Tampilkan postingan dengan label artikel umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel umum. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 Januari 2012 | By: RifkiArya

saya bosan Hidup !!, saya ingin MATI !!




Seorang pria mendatangi Sang Master, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”

Sang Master tersenyum, “Oh, kamu sakit.”

“Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”


Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Master meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.

Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.

“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian sang Master.

“Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang guru.

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?” “Ya, memang saya sudah bosan hidup.”

“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Master yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati. Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Master edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya.

Begitu rileks, begitu santai!

Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget!

Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu. “Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Sang istripun merasa aneh sekali Selama ini, mungkin aku salah. “Maafkan aku, sayang.”

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Boss kita kok aneh ya?” Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda.

Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan.

Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, Ayah selalu stres karena perilaku kami.”

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?

Ia mendatangi sang Guru lagi.

Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP!!!

Hidup… bukanlah merupakan suatu beban yang harus dipikul, tapi merupakan suatu anugrah untuk dinikmati ...

READMORE... -

Surat Ini Untukmu Akhi ..!!




Malam semakin gelap, hanya bertemankan sunyi & sepi. Entah kenapa aku masih berfikir tentang dirimu, akhi. Jangan salah sangka ataupun menaruh prasangka. Semua semata-mata hanya untuk muhasabah terutama bagi diriku, makhluk yang Rasulullah SAW sinyalirkan sebagai pembawa fitnah terbesar.—goresan penamu sudah kubaca dan kusimpan. Goresan tinta yang membuatku gemetar. Tentunya kau sudah tahu apa yang membuatku nyaris tak bisa tidur kebelakangan ini.
“Ukhti, saya sering memperhatikan anti. Kalau sekiranya tidak dianggap lancang, saya berniat berta’aruf dengan anti.”

