetahuan yang Anda miliki

Pastinya kalau Anda membaca artikel ini Anda seorang pencari ilmu di Internet. Barangkali Anda sudah membaca banyak buku dan blog. Anda mungkin merasa pengetahuan Anda sekarang bertambah. Tidak ada salahnya dengan itu. Saya sendiri mempunyai kebiasan membaca paling tidak 10 halaman sehari. Waktu bagi saya sangat berharga oleh karena itu saya sangat jarang sekali menonton televisi.

Lebih dari itu saya percaya bahwa mengumpulkan pengetahuan tidak bisa menggantikan action. Anda bisa membaca puluhan buku, namun apabila Anda tidak mempraktekkan apa yang Anda pelajari dari buku-buku itu semua pengetahuan yang Anda miliki bisa sia-sia belaka.
Menghadiri pelatihan atau seminar membantu Anda untuk memperoleh inspirasi. Barangkali Anda menjadi bersemangat untuk take action. Semangat ini ingin Anda tindak lanjutin dengan mengambil tindakan nyata dimana Anda betul-betul menerapkan pengetahuan yang Anda miliki.


3. Menjadi lebih pandai dengan mengerjakan

Ada ungkapan “you learn by doing” yang artinya pengetahuan Anda menjadi bertambah seiring Anda menerapkannya dalam tindakan nyata. Apabila Anda seorang yang haus pengetahuan, Anda akan terpacu untuk bereksperimen dengan pengetahuan yang Anda miliki dengan menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Dengan menerapkan pengetahuan Anda menjadi semakin pintar dengan memahami hal-hal apa yang cocok bagi Anda dan mana yang tidak.

Dengan mengerjakan Anda barangkali menjadi tahu kalau metode yang Anda baca di buku ternyata lebih rumit ketika dipraktekkan. Hal ini memacu Anda untuk memperbaiki metode tersebut dengan cara yang sesuai dengan kondisi lingkungan disekitar Anda.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Melalui pengalaman Anda menemukan hal-hal baru dan membuktikan sendiri apa yang selama ini dikatakan oleh guru, mentor, pelatih dll. Inilah yang ingin Anda peroleh. Secara analogi: orang lain boleh saja mendeskripsikan bagaimana rasanya apel, tapi untuk merasakan buah apel itu Anda harus makan buahnya sendiri. Sampai Anda merasakan semua sensasinya: segar, manis, asem, berair, dll.


Semoga artikel ini memberikan inspirasi bagi Anda untuk mempraktekkan ide, gagasan, dan pengetahuan yang Anda miliki untuk perbaikan kualitas diri Anda. Hanya dengan take action hidup Anda bisa berubah dan Anda pun menjadi pribadi yang membanggakan bagi diri sendiri dan orang lain.


READMORE... -
Minggu, 11 Desember 2011 | By: RifkiArya

Jangan Remehkan Pekerjaan kita !



Jangan Remehkan Pekerjaan

Assalamu'alaikum wrwb.
Sobat Nida, pernah dengar kisah mengenai seorang pria paruh baya yang bekerja sebagai pengecek engsel pintu hotel berbintang 5?
Bayangkan... Pekerjaannya sepanjang hari hanyalah memeriksa engsel pintu tiap kamar, serta memastikan bahwa pintu tersebut dapat berfungsi dengan baik.

Hebatnya, ia selalu mengecek tiap engsel pintu dengan seksama, mencoba membuka dan menutup pintu berkali-kali, tidak pernah asal checklist saja. Tiap hari ia dapat mengecek 20 pintu. Sementara jumlah kamar di hotel itu ada 600 lebih.

Suatu hari ia ditanya, apa sih yang membuatnya begitu serius bekerja tiap saat padahal pekerjaannya sangat monoton dan membosankan?
Jawabannya sungguh mengejutkan. Ia berkata, "Jika Anda menganggap pekerjaan saya hanyalah memeriksa engsel pintu, berarti Anda belum paham makna dari apa yang saya lakukan," tutur pria tersebut.
"Saya tahu benar bahwa tamu yang datang ke hotel ini adalah para pemimpin perusahaan, manajer, dan orang-orang penting lainnya yang memiliki keluarga untuk dinafkahi, dan bawahan yang memerlukan arahan mereka," lanjutnya.

