Tampilkan postingan dengan label Artikel Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Motivasi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 08 November 2012 | By: RifkiArya

Wasiat Sukses dari Joe Girard






 Hari ini, kita akan belajar dari seorang tokoh penjualan nomor satu di dunia, yaitu Joe Girard. Beliau adalah salesman terhebat didunia. Bagi banyak orang, menjual satu mobil sehari saja sudah cukup sulit. Tetapi Joe Girard, pada masa kejayaannya, konon mampu menjual 6 mobil sehari … Bayangkan, 6 mobil sehari …

Tidak berlama-lama lagi, mari kita lihat 13 Aturan Sukses dari Joe Girard, salesman terhebat di dunia …



1. Simpanlah masalah Anda untuk diri Anda sendiri dan buatlah orang-orang percaya bahwa Anda memiliki waktu yang indah.


2. Aturlah Hidup Anda, simpanlah janji-janji Anda dalam sebuah buku janji, sehingga Anda tidak perlu menggunakan kata-kata yang menyakitkan seperti: “SAYA LUPA.” Pada akhir setiap hari, tuliskan apa yang Anda telah lakukan dan rencanakanlah kerja Anda untuk hari berikutnya. Jika Anda tahu kemana Anda pergi, maka Anda akan tiba di sana.


3. Bekerjalah ketika Anda bekerja, jangan mengambil jam makan siang yang lama atau bermain golf ketika Anda harus bekerja. Makan dengan orang yang dapat membantu Anda mencapai tujuanmu, bukan dengan rekan kerja.


4. Berpakaianlah semestinya; Apa jenis orang yang Anda hadapi. Jika Anda menjual kepada pekerja kerah biru, janganlah memakai jas seharga Rp. 5 juta, sepatu mahal, perhiasan atau jam tangan. Pakailah ketika Anda sedang sendiri, bukan ketika Anda bekerja - pakaian dapat membuat orang lain menjauh.


5. Amati Tidak-Tidak dari Girard; Tidak merokok atau mengunyah tembakau atau permen karet, tidak ada cologne, tidak ada lelucon senonoh atau kotor, dan para pria tidak memakai anting-anting ketika sedang bekerja. Matikan ponsel - mereka menjengkelkan. Pembunuh terbesar dari semuanya adalah TIDAK TEPAT WAKTU.


6. DENGARKAN! Orang bisa mengetahui jika Anda tidak mendengarkan. Semakin lama Anda mendengarkan, semakin banyak orang akan merasa terikat dengan Anda. Semakin Anda mendengarkan, semakin besar kemungkinan pelanggan akan melakukan bisnis dengan Anda. Mendengarkan menunjukkan bahwa Anda peduli. ”Mulut seharusnya hanya digunakan untuk makan - tutup mulut besarmu!”


7. Tersenyumlah! Senyum meningkatkan nilai nominal Anda. Jika seseorang tersenyum lebih banyak, mereka akan merasa lebih baik dan membuat pelanggan mereka merasa ingin melakukan bisnis dengan mereka.


8. Jagalah sikap positif; bergaullah dengan orang positif. Jauhilah dari para penentang atau orang cengeng yang suka mengeluh. Jika ada sesuatu yang tidak beres dalam hidup Anda, Simpanlah untuk diri sendiri - tidak ada yang mau mendengar masalah Anda.


9. Jawablah semua panggilan telepon dan email. Tidak menjawab panggilan telepon dan email adalah cara untuk kehilangan pelanggan dan teman-teman. Jawablah panggilan dan email sesegera mungkin.


10. Katakan kebenaran. Jika Anda tertangkap dalam kebohongan, bahkan hanya sekali, Anda selalu akan dianggap pembohong. Bahkan jika Anda mengatakan kebenaran untuk sisa hidup Anda, Anda tidak akan dipercaya.


11. Jangan menjual terlalu mahal. Jika Anda melakukannya, dan pelanggan membandingkan kesepakatan Anda dengan orang lain, Anda akan kehilangan dia. Ambil sedikit dan tinggalkan sedikit; Joe hanya bekerja pada keuntungan kecil, tetapi besar pada volume, rata-rata enam penjualan mobil ritel sehari. Pembicaraan beredar dari mulut ke mulut bahwa Anda tidak bisa mengalahkan harga Joe Girard.


12. Berdirilah di depan produk atau layanan Anda, bukan dibelakangnya. Hal paling penting yang perlu Anda lakukan untuk pelanggan Anda adalah melayani mereka, dan mereka akan melakukan bisnis dengan Anda lagi dan lagi.


13. Belajarlah dari penjualan setiap hari; Ketika orang memberitahu Anda mengapa mereka melakukan bisnis dengan Anda, mereka memperkuat kepercayaan mereka pada Anda. Anda belajar tentang hal-hal yang mereka sukai dan apa yang mereka tidak suka dan jika mereka menyukai Anda, mereka akan melakukan bisnis dengan Anda selamanya.