Kalau boleh jujur, itu bukanlah ucapan pertama seorang ikhwan yang disampaikan padaku. Kau entah yang ke berapa, Kau adalah orang yang kesekian. Tetap saja yang ‘kesekian’ itu yang membuatku diamuk perasaan tidak menentu. Astaghfirullahaladzim. Bukan, bukan perasaan bahagia bertabur bunga kerana merasakan diriku begitu mendapat perhatian, dicintai dan dikagumi. Tetapi kerana sikapmu itu mencampak ke arah jurang kepedihan dan kehinaan. ‘Afwan kalau yang terfikir pertama kali di benak bukannya sikap memeriksa, tapi malah sebuah tuduhan: Kemana ghaddhul bashar-mu? Mana bukti tarbiyahmu? Alhamdulillah walaupun Allah mengaruniakan dzahir yang tidak begitu jaamilah. Dulu, di masa jahiliyah, karunia itu sentiasa membawa fitnah. Setelah hijrah, kufikir semua hal itu tidak akan berulang lagi. Dugaanku ternyata salah. Mengapa fitnah ini justeru menimpa orang-orang yang ku hormati sebagai pengemban risalah da’wah ? Siapakah di antara kita yang salah? ***********
“Adakah saya kurang menjaga hijab, ukh?” tanyaku kepada Aida, teman sebilikku yang sedang mengamati diriku. Lama. Kemudian, dia menggeleng.
“Atau baju saya? Sikap saya?”—“Tidak, tidak,” sergahnya menenangkanku yang mulai berurai air mata.
“Memang ada perubahan sikap di kampus ini.”
“Termasuk diri saya?”
“Jangan menyalahkan diri sendiri meskipun itu bagus, senantiasa merasa kurang iman. Tapi tidak dalam hal ini. Saya cukup lama mengenali anti dan di antara kita telah terjalin komitmen untuk saling memberi tausiyah jika ada yang lemah iman atau salah. Ingat?”
Aku mengangguk. Aida menghela nafas panjang.
“Saya rasa ikhwan itu perlu diberi tausiyah. Hal ini bukan perkara baru kan ? Maksud saya dalam meng-cam akhwat di kampus.” Sepi mengembang di antara kami. Sibuk dengan fikiran masing-masing… .
“Apa yang diungkapkan dalam surat itu?”
“Ia ingin berta’aruf. Katanya dia sering melihat saya memakai jilbab putih. Kalau seperti itu berati selama ini kemana tak menjaga pandangan kah dia?
“Ukhti…,” sanggahku, “Anti percaya kan kalau saya keluar rumah pasti untuk tujuan syar’ie?”
“InsyaAllah saya percaya. Tapi bagi anggapan orang luar, itu masalah yang lain.”
Aku hanya mampu terdiam. Masalah ini senantiasa hadir tanpa ada suatu penyelesaian. Jauh dalam hati selalu tercetus keinginan, keinginan yang hadir semenjak aku hijrah bahwa jika suatu saat ada orang yang memintaku untuk mendampingi hidupnya, maka hal itu hanya dia lakukan untuk mencari keridhaan Rabb-nya dan dien-ku sebagai tolak ukur, bukan wajahku. Kini aku mulai risau mungkinkah harapanku akan tercapai?
************
Akhifillah, Maaf kalau saya menimbulkan fitnah dalam hidupmu. Namun semua bukan keinginanku untuk beroleh wajah seperti ini. Ini semua adalah amanah dari Allah yang harus ana jaga dengan baik. Seharusnya diantara kita ada tabir yang akan membersihkan hati dari penyakitnya. Telah ku coba dengan segenap kemampuan untuk menghindarkan mata dari bahaya maksiat. Alhamdulillah hingga kini belum hadir sosok ikhwan impian yang hadir dalam angan-angan. Semua kuserahkan kepada Allah ta’ala semata. Akhi, Tentunya antum pernah mendengar hadits yang tersohor ini. Bahwa wanita dinikahi kerana empat perkara: kecantikannya, hartanya, keturunannya, diennya. Maka pilihlah yang terakhir kerana ia akan membawa lelaki kepada kebahagiaan yang hakiki.
Kalaulah ada yang mendapat keempat-empatnya, ibarat ia mendapat syurga dunia. Sekarang, apakah yang antum inginkan? Wanita shalihah pembawa kedamaian atau yang cantik tapi membawa kesialan? Maaf kalau di sini saya terpaksa berburuk sangka bahwa antum menilai saya cuma sekadar fisik belaka. Bila masanya antum tahu bahwa dien saya memenuhi kriteria yang bagus, Apakah dengan melihat frekuensi kesibukan saya? Frekuensi di luar rumah yang tinggi? Tidak. Antum tidak akan pernah tahu bila masanya saya berbuat ikhlas lillahi ta’ala dan bila masanya saya berbuat kerana riya’. Atau adakah antum ingin mendapatkan isteri wanita cantik yang memiliki segudang prestasi tetapi akhlaknya masih menjadi persoalan? Saya yakin sekiranya antum diberikan pertanyaan demikian, niscaya tekad antum akan berubah. Akhifillah, Tanyakan pada setiap akhwat kalau antum mampu. Yang tercantik sekalipun, maukah ia diperisterikan seseorang kerana dzahirnya belaka? Jawabannya, insya Allah tidak. Tahukah antum bahwa kecantikan zahir itu adalah mutlak pemberian Allah; Insya Allah antum tahu. Ia satu anugerah yang mutlak yang tidak boleh ditawar-tawar jika diberikan kepada seseorang atau dihindarkan dari seseorang. Jadi, manusia tidak mendapatkannya melalui pengorbanan. Lain halnya dengan kecantikan bathiniyyah. Ia melewati proses yang panjang. Berliku. Melalui pengorbanan dan segala macam pengalaman pahit. Ia adalah intisari dari manisnya kata, sikap, tindak tanduk dan perbuatan. Apabila seorang lelaki menikahi wanita kerana kecantikan batinnya, maka ia telah amat sangat menghargai perjuangan seorang manusia dalam mencapai kemuliaan jati dirinya. Faham?
Akhifillah, Kalau antum ingin mencari akhwat yang cantik, antum juga seharusnya menilai pihak yang lain. Mungkin antum tidak memperhatikannya dengan teliti. Pakaiannya sederhana, ia hanya memiliki beberapa helai. Dalam waktu seminggu antum akan menjumpainya dalam jubah-jubah yang tidak banyak koleksinya. Ketika pergi keluar rumah tidak lama. Ia lebih suka memasak dan mengurus rumah demi membantu kepentingan saudari-saudarinya yang sibuk da’wah di luar. Ia nyaris tidak mempunyai keistimewaan apa-apa kecuali kalau antum sudah melihat shalatnya. Ia begitu khusyu’. Malam-malamnya dihiasi tahajjud dengan uraian air mata. Dibaca Qur’an dengan terisak. Ia begitu tawadhu’ dan zuhud. Ah, saya iri akan kedekatan dirinya dengan Allah. Benar, ia mengenal Rabbnya lebih dari saya. Dalam ketenangannya, ia tampak begitu cantik di mata saya. Beruntung ikhwan yang kelak memperisterikannya…
**********
Aida menghela nafas panjang.
“Saya membaca buku Syeikh Abdullah Azzam pagi tadi,” lanjutnya seolah tidak menghiraukan. “Entahlah, tapi setiap kali membaca hasil karyanya, selalu hadir simpati tersendiri. Hal yang sama saya rasakan tiap kali mendengar nama Hasan al-Banna, Sayyid Quthb atau mujahid lain saat nama mereka disebut. Ah, wanita macam mana yang dipilihkan Allah untuk mereka? Tiap kali nama Imaad Aql disebut, saya bertanya dalam hati: Wanita macam mana yang telah Allah pilih untuk melahirkannya?”
Aku tertunduk dalam-dalam.
“Anti tahu,” sambungnya lagi, “Saya ingin sekiranya boleh mendampingi orang-orang sekaliber mereka. Seorang yang hidupnya semata-mata untuk Allah. Mereka tak tergoda rayuan harta dan benda apalagi wanita. Saya ingin sekiranya boleh menjadi seorang ibu bagi mujahid-mujahid semacam Immad Aql…”
Air mataku menitis perlahan. Itu adalah impianku juga, impian yang kini mulai kuragui kenyataannya. Aida tak tahu berapa jumlah ikhwan yang telah menaruh hati padaku. Dan rasanya hal itu tak berguna diketahui. Dulu, ada sebongkah harapan kalau kelak lelaki yang mendampingiku adalah seorang mujahid yang hidupnya ikhlas kerana Allah. Aku tak menyalahkan mereka yang menginginkan isteri yang cantik. Tidak. Hanya setiap kali bercermin, ku tatap wajah di sana dengan perasaan duka. Serendah inikah nilaiku di mata mereka? Tidakkah mereka ingin menilaiku dari sudut kebagusan dien-ku?
“Ukhti!”
“Sungguh, saya terfikir bahwa mereka yang aktif da’wah di kampus adalah mereka yang benar-benar mencintai Allah dan Rasulnya semata. Ternyata mereka mempunyai sekelumit niat lain.”
“Ukhti, jangan su’udzan dulu. Setiap manusia punya kelemahan dan saat-saat penurunan iman. Begitu juga mereka yang menyatakan perasaan kepada anti. Siapa yang tidak ingin punya isteri cantik dan shalihah?”
“Tapi, kita tahukan bagaimana prosedurnya?”
“Ya, memang…”
“Saya merasa tidak dihargai. Saya berasa seolah-olah dilecehkan. Kalau ada pelecehan seksual, maka itu wajar kerana wanita tidak menjaga diri. Tapi saya…. Samakah saya seperti mereka?”
“Anti berprasangka terlalu jauh.”
“Tidak,” aku menggelengkan kepala. “Tiap kali saya keluar rumah, ada sepasang mata yang mengawasi dan siap menilai saya mulai dari ujung rambut -maksud saya ujung jilbab- hingga ujung sepatu. Apakah dia fikir saya boleh dinilai melalui nilaian fisik belaka..???”
“Kita berharap agar ia bukan jenis ikhwan seperti yang kita maksudkan.”
“Ia orang yang aktif berda’wah di kampus ini, ukh.”
“Kasihan risalah Islam. Ia diemban oleh orang-orang seperti kita. Sedang kita tahu betapa berat perjuangan pendahulu kita dalam menegakkannya. Kita disibukkan oleh hal-hal sampingan yang sebenarnya telah diatur Allah dalam kitab-Nya. Kita tidak menyibukkan diri dalam mencari hidayah. Kasihan bocah-bocah Palestin itu. Kasihan saudara-saudara kita di Bosnia . Adakah kita boleh menolong mereka kalau kualitas diri masih seperti ini? Bahkan cinta yang seharusnya milik Allah masih berpecah-pecah. Maka, kekuatan apa yang masih ada pada diri kita?”

Akhifillah, Mungkin antum tertawa membaca surat ini. Ah akhwat, berapa nilaimu sehingga mengimpikan mendapat mujahid seperti mereka? Boleh jadi tuntutanku terlalu besar. Tapi tidakkah antum ingin mendapat jodoh yang setimpal? Afwan kalau surat antum tidak saya layani. Saya tidak ingin masalah hati ini berlarutan. Satu saja yang saya minta agar kita saling menjaga sebagai saudara. Menjaga saudaranya agar tetap di jalan yang diridhai-Nya. Tahukah antum bahwa tindakan antum telah menyebabkan saya tidak lagi berada di jalan-Nya? Ada riya’, ada su’udzhan, ada takabur, ada kemarahan, ada kebencian, itukah jalan yang antum bukakan untuk saya, jalan neraka?
–‘Afwan. Akhifillah, Surat ini seolah menempatkan antum sebagai tertuduh. Saya sama sekali tidak bermaksud demikian. Kalau antum ingin cara seperti itu, silakan. Afwan, tapi bukan saya orangnya. Jangan antum kira kecantikan lahir telah menjadikan saya merasa memiliki segalanya. Justru, kini saya merasa iri pada saudari saya. Ia begitu sederhana. Tapi akhlaknya bak lantera yang menerangi langkah-langkahnya. Ia jauh dari fitnah. Sementara itu, apa yang saya punyai sangat jauh nilainya
Akhifillah, ‘Afwan kalau saya menimbulkan fitnah bagi antum. Insya Allah saya akan lebih memperbaiki diri. Mungkin semua ini sebagai peringatan Allah bahwa masih banyak amalan saya yang riya’ maupun tidak ikhlas. Wallahua’lam. Simpan saja cinta antum untuk isteri yang telah dipilihkan Allah. Penuhilah impian ratusan akhwat, ribuan ummat yang mendambakan Abdullah Azzam dan Izzuddin al-Qassam yang lain. Penuhilah harapan Islam yang ingin generasi tangguh seperti Imaad Aql. Insya Allah antum akan mendapat pasangan yang bakal membawa hingga ke pintu jannah.
Nb. Masih dari catatan seseorang, semoga bermanfaat..