"Jika saat mereka menginap di hotel ini terjadi hal buruk seperti kebakaran, lalu mereka terperangkap di dalam kamar karena pintu tidak dapat berfungsi dengan baik, tentu ada banyak orang yang kehilangan mereka. Oleh sebab itu tugas saya bukan sekedar memeriksa engsel pintu, tugas saya adalah melindungi nyawa orang-orang penting yang menginap di hotel ini."

Luar biasa bukan? Sebuah pekerjaan yang terlihat kecil sekalipun, jika dimaknai dengan sungguh-sungguh akan berubah menjadi pekerjaan besar. Lalu bagaimana dengan kita? Sudahkah kita memaknai pekerjaan yang kita lakukan saat ini? Ataukah kita sekedar bekerja asal jadi, demi sesuap nasi?
Sobat Nida, segala amalan akan diganjar sesuai dengan niat yang dipasang. Kalau kita ke kantor, ke kampus, ke sekolah hanya untuk mengisi absen, di mana nilai kita di hadapan Allah?

Semoga kita tidak meremehkan pekerjaan yang kita lakukan saat ini, bahkan meskipun hanya bekerja di rumah, menyapu, mencuci baju, jika kita memaknai pekerjaan tersebut, kita memiliki nilai tidak hanya di hadapan Allah, tapi juga di kalangan manusia sebagai pekerja yang profesional.
Selamat memaknai pekerjaan kita, hari ini dan seterusnya.
Wassalam


READMORE... -
Sabtu, 10 Desember 2011 | By: RifkiArya

Tips Makan Siang bagi pebisnis




Sukses ,
Sedikit tips makan siang  buat para pebisnis

Jakarta - Jika anda berniat bertemu klien atau jalan bersama atasan untuk makan siang, berarti itu bukan acara makan biasa. Meski menjadi diri sendiri dan berusaha serileks mungkin adalah hal yang baik, tapi masih ada hal-hal yang harus anda perhatikan dalam makan siang khusus ini.

Sikap dan gerak-gerik anda selama jamuan akan menjadi penilaian orang lain. Maka dari itu, sebaiknya anda tidak melanggar enam aturan dalam jamuan bisnis makan siang seperti di bawah ini, seperti dikutip dari Investopedia, Selasa (6/12/2011):

1. Jangan Dandan Berlebihan
Memakai celana celana jeans saat orang lain berstelan jas lengkap akan menjadi mimpi buruk bagi karir anda, begitu juga sebaliknya. Memakai jas lengkap di acara bisnis yang kasual atau santai justru menunjukkan anda masih bingung dengan tujuan dari acara pertemuan tersebut. Lebih baik tanya orang lain yang juga akan ikut dalam jamuan makan siang tersebut lewat telepon, atau mampirlah sebentara ke restoran tempat pertemuan itu lebih awal sehingga anda tahu pakaian apa yang harus dipakai.

2. Jangan terlalu banyak minum
Minum di sini maksudnya bukan alkohol, lagipula siapa yang mau minum alkohol di saat jamuan makan siang. Maksudnya, kurangi minum supaya anda tidak perlu bolak-balik ke kamar kecil sehingga tidak banyak melewatkan percakapan yang cukup penting. Selain itu, anda akan terlihat sangat buruk jika harus sering ke kamar kecil saat membicarakan kontrak bernilai tinggi.

3. Matikan Handphone
Sekarang bukan saat yang tepat untuk mengecek email, berbicara kepada istri, mengirim sms kepada teman atau penasaran dengan skor bola tadi malam. Bahkan, jika di dalam handphone anda tidak ada berkas penting yang berhubungan dengan pertemuan, lebih baik simpan di mobil saja sehingga anda tidak akan tergoda untuk mengeceknya. Memang handphone anda sangat penting, tapi bukan berarti dia harus selalu di samping anda setiap saat.