READMORE... -
Rabu, 01 Agustus 2012 | By: RifkiArya

100 Tips Manajemen Waktu



Berikut adalah 100 tips manajemen waktu


. Latihlah agar Anda bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
Semakin banyak yang dilakukan akan semakin baik pengelolaan waktu Anda.


Mulai dari mana? Mulailah dari yang Anda pahami dulu


1. Ingatlah, semua orang akan mati.

   2. Utamakan ibadah-ibadah fardlu sebelum tugas yang lain.

   3. Ingatlah bahwa waktu hanya 24 setiap hari, dan tidak bisa ditambah.

   4. Sebenarnya, kewajiban Anda lebih banyak dibandingkan waktu Anda. Putuskan waktu Anda untuk melakukan yang terbaik.

   5. Tidak selamanya “diam itu emas”. Jika bicara lebih baik, maka bicaralah. Jika bertindak lebih baik, maka bertindaklah.

   6. Nilailah waktu Anda.

   7. Perlakukan waktu sebagai sumber daya yang harus dikelola.

   8. Mengukur waktu Anda.

   9. Menilai berapa banyak waktu yang Anda miliki untuk mengelola.

  10. Negosiasikan agar lebih banyak kendali atas waktu kerja Anda.

  11. Tentukan pola kerja terbaik untuk diri sendiri.

  12. Mengendalikan tugas-tugas Anda.

  13. Memiliki kebebasan untuk menyeimbangkan tugas-tugas Anda.

  14. Bekerja dengan kecepatan yang lebih.

  15. Miliki rencana ke depan.

  16. Menyeimbangkan tuntutan pada waktu Anda.

  17. Jangan bekerja lebih dari yang Anda butuhkan.

  18. Cobalah “sambil menyelam, minum air”

  19. Gunakan waktu untuk mendapatkan hasil, bukan hanya menggugurkan kewajiban.

  20. Lakukan sesuatu yang produktif dan menyenangkan setiap hari.

  21. Bertanya: “apa yang terbaik dilakukan sekarang?”

  22. Identifikasi pemboros waktu.

  23. Memiliki tujuan hidup Anda.

  24. Efektif …

  25. … Dan kemudian efisien.

  26. Jangan terburu-buru atau terlalu banyak pekerjaan.

  27. Lakukan tugas harian secara variatif.

  28. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda pada tugas-tugas rutin.

  29. Lakukan tugas-tugas rutin dalam waktu sesingkat mungkin.

  30. Mengembangkan kebiasaan yang baik.

  31. Coba lakukan tugas rutin dengan metode yang berbeda.

  32. Memanfaatkan jalan pintas.

  33. Siapkan materi Anda di muka.

  34. Merapikan saat Anda pergi.

  35. Otomatisasi.

  36. Identifikasi penghambat kerja (bottle neck) dan menghilangkan mereka.

  37. Buat arus pekerjaan mudah.

  38. Gunakan sistem “just-in-time” untuk meminimalkan kekacauan.

  39. Selesaikan tugas-tugas yang sama sekaligus.

  40. Mengidentifikasi metode kerja tercepat dan kemudian melatih semua orang.

  41. Tahu mana pekerjaan dapat dipercepat dan yang tidak bisa.

  42. Memiliki slot waktu yang teratur untuk tugas-tugas.

  43. Menyisihkan waktu untuk tugas-tugas pemeliharaan.

  44. Jangan mengambil dokumen yang tidak perlu.

  45. Mengatur filing sistem (pengarsipan).

  46. Back up komputer Anda secara rutin.

  47. Hapus file secara teratur.

  48. Jaga agar meja Anda bersih

  49. Tangani setiap selembar kertas hanya sekali.

  50. Hilangkan junk mail dan spam.

  51. Telepon daripada menulis.

  52. Jangan apa-apa fotokopi kecuali adalah penting.

  53. Mengirim balasan pada selembar kertas yang sama.

  54. Jaga komunikasi Anda manis dan pendek.

  55. Mengelola proyek Anda dengan perkiraan waktu, biaya dan kualitas.

  56. Jalankan proyek dengan rencana waktu yang terperinci.

  57. Tambahkan pada 20% pada rencana awal proyek Anda.

  58. Memiliki daftar terperinci dari tugas-tugas proyek Anda.

  59. Buat serangkaian tenggat waktu untuk proyek-proyek Anda.

  60. Cari link yang lemah dalam proyek Anda dan memiliki rencana back-up.

  61. Streamline yang rendah dalam proyek menjadi prioritas.

  62. Tetaplah lebih depan dibandingkan dengan jadwal proyek Anda.

  63. Melacak dan memonitor kemajuan proyek Anda.

  64. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda pada pekerjaan berjalan.