READMORE... -
Senin, 19 Desember 2011 | By: RifkiArya

10 Gangguan Tidur yang Menakutkan


Tidur seharusnya menjadi waktu yang damai dan rileks. Tapi bagi sebagian orang yang mengalami gangguan tidur, tidur bisa menjadi hal yang menakutkan. Apa saja gangguan tidur yang menakutkan? Berikut ini 10 gangguan tidur yang dianggap menakutkan bagi penderitanya.
http://1.bp.blogspot.com/_TcyYFLMTKnU/S-WXiaggT1I/AAAAAAAAAD8/A6PcxrM2mKE/s1600/Gangguan-Tidur.jpg


1. Gangguan Mimpi Buruk 
Orang dengan gangguan mimpi buruk sering terbangun dengan keringat dingin dan kenangan buruk dalam mimpi yang mengerikan. Hal ini juga akan mengganggu kualitas hidupnya. Karena sebagian dari mereka mungkin takut untuk tidur.

Stres dan kurang tidur adalah pemicu utama mimpi buruk. Menurut American Sleep Association (ASA) beberapa obat juga dapat memicu mimpi buruk. Pada kasus yang berat, konseling atau obat penenang mungkin diperlukan untuk meredakan kecemasan yang mendasari mimpi buruk.


2. Tidur Sambil Berjalan (Sleepwalking) 
Sekitar 15 persen orang dewasa kadang-kadang terbangun dan berjalan seenaknya di sekitar rumah masih dalam keadaan tidur. Pada anak-anak, jumlahnya bahkan lebih tinggi.

Sleepwalking bisa dipicu oleh stres, tidur tidak nyenyak, dan genetika. Orang yang tidur sambil berjalan dapat melakukan apa saja. Mereka mengerti arah, dapat memindahkan perabot atau membuka pintu.

Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2003 dalam jurnal Molecular Psychiatry, menemukan bahwa 19 persen orang dewasa yang berjalan dalam tidur terluka saat melakukan serangan malam mereka.

Jatuh merupakan bahaya terbesar, jadi jika Anda punya kebiasaan mengigau dan berjalan saat tidur, para ahli menyarankan Anda memindahkan kabel listrik dan jauhkan tempat tidur dari tangga

3. Teror Malam 
Berteriak, meronta-ronta, panik, dan mondar-mandir adalah gejala orang yang mengalami teror malam. Tidak seperti mimpi buruk yang terjadi selama tidur, teror malam terjadi biasanya terjadi di awal malam. Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak. Orang yang mengalami teror malam tiba-tiba akan duduk tegak, mata terbuka, meskipun sebenarnya mereka tak melakukan pandangan.

Penyebab pastinya belum diketahui. Tapi demam, tidur tidak teratur dan stres dapat memicu teror malam. Untungnya menurutnya ASA, teror malam akan berkurang seiring usia.

4. Halusinasi Mengantuk 
Kita biasa melihat hal-hal aneh dalam mimpi. Tapi bagaimana jika kita melihatnya saat sedang tidak bermimpi? Ini disebut dengan hypnagogic hallucination yang terjadi selama transisi dari bangun tidur. Orang yang mengalami hypnagogic hallucination biasanya mendengar suara-suara atau melihat hal-hal aneh di kamar mereka.

5. Sindrom Kepala Meledak (Exploding Head Syndrome) 
Sindrom kepala meledak tidak benar-benar meledakkan kepala. Gangguan ini terjadi selama tidur nyenyak, ketika orang tiba-tiba bangun dengan terkejut oleh suara keras dan tajam.

Tidak ada rasa sakit atau bahaya yang terjadi pada sindrom ini. Penyebab pasti sindrom kepala meledak pun belum diketahui, tapi diyakini hal ini terkait dengan penyakit serius.

6. Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis) 
Selama tidur, aktivitas dan otot-otot tubuh menjadi tidak bergerak. Ini kelumpuhan sementara, meskipun kadang-kadang kelumpuhan tetap ada bahkan setelah orang terbangun. Biasanya kelumpuhan tidur diikuti dengan halusinasi. Orang yang mengalami kelumpuhan tidur merasa ditindih dan tercekik.

7. Perilaku gangguan REM (Rapid-Eye-Movement) 
Gangguan perilaku tidur REM terjadi paling sering pada orang dewasa yang lebih tua, dan dapat merupakan gejala penyakit Parkinson, gangguan neurologis degeneratif.

8. Gangguan tidur yang berhubungan dengan makanan 
Orang dengan gangguan ini akan makan pada saat malam hari. Biasanya orang yang mengalami ini akan kehilangan sedikit memori di keesokan harinya. Beberapa kasus cukup membahayakan, karena mereka bisa saja menggunakan pisau atau menyalakan kompor.

9. Seksomnia 
Seksomnia atau atau Sexual Behaviour in Sleep (SBS) adalah kebiasaan seksual yang terjadi ketika seseorang sedang tidur. Seksomnia dapat mengganggu (erangan seksual yang keras), berbahaya (masturbasi merugikan) atau bahkan kriminal (kekerasan seksual atau pemerkosaan).

10. Insomnia 
Insomnia adalah kesulitan atau ketidakmampuan untuk tidur nyenyak. Hal ini dapat menyebabkan iritasi dan kurangnya konsentrasi pada siang hari, dan jangka panjang kurang tidur dapat benar-benar berbahaya. Kurang tidur telah dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi dan serangan jantung, di antara gejala buruk lainnya.





READMORE... -
Minggu, 11 Desember 2011 | By: RifkiArya

Ustadz FACEBOOK




Tidak seperti biasanya. Hari itu aku menyempatkan waktu untuk datang berkunjung ke rumah seorang kyai.Di samping silaturrahim karena lama tak berjumpa, aku pun berniat untuk numpang istirahat sekedar menghilangkan lelah
karena telah melakukan perjalanan yang cukup lumayan jauh.
Saat aku sampai di depan pintu rumahnya, seperti umumnya para tetamu.
Akupun mengucapkan salam;

Assalamu alaikuuuum.....!!!!
Tidak berapa lama, keras kudengar jawaban salamku dari dalam
"Waalaikum salaaam.. monggo le.. monggoo melebu Hooo..!!” Begitu keras kudengar jawaban salam dari dalam.
Dengan penuh santun, aku langkahkan kakiku menujunya.
“Hehehehehe”. Kyai tengah tersenyum-senyum sendirian, dengan penuh riang di hadapan layar monitor sambil terus memainkan mostnya
“Hahahahaha”. Sambil terus tertawa, tangannya menari begitu cekatan, menekan huruf demi huruf, angka, tanda baca, dan entah apalagi. Sesekali tangannya menggaruk-garuk kepala sambil terkekeh-kekeh kegirangan.
“ Kyai..”! lirih aku memanggilnya.
“ Sebentar le.. sebentar le....aku masih bahstul masail ! ; jawabnya dengan nada tinggi.
“ Oohh..maaf Kyai ”; Jawabku spontan dengan lirih.
“Sebentar yo le ”; Jawabnya datar.
“Na’am Kyai”; timpalku.
“Aku lagi coment le. Sekalian ganti status hubungan. Marem tenaaan..... emoticonnya lucu-lucu le. Lebay & alay kabeh cah-cah iki ”. Ucapnya lagi.
Mendengar itu, Aku sempat tersentak kaget. Ku coba mencuri pandang kelayar monitor.