4. Pilih makanan yang simpel
Makanan yang anda pesan haruslah yang simpel dan mudah dikonsumsi. Jangan sampai merepotkan anda. Apakah anda ingin kemeja anda terkena saus spaghetti? Apakah anda akan terlihat seperti seorang profesional ketika membuka mulut lebar-lebar sambil memasukkan burger ukuran raksasa? Akan lebih baik pilih makanan yang sehat. Perlihatkan diri anda sebagai orang yang peduli kesehatan. Orang akan lebih menghormati seseorang yang peduli akan dirinya sendiri.

5. Jangan makan sendirian
Jangan mulai makan sebelum si pengundang makan atau mengajak orang lain yang hadir mencicipi hidangan. Itu adalah aturan dasar yang benar-benar harus anda perhatikan. Jangan sampai anda makan sendirian karena orang lain tahu belum saatnya mencicipi hidangan. Jika anda sebagai pihak pengundang atau tuan rumah, makanlah satu atau dua suap supaya orang lain tahu sudah saatnya hidangan dicicipi.

6. Hindari pembicaraan dengan tema kontroversial
Pembicaraan dengan tema yang berujung kepada opini yang berat. Opininya mungkin bukan mengenai benar atau salah, tapi setidaknya akan ada satu orang di meja yang tidak sependapat dengan anda. Tidak hanya anda akan membuat si orang itu tidak nyaman, tapi dia juga akan memberi opini yang tidak sejalan dengan perkiraaan anda.

Kesimpulannya, datangla ke sebuah jamuan bisnis sesuai dengan tujuannya. Ini adalah situasi bisnis yang memerlukan perilaku dan tingkah laku anda sebaik mungkin. Buatlah semua orang terkesan.

READMORE... -
Jumat, 09 Desember 2011 | By: RifkiArya

5 kesalahan dalam mencoba sesuatu





“Pilihlah sebuah metode lalu cobalah metode tersebut. Jika gagal, akuilah dan coba metode yang lain. Namun yang terpenting, lakukan sesuatu.”
- Franklin D. Roosevelt -

“Seringkali perbedaan antara orang sukses dan gagal adalah bukan karena yang satu tidak memiliki keahlian atau ide, melainkan keberanian untuk mengambil risiko atas ide yang ada dan melaksanakannya.”
- Maxwell Maltz -

Apa yang menghentikan anda dari melakukan sesuatu? Berikut merupakan lima kesalahan yang telah saya lakukan berulang kali. Dan saya masih tetap melakukan kesalahan-kesalahan ini, namun tidak sebanyak yang saya lakukan dulu. Saya terus memperbaiki diri secara bertahap.

Berikut merupakan tindakan-tindakan yang dapat membuat anda menahan diri, bahkan menghentikan diri anda dari mengambil tindakan dan memperoleh apa yang anda inginkan. Dalam kenyataan memang terdapat lebih dari 5 hal, namun saat ini saya ingin memfokuskan diri pada 5 hal yang menurut pendapat saya dapat menghentikan saya dan orang-orang lain pada umumnya.

1. Terlalu Serius Dalam Memikirkan Sesuatu

Berpikir seringkali sebut-sebut sebagai hal terbaik dalam dunia ini. Dalam beberapa kasus, berpikir justru menghambat anda. Menurut pendapat saya: saya bukanlah hasil pemikiran saya, saya adalah pengamat dari pemikiran saya. Pemikiran seperti ini membuat anda tidak terlalu terikat pada pemikiran-pemikiran yang ada. Dan untuk menghindari pemikiran bahwa apa yang dikatakan orang-orang merupakan kebenaran. Seringkali pemikiran semacam ini tidak berguna dan hanya akan memenuhi kepala anda. Dan anda menyadari bahwa anda tidak harus menganggap terlalu serius pemikiran-pemikiran tersebut. Anda bisa melupakannya jika anda menginginkannya.

Dengan sudut pandang seperti ini, akan lebih mudah bagi anda untuk mengambil jarak dari pemikiran-pemikiran anda dan mengendalikannya daripada membiarkan diri anda dikendalikan oleh pemikiran-pemikiran tersebut. Akal sehat memang penting, namun seringkali kita menyadari pemikiran apa yang harus kita dengarkan dan pemikiran mana yang hanya omong kosong belaka.