  65. Memiliki visi yang jelas tentang tujuan Anda.

  66. Selaraskan tujuan Anda dengan nilai-nilai Anda.

  67. Tuliskan tujuan Anda.

  68. Rencanakan area hasil kunci Anda.

  69. Buat tujuan jangka pendek dengan metode SMART.

  70. Identifikasi pekerjaan yang Anda benci dan delegasikan.

  71. Memecah pekerjaan besar menjadi potongan kecil.

  72. Prioritaskan tugas-tugas Anda sesuai dengan kepentingannya.

  73. Bila Anda kewalahan, tulis to-do list dan prioritaskan.

  74. Rencanakan hanya menggunakan 60% dari hari Anda, meninggalkan sisanya untuk apa yang muncul tiba-tiba (yang tidak direncanakan).

  75. Masukkan  pekerjaan besar dalam buku harian Anda terlebih dahulu, kemudian yang kecil.

  76. Rayakan mencapai tujuan Anda.

  77. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda untuk melakukan tugas yang tidak rutin.

  78. Luangkan waktu untuk duduk dan berpikir.

  79. Jagalah kesehatan Anda.

  80. Luangkan waktu untuk menikmati dan menghargai.

  81. Gunakan energi saat ini.

  82. Kadang-kadang hanya melakukan apa yang ingin Anda lakukan.

  83. Ambil istirahat setidaknya setiap 90 menit.

  84. Review secara harian atau mingguan.

  85. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda dengan orang lain.

  86. Selalu muncul untuk rapat tepat waktu.

  87. Jadilah sopan dan cepat dengan orang lain.

  88. Hanya mengadakan pertemuan yang memiliki tujuan yang jelas.

  89. Biarkan orang tahu kapan Anda tidak bebas (sibuk).

  90. Meminimalkan interupsi yang tidak perlu.

  91. Belajar mengatakan Tidak untuk pekerjaan yang bukan milikmu.

  92. Kontrol telepon Anda.

  93. Saring semua panggilan masuk.

  94. Rancangan kebijakan waktu dalam tim.

  95. Simpanlah jam di dinding.

  96. Latihlah konsentrasi Anda.

  97. Latihlah keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan Anda sehari-hari.

  98. Memahami kebribadian Anda terkait waktu.

  99. Periksa apakah Anda memiliki kecenderungan untuk kerja lembur? Perbaiki, itu tanda tidak baik.

 100. Syukuri dan nikmati waktu Anda.


 1. lakukan apa yang bisa anda lakukan hari ini, jangan tunggu besok.
2. buat skala prioritas dari segala tugas dan permasalahan yang anda hadapi.
3. buat jadwal kegiatan besok dan riview pada malam harinya..

3 hal ini terkesan mudah..
tapi sampe hari ini masih terus belajar buat ini jadi kebiasaan.
sukses buat generasi muda


READMORE... -
Sabtu, 16 Juni 2012 | By: RifkiArya

Kutipan : "Sepatu Dahlan Iskan"





SEDIKIT YANG BISA DISADUR DARI BUKU : SEPATU DAHLAN ISKAN......

1 Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS

2 Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR

3 Jika setiap do’a kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR

4 Seorang yang dekat dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada air mata

5 Seorang yang TAAT pada TUHAN, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN

6 Seorang yang TEKUN berdo’a, bukan berarti tidak ada masa masa SULIT

7 Biarlah TUHAN yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena TUHAN TAU yang tepat untuk memberikan yang TERBAIK

8 Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN

9 Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN

10 Ketika hatimu terluka sangat dalam……, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN

11 Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN

12 Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN

13 Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAH – HATIAN

Tetap semangat….

Tetap sabar….


terima kasih pak dahlan :)

READMORE... -
Selasa, 05 Juni 2012 | By: RifkiArya

Adakah Yang sempurna ?



Memang tidak ada manusia yang sempurna. Tetapi, bisakah ini dijadikan acuan dalam tindakan-tindakan kita untuk meraih suatu keberhasilan? Kita tentu setuju bahwa hakikat kemanusiaan adalah ketidaksempurnaan. Tetapi, benarkah tuntutan, perintah, atau ajakan untuk menjadi sempurna sama sekali tidak realistis?

Demikian juga dengan belajar menulis dan berbicara di depan umum. Bisa-bisa saya tidak serius dalam belajar karena tidak menjadikan kesempurnaan (nilai seratus) sebagai goal-nya. Saya yakin orang-orang luar biasa seperti penemu telepon, penemu lampu pijar, penemu mobil, pembangun Microsoft, dan lain sebagainya harus demikian berusahanya melakukan eksperimen demi mencapai goal-nya, yaitu kesempurnaan hasil temuannya.