“HAH. FACEBOOK?!
Seperti baru tersadar, bahwa ia telah keceplosan bicara. Kyai pun melihatku dengan penuh kaget.
“ Junet tokh ? Hadooh.!! Sepurone net. Sepurone.. monggo-monggo... silahkan.! Ucapnya.
”Bu.. bu.. buatkan kopi ! Enek Junet teko bu.!!!” Sambil teriak kyai mengambil bajunya.
“ Gak apa-apa kyai, teruskan saja bahstul-masailnya ” . kataku.
" Pun. Sampun ko net !! jawabane Mauquf ”. Sambutnya.
“wah . Maaf kyai, jadi ganggu nih ?” ucapku.
”Mboten-mboten. wis suwe gak petuk. Yo piye awakmu net. Sehat to net ?” tanyanya.
"Alhamdulillah Kyai”. Jawabku..
Tak lama kemudian empat cangkir Kopi pun datang. Kami pun berbincang-bincang dengan panjang lebar. Sambil sesekali menikmati hidangan kue-kue pasar dan buah di wadah parcel..
Singkat cerita; setelah aku anggap cukup. Aku pun mohon pamit.
“ Kyai, ana mohon pamit. Mohon doanya agar selamet dalam perjalanan.
Terima kasih atas jamuannya. Sekali lagi, ana mohon maaf kalau ana dah ganggu kesibukan kyai”. Kataku.
“Ya. Ya. Mboten nopo-nopo ko net. Malah aku seneng eh..!!! sing ngati-ngati ning dalan yo!!! Selamet selamet selamet..Amin amin amin”. Jawabnya tangkas.
Kyai pun bangkit dan kami berpelukan, bersalam-salaman. aku berlalu menuju pintu utama rumahnya yang memang cukup besar. Tak seperti biasanya. Kyai menahan lajunya persis di meja kerjanya. Ia pun memutar-mutar most computernya.
Rupanya Facebooknya belum di“ sign out ”.
Sambil berdiri kyai membaca tulisan pada monitornya dengan tersenyum-senyum. Seperti lupa bahwa aku masih ada di depan pintu utamanya. Aku pun tak mau mengganggunya.
“Kyai, Bil Qulub yo.. Ilalliqo”. Kata ku.
“Monggo monggo net”. Sambil terus memainkan mostnya tanpa menoleh.
”Bahtsul-masail lagi Kyai.?” Candaku.
" Inggih net. Baru dapat takbir, barusan ”. Jawabnya sambil terkekeh.
Aku melenggang menuju mobilku. Sepanjang jalan aku berpikir sambil terus menyenyumi ulah Kyai.
“Luar biasa”. Gumamku.
“Ada apa ustadz?” Tanya santriku yang mengendarai mobil.
“Ternyata sihir Facebook mampu membuat Kyai lupa pada keluwesan dan
kebiasaan lawasnya, keistiqomahannya, bahkan santri lamanya ya..?????”.
Sopirku pun terdiam lalu bergumam “ Yah. namanya juga baru tumben nyebur di dunia gaul ustadz. Lagi ngetrend-kan facebook.!!!”
Aku diam saja tak menyahutinya. Dalam hati aku terus berkata; Apakah facebook telah mampu menggeser posisi keyakinan? Apakah konsentrasi penuh dalam membaca Qur’an, Hadis dan Kitab-kitab itu telah dialokasikan kepada layar monitor yang berisi gambar, foto gadis, emoticon dan coment-coment? Sehingga separuh atau sepertiga waktu dan perhatiannya hanya dipakai untuk cengangas-cengenges di depan layar monitor? Apakah buah tasbih telah tergantikan dengan angka dan hurup pada kifet-kifet tekhnologi anak zaman? Apakah Facebook lebih pantas dia perhatikan dibandingkan santri yang notebene-nya adalah titipan Allah dan masyarakatnya?
Sejuta tanya timbul tenggelam dalam hatiku. Dan selanjutnya aku hanya terdiam dalam tanya. Kini, Aku hanya mampu berdoa.
“Semoga Facebook pun dapat menjadi ladang subur buat memupuk bekal hidup sesudah mati”. Amin..!!!!


READMORE... -
Jumat, 09 Desember 2011 | By: RifkiArya

Agar hidup Lebih bahagia .






1. Jangan Takut dan Khawatir

Perasaan takut dan khawatir merupakan pikiran kita yang paling tidak produktif. Sebagian besar hal-hal yang kita khawatirkan atau takutkan tidak pernah terjadi. Jadi untuk apa kita khawatir dan takut?
2. Jangan Pernah Menyimpan Dendam

Dendam adalah hal terbesar dan akan menjadi beban terberat jika kita menyimpannya di dalam hati. Maukah anda membawanya sepanjang hidup? …. Saya rasa tidak. Jangan sia-siakan energi kita dengan menyimpan dendam, sudah pasti tidak ada gunanya. Gunakanlah energi kita tersebut untuk hal-hal yang positif.
3. Fokus Pada Satu Masalah

Jika kita memiliki beberapa masalah, selesaikanlah masalah kita satu per satu. Jangan terpikirkan untuk menyelesaikan masalah secara sekaligus karena justru akan membuat kita semakin stress.
4. Jangan Membawa Tidur Masalah Anda

Masalah adalah hal yang sangat buruk untuk kesehatan tidur kita. Pikiran bawah sadar kita adalah hal yang luar biasa yang dapat membuat kita gelisah dan tidur kita menjadi tidak nyenyak.
5. Jangan Mengambil Masalah Orang Lain Untuk Anda Selesaikan

Membantu orang lain yang sedang dalam masalah adalah hal yang mulia, tetapi jika kita mengambil porsi terbesar untuk menyelesaikan masalah orang lain tersebut justru itulah kesalahan terbesar. Biarkanlah orang tersebut yang menyelesaikan masalahnya sendiri dengan porsi terbesar.
6. Jangan Hidup di Masa Lalu

Mungkin terasa nyaman bagi kita mengingat hal-hal yang menyenangkan di masa lalu tetapi jangan anda terlena didalamnya. Konsentrasilah dengan apa yang terjadi saat ini, karena kita pun akan bisa merasakan banyak kebahagiaan di saat ini. Saya yakin kita akan mempunyai perasaan yang jauh lebih berbahagia jika kita merayakan apa yang terjadi saat ini dibanding dengan mengingat-ngingat kebahagiaan di masa lalu.
7. Jadilah Pendengar yang Baik

Mungkin sebagian besar orang termasuk saya susah untuk menjadi pendengar yang baik. Justru sebaliknya kita mengharapkan orang lain yang mendengarkan omongan kita, tetapi sebetulnya dengan belajar mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan banyak hal baru yang dapat sangat berguna bagi kebahagiaan hidup kita.
8. Jangan Biarkan Frustasi Mengatur dan Bahkan Mengacaukan Hidup Anda

Kasihanilah diri kita lebih dari apa pun, maksud saya adalah janganlah kita menyerah pada frustasi. Maju terus. Ambillah tindakan-tindakan positif dan lakukanlah dengan konsisten.
9. Bersyukurlah Selalu

Bersyukur dan berterimakasihlah atas semua yang kita dapatkan, bukan hanya hal yang positif saja tetapi juga hal yang negatif, karena saya percaya dibalik setiap hal yang negatif tersebut ada hal baik yang bisa kita pelajari.