2. Terlalu Menganggap Serius Emosi Anda

Ada waktunya bagi anda untuk mendengarkan emosi anda. Namun seringkali hal itu bukanlah ide yang bagus. Sekali lagi, bagi saya emosi merupakan sesuatu yang saya amati. Hal ini memungkinkan saya untuk mengambil jarak dari emosi dan tidak terlalu mengganggap serius emosi anda, kecuali jika emosi tersebut dapat membantu anda dalam situasi tertentu.
Jika anda memiliki emosi negatif yang menahan diri anda dari mengambil tindakan, lalu apa yang bisa anda lakukan agar anda tidak terlalu menganggap serius emosi anda?

Satu hal yang bisa anda lakukan adalah dengan menerima fakta bahwa perasaan tersebut ada di dalam diri anda. Daripada anda menolak perasaan anda dan tidak menerima perasaan tersebut; biarkan perasaan itu masuk dan terimalah. Dengan menerima perasaan tersebut tanpa memberikan label apapun dan hanya mengamatinya; anda bisa mengurangi perasaan-perasaan negatif yang muncul dalam hitungan menit. Lalu anda bisa melanjutkan kegiatan anda tanpa merasakan adanya hal-hal negatif dalam diri anda.

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan melihat kembali situasi yang sedang anda hadapi dari sudut pandang yang berbeda. Jika anda melihat sesuatu dengan rasa takut, anda mungkin tidak akan mengambil tindakan apapun. Jika anda mengubah sudut pandang anda, anda bisa mengubah emosi nagatif yang muncul menjadi positif. Cara paling mudah untuk mengubah sudut pandang anda adalah dengan bertanya pada diri anda sendiri: hal baik apa yang bisa saya ambil dari situasi ini? Dengan cara ini anda bisa mulai melihat sesuatu melalui sudut pandang yang baru dan lebih positif, dan pada saat yang bersamaan memicu semangat anda dalam memulai sesuatu.

Tidak terlalu menganggap serius pikiran dan emosi anda sifatnya sama seperti hal-hal lain yang biasa anda lakukan. Hal tersebut merupakan kebiasaan yang anda bangun dan tumbuh semakin kuat. Perlahan anda akan mempu melepaskan diri anda dari beban pikiran dan emosi yang mengikat anda.

3. Terlalu Sering Mendengarkan Pendapat Negatif Orang Lain.

Saya telah menyebutkan hal ini beberapa kali. Apa yang orang katakan mengenai dunia dan anda mungkin tidak benar. Seringkali yang ia katakan lebih merupakan perasaan orang tersebut mengenai dirinya sendiri dan ia menyampaikannya kepada orang-orang di sekelilingnya. Jika mereka membagikan hal-hal negatif maka hal tersebut lebih merupakan cerminan dari diri mereka dibandingkan dengan kenyataan yang ada.

Tentu saja, ada kemungkinan kritikan yang orang tersebut berikan terhadap diri anda atau ide-ide anda benar. Namun pada sisi lain, seringkali kritik yang muncul merupakan pendapat negatif seseorang mengenai sudut pandang nya terhadap lingkungannya, bagaimana ia ingin terlihat benar dalam sebuah percakapan, atau bagaimana ia ingin mempertegas sudut pandang nya mengenai kenyataan dan untuk menciptakan rasa aman dan perasaan bahwa semua terjadi seperti biasanya.
Menurut saya anda perlu mendengarkan pendapat orang lain. Khususnya orang-orang yang telah berada pada posisi dimana anda ingin menuju. Namun pada akhirnya cobalah untuk membuat keputusan sendiri. Cobalah lakukan banyak hal dan lihatlah mana yang berhasil daripada hanya mendengarkan prediksi orang lain.

4. Tidak Menciptakan Cukup Banyak Energi Dalam Diri Anda

Tanpa ada kekuatan diri, sangatlah sulit untuk melakukan sesuatu. Jika anda menguasai hal-hal yang mendasar dalam menjaga diri anda maka anda akan memiliki lebih banyak kekuatan untuk mengubah ide-ide anda menjadi kenyataan. Jadi jika anda cukup beristirahat, makan makanan sehat dan berolah raga maka anda memberikan nilai lebih bagi diri anda sendiri.