READMORE... -
Sabtu, 03 Desember 2011 | By: RifkiArya

ngakunya Aktifis ?? Baca dulu renungan ini !!




“Dimana rumahmu Nak?

Orang bilang anakku seorang aktivis . Kata mereka namanya tersohor dikampusnya sana . Orang bilang anakku seorang aktivis.Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat . Orang bilang anakku seorang aktivis .Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak ? Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.




Anakku,sejak mereka bilang engkau seorang aktivis ibu kembali mematut diri menjadi ibu seorang aktivis .Dengan segala kesibukkanmu,ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu terisi dengan segala yang bermanfaat.Ibu sungguh mengerti itu nak, tapi apakah menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia nak ? Sungguh setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan waktu bersamamu nak,tanpa pernah ibu berfikir bahwa itu adalah waktu yang sia-sia.

Anakku,kita memang berada disatu atap nak,di atap yang sama saat dulu engkau bermanja dengan ibumu ini .Tapi kini dimanakah rumahmu nak?ibu tak lagi melihat jiwamu di rumah ini .Sepanjang hari ibu tunggu kehadiranmu dirumah,dengan penuh doa agar Allah senantiasa menjagamu .Larut malam engkau kembali dengan wajah kusut.Mungkin tawamu telah habis hari ini,tapi ibu berharap engkau sudi mengukir senyum untuk ibu yang begitu merindukanmu . Ah,lagi-lagi ibu terpaksa harus mengerti,bahwa engkau begitu lelah dengan segala aktivitasmu hingga tak mampu lagi tersenyum untuk ibu . Atau jangankan untuk tersenyum,sekedar untuk mengalihkan pandangan pada ibumu saja engkau engkau,katamu engkau sedang sibuk mengejar deadline. Padahal,andai kau tahu nak,ibu ingin sekali mendengar segala kegiatanmu hari ini,memastikan engkau baik-baik saja,memberi sedikit nasehat yang ibu yakin engkau pasti lebih tahu.Ibu memang bukan aktivis sekaliber engkau nak,tapi bukankah aku ini ibumu ? yang 9 bulan waktumu engkau habiskan didalam rahimku..

Anakku, ibu mendengar engkau sedang begitu sibuk nak. Nampaknya engkau begitu mengkhawatirkan nasib organisasimu,engkau mengatur segala strategi untuk mengkader anggotamu . Engkau nampak amat peduli dengan semua itu,ibu bangga padamu .Namun,sebagian hati ibu mulai bertanya nak,kapan terakhir engkau menanyakan kabar ibumu ini nak ? Apakah engkau mengkhawatirkan ibu seperti engkau mengkhawatirkan keberhasilan acaramu ? kapan terakhir engkau menanyakan keadaan adik-adikmu nak ? Apakah adik-adikmu ini tidak lebih penting dari anggota organisasimu nak ?

Anakku,ibu sungguh sedih mendengar ucapanmu.Saat engkau merasa sangat tidak produktif ketika harus menghabiskan waktu dengan keluargamu . Memang nak,menghabiskan waktu dengan keluargamu tak akan menyelesaikan tumpukan tugas yang harus kau buat,tak juga menyelesaikan berbagai amanah yang harus kau lakukan .Tapi bukankah keluargamu ini adalah tugasmu juga nak?bukankah keluargamu ini adalah amanahmu yang juga harus kau jaga nak?

Anakku,ibu mencoba membuka buku agendamu .Buku agenda sang aktivis.Jadwalmu begitu padat nak,ada rapat disana sini,ada jadwal mengkaji,ada jadwal bertemu dengan tokoh-tokoh penting.Ibu membuka lembar demi lembarnya,disana ada sekumpulan agendamu,ada sekumpulan mimpi dan harapanmu.Ibu membuka lagi lembar demi lembarnya,masih saja ibu berharap bahwa nama ibu ada disana.Ternyata memang tak ada nak,tak ada agenda untuk bersama ibumu yang renta ini.Tak ada cita-cita untuk ibumu ini . Padahal nak,andai engkau tahu sejak kau ada dirahim ibu tak ada cita dan agenda yang lebih penting untuk ibu selain cita dan agenda untukmu,putra kecilku..

Kalau boleh ibu meminjam bahasa mereka,mereka bilang engkau seorang organisatoris yang profesional.Boleh ibu bertanya nak,dimana profesionalitasmu untuk ibu ?dimana profesionalitasmu untuk keluarga ? Dimana engkau letakkan keluargamu dalam skala prioritas yang kau buat ?

Ah,waktumu terlalu mahal nak.Sampai-sampai ibu tak lagi mampu untuk membeli waktumu agar engkau bisa bersama ibu..

Setiap pertemuan pasti akan menemukan akhirnya. Pun pertemuan dengan orang tercinta,ibu,ayah,kaka dan adik . Akhirnya tak mundur sedetik tak maju sedetik .Dan hingga saat itu datang,jangan sampai yang tersisa hanyalah penyesalan.Tentang rasa cinta untuk mereka yang juga masih malu tuk diucapkan .Tentang rindu kebersamaan yang terlambat teruntai.

Untuk mereka yang kasih sayangnya tak kan pernah putus,untuk mereka sang penopang semangat juang ini . Saksikanlah,bahwa tak ada yang lebih berarti dari ridhamu atas segala aktivitas yang kita lakukan.Karena tanpa ridhamu,Mustahil kuperoleh ridhaNya…



READMORE... -
Senin, 28 November 2011 | By: RifkiArya

Tips menentukan bayi Laki-Laki , atau perempuan ?

Bagaimana cara mengetahui jenis kelamin anak ataumenentukan jenis kelamin janin/bayi yang dikandung saat hamil tentunya menarik untuk diketahui. Apalagi telah beredarmitos seputar tanda-tanda awal kehamilan akan menentukan jenis kelamin bayi perempuan atau anak laki-laki. Tentu saja tidak bisa sembarangan menebak apa jenis jelamin anak kita ya. Jangan sampai jauh harapan dari kenyataan.

Sebenarnya memperoleh anak lelaki atau perempuan bagi saya sama saja. Yang paling penting adalah dengan memahami cara mengetahui jenis kelamin janin yang dikandung oleh ibu saat hamil maka lebih mudah mempersiapkan kebutuhannya setelah proses melahirkan dan pemberian nama yang sesuai. Selain itu doa saat masih di kandungan juga tepat sasaran. Kita khusuk mendoakan semoga menjadi anak yang solehah karena pingin punya anak perempuan, ternyata yang dilahirkan adalah laki-laki :)

Lho bukankah sekarang sudah ada teknologi USG bahkan berbentuk 3D atau dimensi segala yang dapat menunjukkan citra janin secara fotografi? Kok masih repot pakai cara tradisional supaya tahu jenis kelamin bayi!

Jawabannya sangat simple: tidak semua orang punya duit dan ada yang masih ragu dengan efek samping penggunaan teknologi USG terhadap perkembangan bayi saat masih di perut ibu. Maklum,tidak semua teknologi berdampak positif bagi kehidupan ya. Dan teknologi sangat mahal harganya.

Berikut ini saya sajikan cara tradisional alami mengetahui jenis kelamin anak bayi dengan melihat tanda-tanda kehamilan sang ibu. Benar atau tidaknya sangat relatif.

Tanda-tanda Kehamilan Calon Bayi Anda Berjenis Kelamin Laki-laki
TIPS CARA DAPET ANAK LAKI-LAKI SAAT HAMIL
* Anda tidak mengalami morning sickness pada masa awal kehamilan
* Detak jantung bayi anda kurang dari 140detak per menit
* Anda akan merasakan berat beban pada bagian depan tubuh anda
* Perut anda akan terlihat bulat sempurna seperti bola basket
* Daerah areola (daerah hitam sekitar puting susu) anda berwarna lebih gelap
* Bentuk perut anda lebih condong ke arah bawah
* Anda ngidam makanan asin dan asam
* Anda ngidam makanan yang mengadung protein seperti daging dan keju
* Telapak kaki anda terasa lebih dingin dibanding sebelum anda hamil
* Tangan anda terasa kering
* Wajah anda menghadap ke arah utara saat tidur
* Suami anda bertambah berat badan, seperti halnya anda
* Anda terlihat lebih cantik dari sebelumnya
* Urin anda berwarna kuning cerah
* Hidung anda tampak lebih mekar
* Jika anda menggantungkan cincin kimpoi anda diatas perut anda makan cincin tersebut akan bergerak memutar
* Anda mengalami sakit kepala

Tanda Awal Kehamilan Calon Bayi Anda Perempuan
KIAT HAMIL ANAK JENIS KELAMIN PEREMPUAN
* Anda mengalami morning sickness pada awal masa kehamilan
* Detak jantung bayi anda sekurang-kurangnya 140 detak per menit
* Anda akan merasakan berat beban pada bagian pinggul dan punggung
* Payudara bagian kiri anda lebih besar dibanding payudara bagian kanan
anda
* Rambut anda tumbuh berwarna lebih merah dari sebelumnya
* Bentuk perut anda akan condong ke arah atas
* Perut anda akan tampak bulan oval seperti buah semangka
* Anda ngidam makanan-makanan manis
* Anda ngidam buah-buahan
* Anda ngidam jus jeruk
* Anda terlihat lebih cerewet dibanding sebelum kehamilan
* Anda akan terasa lebih moody dibanding sebelum kehamilan
* Kulit wajah anda terlihat lebih bermasalah dibanding sebelumnya
* Anda menolak memakan roti dengan kulitnya
* Payudara anda terlihat sangat mengembang
* Wajah anda menghadap ke selatan saat tidur
* Urin anda akan berwarna kuning kusam
* Jika anda menggantungkan cincin kimpoi anda diatas perut anda makan cincin tersebut akan bergerak dari sisi kanan kekiri atau sebaliknya.


READMORE... -
Minggu, 27 November 2011 | By: RifkiArya

Lambang Garuda, Dulu Hingga Kini .


Hai sobat bloger, bagaimana kabarnya ,. maaf lama tidak update blog , dikarenakan internet gratis saya modar .. hixz hixz T_T , 
alhamdulillah , kali ini di beri kesempatan untuk bisa update blog lagi, (sesuatu yah :p) , taukah kalian? siapa pencipta lambang negara INDONESIA kita ini dan, yang lebih tidak kalah menariknya lagi ,kalo lambang negara kita ini burung GARUDA , telah mengalami perubahan dari masa ke masa, dan pada akhirnya sampailah pada masa sekarang ..
bagaimana bentuknya ?? yuuk kita simak artikel berikut ini ...


Sultan Hamid II yang terlahir dengan nama ‘Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung Sultan Pontianak, Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Beliau lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, 12 Juli 1913 – meninggal di Jakarta, 30 Maret 1978 pada umur 64 tahun dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang. Sultan Hamid II adalah Perancang Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila. Dalam tubuhnya mengalir darah Arab-Indonesia — walau pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istri beliau seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak yang keduanya sekarang di Negeri Belanda.

Syarif menempuh pendidikan ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung. HBS di Bandung satu tahun, THS Bandung tidak tamat, kemudian KMA di Breda, Belanda hingga tamat dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda. Ketika ayahnya mangkat akibat agresi Jepang, pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II. Sultan Hamid II kemudian memperoleh jabatan Ajudant in Buitenfgewone Dienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda dan orang Indonesia pertama yang memperoleh pangkat tertinggi dalam kemiliteran.
Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Foliodan selama jabatan menteri negara itu ia ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.
Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M. Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.
Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.
Pada tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.
Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali – Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.
AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Departemen Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “’tidak berjambul”’ seperti bentuk sekarang ini.
Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes, Jakarta pada 15 Februari 1950.
Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk akhir rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.
Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H. Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah, Pontianak. Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan berkas dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara.




READMORE... -
Rabu, 23 November 2011 | By: RifkiArya

8 Negara Yang Menjadikan Para Pengemis Sebagai Jutawan


Siapa yang menyangka bahwa pendapatan seorang pengemis dapat melebihi pendapatan seorang buruh.

banyak cara digunakan olehnya, mulai dari membuat penampilan lusuh, menggunakan bantuan hewan, anak kecil, bahkan sampai menggunakan penyakit yang dideritanya sendiri, seperti cacat fisik.kenyataannya pengemis di indonesia saja bisa menghasilkan beberapa juta dalam sebulan.tapi tahukah anda berapa penghasilan yang bisa dihasilkan pengemis di luar negeri dalam sebulan??

1. Amerika

Amerika adalah negara yang sangat maju, tapi di lain sisi juga banyak yang hidupnya berada di garis kemiskinan. bagi orang-orang seperti itu, mengemis dianggap sebagai cara modern paling efisien untuk menghasilkan uang.
sebuah pasangan pengemis bernama Jason Pancoast dan Elizabeth Johnson menggambarkan dirinya sebagai 'pengemis kaya'dari Oregon. pasangan ini bisa menghasilkan $ 30-40.000 dalam setahun hanya dari mengemis.
jika sedang sepi, mereka dapat mengumpulkan $ 20 sampai $ 50 sehari, tetapi jika sedang ramai penghasilan harian mereka dapat mencapai $ 300. Bahkan jika sedang beruntung mereka dapat mengumpulkan uang $ 800 dalam sehari!!(kalo dirupiahin sekitar Rp. 7 juta-an) wow bayangkan.. gaji seorang manajer saja kalah dengan pengemis..