Bagi saya – karena saya selalu tidur dan makan secara teratur – hal terpenting bagi saya adalah berolehraga dengan teratur. Olahraga membuat anda memiliki lebih banyak energi dan lebih mudah dalam melakukan sesuatu.

5. Terlalu Banyak Berencana, Membaca, Dan Berpikir

Melakukan sesuatu dengan lebih banyak kadang bukanlah ide yang bagus. Kedengarannya mungkin bagus pada awalnya, namun berdasarkan pengalaman saya, hal tersebut malah membuat anda bingung dan bahkan hanya bisa menyelesaikan lebih sedikit pekerjaan.

Salah satu kesalahan yang sering anda lakukan adalah terlalu lama menyusun rencana. Untuk memastikan pekerjaan anda berjalan dengan lancar, hal terpenting yang anda lakukan adalah menyusun sebuah rencana dengan sempurna. Anda bisa menyusun sebuah rencana dengan menganalisa masalah potensial yang dapat muncul ketika anda sedang menerapkan rencana anda. Masalahnya adalah ketika anda melaksanakan rencana anda; anda belum memikirkan kemungkinan yang bisa terjadi.

Rencana yang betul-betul sempurna akan sangat sulit untuk disusun. Jadi setelah anda menyusun rencana, segeralah memulai rencana tersebut, bekerjalah dengan menerapkan rencana dan mengatasi masalah-masalah yang muncul ketika anda mulai bekerja.

Membaca terlalu banyak merupakan cara lain yang dapat menghambat diri anda. Anda merasa anda perlu membaca satu atau lebih buku atau artikel lalu mengambil tindakan. Mungkin besok atau minggu depan. Terlalu banyak membaca juga dapat menyebabkan muncul kebingungan karena pakar-pakar yang berbeda memiliki nasihat yang berbeda terhadap diri anda.

Membaca membuat anda merasa lebih baik karena anda sedang melangkah menuju sasaran anda dan mendidik diri anda sendiri. Namun, untuk memperoleh hasil yang lebih baik, alanglah baiknya jika anda membaca untuk memperoleh informasi mengenai langkah-langkah dasar yang bisa anda lakukan, juga kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh orang lain, lalu mulailah berolahraga di pusat kebugaran.

Terlalu banyak berpikir merupakan cara paling popular untuk menunda sesuatu. Penundaan bisa menyita waktu anda selagi anda membayangkan masa depan anda, atau scenario negatif yang mungkin tidak akan pernah terjadi dalam dunia nyata. Berdasarkan pengalaman saya, terlalu banyak berpikir hanya membuat hal yang anda pikirkan menjadi lebih rumit dan dapat menarik anda ke dalam lingkaran pikiran negatif sehingga anda merasa takut untuk mengambil tindakan.

Jadi, melakukan sesuatu lebih banyak kedengarannya memang seperti sebuah ide yang bagus. Anda mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi. Merencanakan, membaca, dan memikirkannya merupakan tiga hal yang dinilai sebagai sesuatu yang sangat baik dalam masyarakat kita. Dan ketiga hal tersebut merupakan hal yang baik. Tapi anda tidak bisa tidak mengambil tindakan dengan melakukan ketiga hal tersebut lebih banyak.

Masalah lain yang muncul adalah ketiga hal tersebut dapat membuat anda merasa anda mengalami kemajuan. Sehingga anda terus melakukan ketiga hal tersebut, dan tidak mengambil tindakan, serta menggantikan perasaan nyata bahwa anda telah melakukan kemajuan dengan perasaan yang keliru.



READMORE... -

Berhentilah Mengeluh !!






Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkanlah tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkanlah tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa,
Pikirkanlah tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa nasib kamu buruk,
Pikirkanlah tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu,
Pikirkanlah tentang seseorang yang terus memohon kepada Allah SWT untuk diberikan pendamping hidup.

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkanlah tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkanlah tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkanlah tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkanlah tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkanlah tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kamu.

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan bersyukurlah kepada Allah SWT bahwa saat ini kamu masih diberi kehidupan



sesungguhnya keadaan tidak akan pernah berubah dengan hanya berkeluh kesah.
berusahalah semaksimal mungkin biarkan dan serahkan semuanya pada Allah (Qs: 13:11)

semoga bermanfaat :)


READMORE... -
Rabu, 30 November 2011 | By: RifkiArya

Cara Mudah Membuat Orang Lain Tertarik pada Kita




1. Sungguh-sungguh berminat terhadap orang lain.


Cara pertama membuat orang lain menyukai kita adalah dengan menunjukkan minat terhadap orang lain. Berminat terhadap orang lain dapat berarti suka bergaul dan berinteraksi dengan orang lain. Hal ini berkaitan erat dengan tingkat kecerdasan sosial yang kita miliki. Semakin baik kecerdasan sosial yang kita miliki, akan memudahkan kita untuk bergaul dan berinteraksi dengan orang lain. Hal inilah
nantinya yang akan membuat orang lain tersebut menyenangi diri kita. Selain itu, kita akan mendapatkan lebih banyak kawan dalam waktu 2 bulan dengan cara menjadi tertarik pada orang lain dibandingkan dengan yang kita peroleh dalam waktu 2 tahun dengan cara mengusahakan orang lain tertarik pada anda.


2. Tersenyumlah



Prof. James V. Mc Connell, seorang psikolog dari Michigan pernah berkata: “Orang yang tersenyum, cenderung mampu mengatasi, mengajar dan menjual dengan lebih efektif dan membesarkan anak-anak yang lebih bahagia”. Pembaca yang budiman, dengan tersenyum kepada orang yang kita jumpai, menunjukkan bahwa kita senang berjumpa dengan dia. Senyuman yang tulus bermakna bahwa kita sedang merasa senang. Dan rasa senang merupakan salah satu bentuk emosi positif yang dapat kita “tularkan” kepada orang lain. Kondisi yang menyenangkan inilah yang memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan lebih baik.
Nah, bagaimana kalau pada saat itu kita tengah mendapatkan masalah? Paksakan diri untuk tersenyum. Latihlah diri kita untuk mampu tersenyum bagaimanapun masalah menghimpit kita. Dengan memaksakan diri untuk tersenyum, akan mampu mengurangi rasa kesal/marah/sedih yang timbul karena adanya masalah.
Penulis tertarik dengan sebuah pepatah Cina kuno yang mengatakan: “Seseorang tanpa wajah tersenyum tidak boleh membuka toko”. Apa makna dari pepatah tersebut? Ya…. Senyuman yang diberikan oleh pelayan toko, akan membuat pembeli merasa senang untuk belanja di toko tersebut yang pada gilirannya nanti akan menjadi pelanggan setia. Makna yang lebih luas adalah dengan tersenyum kepada seseorang akan membuat orang tersebut menyukai kita dan segala hal yang berhubungan dengan kita(termasuk usaha kita).



3. Ingatlah nama seseorang



Yakinkah pembaca bahwa rata-rata orang menaruh minat kepada namanya sendiri dari pada nama orang lain di dunia ini? Oleh sebab itu, agar kita disenangi oleh orang lain maka kita perlu menyebut nama orang tersebut ketika bertemu dengannya. Ingatlah dengan baik nama orang itu, dan panggil nama itu dengan nada yang bersahabat. Jika hal itu sudah dilakukan, maka berarti kita sudah memberikan pujian kepadanya.
Hati-hati, jangan sampai salah menyebut nama seseorang, karena hal itu akan menimbulkan rasa yang kurang enak dihati orang yang punya nama. Kita juga tidak boleh lupa dengan nama seseorang yang pernah kita temui. Hal ini memang sulit dilakukan. Bisa jadi karena kita jarang bertemu, atau baru ketemu sekali dengan rentang waktu yang lama. Bisa juga disebabkan karena kita tidak meluangkan waktu, energi dan konsentrasi untuk mengingat nama seseorang. Oleh sebab itu, agar kita disenangi oleh orang lain, mari kita berlatih untuk mengingat nama seseorang. Ingatlah:”nama mempunyai keajaiban dan merupakan milik orang itu”.