2. Inggris

Lain amerika, lain pula inggris..pengemis disini cukup sering mendapat razia dari kepolisian setempat. akan tetapi seakan jamur, pengemis2 itu selalu datang lagi silih berganti. seorang pengemis di London dapat menghasilkan uang 300 poundsterling dalam sehari atau setara dengan 4 juta rupiah. rata-rata dalam 2 minggu seorang pengemis dapat mengumpulkan uang sebanyak 2000 pounds (27 juta rupiah!!)..
bahkan seorang pengemis wanita pernah berkata bahwa ia melakukan hal itu (mengemis) karna ia ingin membeli dapur baru untuk apartemennya..!!
wowwww...

3. Australia

di Sydney pekerjaan mengemis dilakukan oleh kaum 'homeless'. seorang pengemis hanya membutuhkan duduk selama 16 jam perhari sambil menengadahkan tangannya di kawasan ramai di daerah George and Market Sydney CBD dapat mengumpulkan uang sebanyak $ 400 sehari atau setara Rp. 3 juta-an.
itu jika sedang beruntung, jika sedang sepi maka ia hanya mendapat $ 175 per hari.
pengemis disana menabungkan uangnya di bank seminggu sekali.

4. Cina

Mengemis disana bukan lagi sebuah cara untuk mendapatkan makan atau bertahan hidup, tetapi sudah menjadi pekerjaan rutin setiap harinya.
sebuah survey di cina, setidaknya terdapat 800 orang pengemis di Guangzhou saja. biasanya pengemis disana melakukan pekerjaan itu karena sebuah kecacatan atau penyakit yang dideritanya.
pemasukan harian mereka rata-rata mencapai 20 sampai 100 yuan, atau setara dengan Rp. 30.000-150.000 sehari. dalam sebulan mereka bisa mendapatkan lebih dari Rp. 4 juta.

5. Arab

Arab merupakan salah satu negara yang sudah maju. biasanya pengemis2 disana memanfaatkan moment disaat orang2 datang ke mesjid untuk sholat.
seorang pengemis pria mengatakan biasanya ia meninggalkan istri dan anak perempuannya di depan mesjid untuk meminta-minta.
dan hal itu memang cukup efisien. dalam sehari ia bisa mengumpulkan uang sebanyak 300 riyal, atau setara Rp. 700-an ribu. dalam sebulan pengemis2 itu mampu mengumpulkan uang lebih dari 15 juta rupiah.
bahkan ada seorang pengemis yang tertangkap dan ketahuan menyimpan uangnya sebanyak $ 19.300..
wowwww...itu setara 220 juta rupiah gan..!!


6. Rusia

di Moskow, beberapa shelter dan rumah sakit adalah tempat bagi para pengemis. pengemis2 disana biasanya merupakan orang2 yang kehilangan pekerjaannya ataupun imigran gelap.
lebih dari setengahnya merupakan orang2 yang berusia dibawah 45 tahun.
rata2 pengemis disana mndapat 200-300 rubles per jam. berarti dalam sehari mereka dapat mengumpulkan uang sebanyak Rp. 880 ribu (kalo jam kerjanya cm 1o jam lho). bahkan pendapatan mereka perbulannya dapat mencapai 80.000 rubles,atau setara 23 juta rupiah..!!


7. Moroko

seorang pengemis wanita berusia 63 tahun mempunyai rekening tabungan di bank dengan jumlah 320.000 dirham, atau setara dengan Rp. 332 juta!! dia jg mempunyai perhiasan dan rumah yang bagus. wowww!!!
menurut sebuah penlitian, 62,4% pengemis disana adalah pengemis2 profesional. mereka dapat mengumpulkan rata2 200 dirham atau setara Rp. 200 ribu dalam sehari. itupun belum termasuk saat moment2 tertentu, yang biasanya bisa dapat lebih banyak lagi.dalam sebulan rata2 mereka mendapat 6000 dirham (Rp. 6 juta-an).

8. INDONESIA

wah..ternyata pemasukan pengemis indonesia cukup tinggi jg loh gan..seperti yg ane udah sebutin diatas..
Cak To, pengemis asal surabaya, punya 2 sepeda motor, sebuah mobil CR-V, dan empat rumah. semua itu didapatkannya dari hasil mengemis!!(bos pengemis maksudnya..)
ya memang bkn dia sendiri yg meminta-minta. penghasilan yang ia dapat Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta hingga Rp 9 juta per bulan.
waduh2..enak jg ya..ngga kerja bisa dpt uang bejibuuuunnn...




READMORE... -
Jumat, 18 November 2011 | By: RifkiArya

Membaca Karakter Seseorang Lewat Huruf Nama Depannya




Seseorang sering berkata, “apalah arti sebuah nama? Tidak terlalu penting itu, yang penting pribadi atau perilakunya”. Bisa jadi benar ungkapan tersebut, tapi apakah seseorang mau mempunyai nama yang konotasi (arti/makna) nya jelek? Tentu tidak sama sekali. Secara naluri setiap orang tua saat memberi nama pada sang buah hatinya, berharap kelak di kemudian hari sang anak akan tumbuh seperti harapan mereka yang tercermin dari nama yang diberikan. Seperti contoh nama “bagus” atau “indah”, sang pemberi nama berharap, pribadi pemilik nama tersebut akan tumbuh menjadi manusia yang berakhlak mulia, indah perilaku dan budi pekertinya, juga tidak menutup kemungkinan pemilik nama tersebut akan mempunyai paras wajah tampan/ayu dan menawan bagi lawan jenisnya. Bahkan dalam tradisi (budaya) suku/ras tertentu, saat pemberian nama bagi sang bayi disertai pula dengan upacara-upacara adat/ritual tertentu agar benar-benar membawa keberuntungan kelak.

Nama memang mengandung ungkapan/makna tertentu, begitu juga dengan huruf atau abjad nama terdepan seseorang. Karakter atau sifat alami dari abjad/huruf nama depan seseorang dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok :

Abjad “A”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- memiliki pendirian yang kuat, sulit untuk dipengaruhi orang lain dan cenderung keras kepala.

- dapat bersifat adil tetapi kadang-kadang bisa bersifat sangat egois, jika tidak sesuai dengan keinginannya.

- kurang memiliki kemampuan adaptasi yang baik jika memasuki lingkungan (nuansa) yang baru.

- ingin selalu diperhatikan dan menjadi pusat perhatian.

- memiliki kasih sayang yang cukup tetapi kurang romantis dalam hal asmara.

- sulit mengambil keputusan dalam waktu cepat karena memiliki pertimbangan/analisa yang panjang.

- terlalu cepat menyerah jika dihadapkan dengan permasalahan yang sangat rumit.


- energik, ceria dan senang bercanda.


Abjad “C, E, F, G”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- suka menyenangkan orang lain

- senang tampil modif dan kadang-kadang atraktif.

- energik, ceria dan mudah berteman

- bisa menerima pendapat orang lain, meski bertentangan dengan keinginannya.

- senang memotivasi orang lain untuk maju

- kasih sayangnya kurang dan meski orangnya cukup romantis.

- manja dan suka merajuk.

- rela berkorban demi nama baiknya.

Abjad “B, D, O, Q”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- pribadinya tertutup dan senang mendominasi.

- tidak mudah menyerah jika dihadapkan dengan situasi yang sulit.

- sangat perhatian dengan keluarga dan pasangannya.

- hemat dalam pengeluaran dan kadang-kadang pelit karena pertimbangan dan alasan tertentu.

- daya tahan tubuhnya kuat meski sering sakit.

- memiliki potensi lebih di bidang olah raga.

- senang menganalisa, serius dan cukup humoris.

Abjad “I, J, L, T”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- cukup terbuka dengan segala keadaan.

- kurang mandiri dalam hal ekonomi.

- senang berteman dengan siapa pun dan bisa menempatkan dirinya.

- mudah sakit dan daya tahan tubuhnya lemah.

- kurang kuat pendiriannya dan mudah dipengaruhi orang lain.

- selalu senang dengan hal-hal baru

- pemalu

- cepat menganalisa tapi kadang lambat jika harus mengambil keputusan.

- sangat perhatian dengan pasangannya, cukup romantis tetapi kadang menjemukan.

- pandai mengambil hati orang lain.


Abjad “P, R”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- sering ceroboh dan kurang berhati-hati.

- pribadinya ramah, senang bergaul dan sedikit tertutup.

- senang dengan keindahan.

- kurang rapi dalam penampilan.

- memiliki daya tahan yang cukup dalam hal-hal yang membutuh ketelitian.

- tidak senang menjadi pusat perhatian dan senang mengalah.

- suka bercanda dan sedikit pemarah.

- gemar membantu orang lain.

- cukup mandiri dalam hal ekonomi

Abjad “H, K, M, N”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- pendiriannya keras, kuat, tetapi perasaannya lembut hingga mudah menangis.

- memiliki analisa yang mendalam tentang sesuatu

- senang memendam perasaan dan sulit untuk mengungkapkan

- bersifat bijak, adil dan suka mengayomi.

- selalu menjadi pusat perhatian karena tutur katanya.

- teliti dalam mengambil keputusan tetapi kadang tergesa-gesa dan ceroboh.

- rela berbagi dengan orang lain.

- mempunyai potensi lebih dalam bidang agama.

Abjad “U, V, W”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- selalu terbuka dan dapat menerima pendapat orang lain.

- senang bergaul dengan siapa pun

- boros dalam pengeluaran dan kurang menyukai hal-hal yang terkait dengan ketelitian.

- suka dipuji dan disanjung.

- pendiriannya cukup kuat dan penuh dedikasi mengemban tugas

- punya potensi lebih dalam bidang ekonomi.

- suka menyenangkan pasangannya dan tidak begitu romantis dalam hal asmara.

- jarang marah dan suka memendam emosinya.

Abjad “S, X, Y, Z”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :
- pribadinya unik, suka memberi kejutan.

- memiliki potensi lebih dalam bidang seni.

- pandai menutupi perasaannya di depan publik

- boros dalam pengeluaran.

- senang mengeksplorasi hal-hal baru

- senang akan tantangan .

- ceroboh dan kurang hati-hati

- serius dan kurang suka bercanda

- alur pikirannya sering meloncat-loncat dan tidak terstruktur hingga sulit dipahami orang lain.

READMORE... -
Kamis, 17 November 2011 | By: RifkiArya

Renungan Buat Seorang Sahabat, “Cobalah Belajar Buat Mengerti”


Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan sudah menyala kuning. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya… Jack terus melaju.. Priit! seorang polisi memintanya berhenti.. ia melihat siapa polisi itu.. yaitu Bob, temannya semasa SMA dulu… legalah Jack.

Cobalah untuk mengerti orang lain, banyangkan kita ada diposisi dia
“Hey Bob….. Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru2. Istri saya sedang menunggu di rumah, hari ini Ia ulang tahun.. dan anak2 sudah menyiapkan segala sesuatunya.
Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.” “Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.” Dengan ketus Jack menyerahkan SIM lalu menutup kaca jendelanya. Bob terlihat menulis surat tilang dan setelah agak lama, Bob kembali  dan mengetuk kaca jendela. Jack memandangi wajah Bob dengan penuh kecewa.
Dibukanya kaca jendela itu sedikit.. cukup untuk memasukkan surat tilang  dan Bob kembali ke posnya..
Jack mengambil surat tilang, tapi, ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota..
Nota apa ini? Buru2 Jack membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bob..
“Halo Jack, Tahukah kamu Jack, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, Ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah, pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan, begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi..
Sedangkan anak kami satu2nya sudah tiada.. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk..
Doakan agar permohonan kami terkabulkan..
Berhati-hatilah.. dari Bob”
Jack terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bob, tapi Bob sudah meninggalkan posnya..
Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak tentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan.
Kesimpulannya, Tidak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain.. Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita.. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati



READMORE... -
Kamis, 10 November 2011 | By: RifkiArya

Ayam Atau Bebek ?







Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan: “Kuek! Kuek!”
“Dengar,” kata si istri, “Itu pasti suara ayam.”
“Bukan, bukan. Itu suara bebek,” kata si suami.
“Nggak, aku yakin itu ayam,” si istri bersikeras.
“Mustahil. Suara ayam itu ‘kukuruyuuuk! ‘, bebek itu ‘kuek! kuek!’ Itu bebek, Sayang,” kata si suami dgn disertai gejala-gejala awal kejengkelan.
“Kuek! Kuek!” terdengar lagi.
“Nah, tuh! Itu suara bebek,” kata si suami.
“Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul,” tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.
“Dengar ya! Itu a? da? lah? be? bek, B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?” si suami berkata dengan gusar.
“Tapi itu ayam,” masih saja si istri bersikeras.
“Itu jelas-jelas bue? bek, kamu? kamu?.”
Terdengar lagi suara, “Kuek! Kuek!” sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.
Si istri sudah hampir menangis, “Tapi itu ayam?.”
Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya, ingat kenapa dia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra, “Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok.”
“Terima kasih, Sayang,” kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.
“Kuek! Ku ek!” terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.
Moral cerita :
Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah: siapa sih yang peduli itu ayam atau bebek?
Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu.
Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele?
Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal “ayam atau bebek”?
Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan ingat apa yang menjadi prioritas kita. Banyak hal jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa kita benar, namun belakangan ternyata kita salah? Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek !







READMORE... -
Selasa, 08 November 2011 | By: RifkiArya

Inilah Rahasia Sukses Orang Jepang .












Bukan menjadi rahasia lagi bahwa Jepang selalu menjadi icon untuk keberhasilan dalam pekerjaan. Kehidupan yang maju didukung dengan kemajuan teknologi juga tentunya menjadikan bangsa tersebut semakin berhasil.

Nah, apakah yang menjadi rahasia dalam mencapai kesuksesan itu? Banyak tradisi jepang yang bisa kita contoh untuk menuju sukses itu.


1. Kerja Keras

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.



2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.



3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.



4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.



5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.



6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini



7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.



8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.







READMORE... -