4. Jadilah pendengar yang baik



Tuhan menciptakan manusia dengan satu mulut dan dua telinga. Hal ini berarti kita diminta untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara. Menjadi pendengar yang baik. Orang lebih suka kepada pendengar yang baik daripada pembicara yang baik. Menjadi pendengar yang baik merupakan suatu keterampilan dan kemampuan yang jarang dan susah untuk dimiliki.
Dale carnegie mengingatkan bahwa: “ orang yang menjadi lawan bicara anda seratus kali lebih tertarik dengan diri mereka, keinginan, masalah mereka dibandingkan dengan minat mereka pada anda dan masalah anda”
Oleh sebab itu, kita perlu mempelajari dan memiliki keterampilan menjadi pendengar yang baik. InsyaAllah, penulis akan mencoba menulis hal tersebut diwaktu mendatang.


5. Buat orang lain merasa penting







Cara terakhir yang dikemukakan oleh Carnegie adalah buat seseorang merasa dirinya penting. Apabila kita hanya mementingkan diri sendiri, sehingga tidak mampu memberikan perhatian dan penghargaan kepada orang lain, kita akan menemui kegagalan. Merasa diri kita orang penting dan menggangap remeh orang lain bukanlah suatu sikap yang terpuji. Hal itu akan menyebabkan kebencian terhadap diri kita. Orang akan cenderung menjauhi kita.



6. Bicarakan minat-minat orang lain



Sebagaimana yang telah dikemukakan diatas, bahwa orang lebih suka dan tertarik untuk membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan dirinya. Salah satunya adalah minat yang dimilikinya. Jika anda mengetahui bahwa orang yang menjadi lawan bicara anda menyukai masalah politik, ajaklah dia berbicara tentang situasi politik yang sedang berjalan. Tunjukkan kepadanya bahwa anda juga berminat terhadap masalah politik dengan memberikan berbagai tanggapan. Doronglah dia untuk berbicara lebih jauh tentang hal tersebut, sehingga menimbulkan semangat dalam diri mereka.
Adanya semangat untuk berbicara dengan kita, serta keinginan kita untuk membicarakan hal-hal yang menjadi minatnya itulah yang nantinya membuat dia menyenangi kita. Dia merasa nyaman dan enak bergaul dengan kita.




READMORE... -
Selasa, 29 November 2011 | By: RifkiArya

Jadilah Kreator Jangan Plagiator. Jadilah Inovator Jangan Follower!!

Sebuah artikel yang dapat membuka pemikiran kita, merubah cara berpikir kita, agar kita kedepannya menjadi pribadi yang lebih baik...






Dewasa ini, semakin banyak inovator-inovator handal yang lahir, begitu pun dengan para kreator. Tapi sayangnya siklus ini juga dibarengi dengan timbulnya para plagiator dan follower. Berarti ada kemajuan juga ada kekurangan. Di satu sisi kita bangga dengan lahirnya para inovator juga kreator, sisi lain, mengundang miris melihat lebih banyak yang menjadi plagiator ato malah berpuas sebagai follower.

Kalo menurut saya sih sangat disayangkan ketika kita hanya mampu memplagiat atau hanya diam bertepuk tangan sebagai follower sementara banyak hal yang bisa kita lakukan. Oiya, sebelum lanjut, mendukung suatu karya itu beda lho dengan menjadi follower. Pun berinovasi karena pans melihat orang sukses juga beda dengan plagiator, apalagi di Indonesia.

Saya pernah baca kalo daya tampung otak manusia itu lebih besar daripada hard disk berukuran tetabyte. Dan katanya, sampai manusia mati, daya yang di pakai otak untuk menyimpan memori dan bekerja itu tidak sampe seperempatnya. Einstein saja yang katanya manusia terpintar "cuma" menggunakan sepertiga kemampuan memori otaknya. Simpel kata, ketika mati, otak kita masih banyak menyisakan space yang belum terpakai. Dan sangat disayangkan sekali, dengan daya tampung otak yang sebesar itu, kita hanya mampu menjadi plagiator/follower.



Lalu bagaimana dengan saya?

Dari dulu saya mencoba menekankan pada diri sendiri untuk lebih menekan otak pada titik batas tertinggi. Mencoba lebih kreatif dan inovatif. Meyakinkan diri saya untuk bisa dan bisa. Kalau orang lain bisa kreatif, kenapa kita ga? Toh otak manusia dimana-mana sama kok, baik ukurannya, bahan dasarnya, juga posisinya. Yang membedakan hanya cara kita untuk menggunakannya. Juga mindset kita kepada otak.

Saya suka mencontoh konsep orang, tapi bukan untuk di pakai mentah-mentah. Saya coba sederhanakan atau malah saya buat lebih besar jika mampu. Saya suka mencari referensi, bukan tuk di copy paste, tapi hanya sebagai contoh acuan yang bisa diperbaiki atau di buat lebih baik.

Kalo kita bisa menjadi seorang kreator, buat apa menjadi plagiator? Dengan menjadi kreator, karya situ di kenang sepanjang masa dan juga memberi nafas baru. Menjadi plagiator? Cuma pujian sesaat lalu jatuh dan tak dikenal. Lagian menjadi sebuah kehinaan buat saya kalo hidup cuma untuk memplagiat karya orang. Plagiator cuma menunjukkan dua hal, apakah dia tidak kreatif, ato malah tidak punya ciri khas, makanya memplagiat.

Menjadi inovator lebih baik malah, karena situh di tuntut selalu keluar dengan ide dan pemikiran segar, kadang gila. Ini juga membuat otak situh sepuluh kali lebih baik daripada yang lain, karena selalu diasah dan berpikir. Inovator ga pernah mati. Follower? Sekali situh "menasbihkan" diri menjadi follower, selamanya akan menjadi pengikut. Masa depan pengikut? Tak pernah lebih baik daripada seorang babu. Kenapa? situh mengekor. Situh mengikuti, bukan di ikuti.

Tapi kan jalan untuk menjadi kreator dan inovator itu susah! Emang iya!!, dan lagi emang ga ada yang gampang kalo ingin menjadi "sesuatu" atau "seseorang". Mau gampang? ya jadilah plagiator atau follower. Tugas situh cuman meniru dan bertepuk tangan serta berteriak amin.

Ciputra sukses kenapa? Dia kreator. Kalo ditanya siapa entepreuner sukses di Indonesia? Saya rasa kompak kita menjawab Ciputra. Bagaimana Ciputra mengawali karier entepreneurnya? Ciputra muda hanya memelihara kambing, yang dirawat hingga beranak pinak hingga hasilnya di jual. Mendapat keuntungan, lalu dia membeli binatang yang bernilai lebih besar, dirawat lalu di jual. Begitu terus siklusnya selama berpuluh tahun, hingga akhirnya sukses. Tau mimpi awalnya Ciputra? Dia cuma ingin punya usaha yang besar dan stabil. Hasilnya? Lihat sendiri.

Aqua itu apaan? Itu merek dagang inovator. Sebelum ada Aqua, siapa sih yang mau iseng menjual aer putih dalam botol plastik, sementara air di muka bumi ini melimpah? Semua ga ada yang mau, tapi Aqua mau. Dan hasilnya? Saat ini, setiap orang yang bicara air mineral pasti menyebut Aqua.

Itu cuma contoh kecil. Masih banyak contoh nyata lainnya di sekitar kita yang hebat dan lebih hebat. Kreator dan inovator yang pada awalnya di katain gila karena ide gilanya. Mereka-mereka yang awalnya mendapat sebutan pemimpi yang akhirnya sukses. Ya mereka-mereka itu yang berani berpikir out of the box. Dan untungnya masih banyak orang-orang seperti itu jaman sekarang, meski sudah terimpit dengan para plagiator dan follower.

Mungkin kita masih hidup tanpa lampu kalo Edison ga iseng eksperimen. Mungkin kita masih aja surat-suratan kalo Bell mau main aman. Kita juga mungkin masih jalan kaki kalo aja si Ford ga kepikiran kendaraan bermesin. Dan juga mungkin ga ada yang namanya koran kalo si Julius Caesar tidak iseng menulis pada batu dan menyebarkan pada rakyatnya.

Iseng? iye, awalnya mereka iseng. Tapi iseng yang kreatif, iseng yang inovatif. Yang menghasilkan. Kita bisa ga? Bisa dong, lha wong otak kita sama, berat jenisnya sama, bahannya sama. Tinggal gimana kita menggunakannya.




Definisi plagiat:
pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, msl menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan

Sumber: ricky kun
READMORE... -