Kesempurnaan tidak perlu dijadikan beban. Apalagi merasa dikejar-kejar oleh tuntutan yang memang memberatkan itu. Bagaimana tidak berat, keahlian dan keberhasilan apa sih, yang tidak didahului oleh trial and error, coba-salah-coba lagi? Masih ada “lain kali” dan “yang akan datang” untuk memperbaikinya. Tidak perlu stres memikirkannya.

Bagi seseorang yang telah memiliki keahlian, jika orang ini terobsesi oleh kesempurnaan ia akan menjadi seorang pengkritik yang sinis, penilai yang “keji”, dan penghantam kesalahan orang lain karena tidak mencapai standar yang ia bayangkan. Secara psikologis, sebenarnya ini sangat menyiksa yang bersangkutan. Sangat merasa tidak nyaman karena harus marah dengan orang lain yang dianggapnya tidak sesuai standar. Juga merasa jengkel dan bosan dengan dirinya sendiri yang terbebani dengan tuntutan kesempurnaan.

Jika kesempurnaan sebagai motivasi maka ketidaksempurnaan sebagai investasi. Sebagai pendekatan hidup, panggilan kepada kesempurnaan cukuplah sebagai sumber motivasi untuk belajar serius demi meraih yang lebih baik dan lebih baik lagi. Meski kita tahu, sangat mustahil meraih kesempurnaan 100 persen.

Seperti yang terlukiskan dalam sebuah cerita bijak di bawah ini, bacalah, resapi dan renungilah:

*****

Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang laki-laki kaya. Dia merasa sudah waktunya untuk mencari pasangan hidupnya. Lalu dia bergegas mencari di desanya, tapi tidak ada hasil. Dengan tekad membara dia mencari ke desa-desa lain.

Sampai di suatu desa dia menemukan gadis berparas cantik, pokoknya tanpa make up juga gadis itu sudah cantik bagaikan model. Tapi sayangnya laki-laki ini tidak bisa menikahi gadis tersebut, karena dia bisu. Gadis itu tak sempurna menurut dirinya.

Setelah berminggu-minggu mencari yang sempurna untuk dirinya, akhirnya dia menemukan lagi seorang gadis cantik. Malahan lebih cantik dari gadis sebelumnya. Dan tentunya tidak bisu. Tetapi sayangnya dia tidak bisa menikahi gadis itu, karena dia tidak bisa memasak. Padahal laki-laki kaya itu sangat menginginkan istri yang bisa memasak. Gadis itu tak sempurna menurut dirinya.

Tanpa lelah, dia terus mencari ke desa-desa. Lalu di siang hari, dia ketemu dengan seorang gadis cantik, bisa bicara dengan berbagai bahasa, bisa memasak seperti koki restoran hotel bintang 5, Dan dia juga kaya. Dia menjadi kembang desa. Dia sempurna.

Tapi sayangnya, laki-laki itu tidak bisa menikahinya. Karena gadis tersebut mencari...
yang sempurna.


Melakukan kesalahan adalah wajar. Yang keterlaluan adalah melakukan kesalahan yang sama pada situasi yang mirip. Ini berarti ia tidak menginvestasikan kesalahannya sebagai pembelajaran, tetapi hanya membuang dan melupakannya. Sehingga, tak heran kesalahan yang sama pada situasi yang sama terulang kembali.

Kesempurnaan adalah tujuan dan ketidaksempurnaan adalah realitas. Usaha-usaha yang tidak memiliki tujuan menuju sempurna adalah semu. Dan, tidak mengakui ketidaksempurnaan sebagai realitas berarti menyalahi kodrat, yang memang dunia ini adalah ketidaksempurnaan, ketidakpastian, ketidakmapanan, penuh perubahan, dan persaingan. Maka, kita dituntut belajar untuk itu.

"Hidup ini kaya dimensi. Mengambil yang satu dan meremehkan yang lain kiranya bukan cara yang bijaksana. Keseimbangan di antaranya dan tahu pemanfaatan masing-masing adalah kunci keefektivan dan kenyamanan kita dalam menjalani hidup."



READMORE... -

Kalau bisa maju, Kenapa Mundur ?



Semua orang sukses, pasti pernah melalui rintangan dan halangan. Bagi sebagian orang, ada yang menganggap kalau rintangan itu adalah sebuah tantangan yang harus dihadapi, namun tidak jarang juga ada yang berhenti saat ia mendapati sebuah rintangan di tengah jalan yang ia lalui. Ia menyerah begitu saja, tanpa sedikitpun mencoba mencari jalan keluar.

Lain halnya dengan orang yang memiliki harapan. Ia akan mencoba mencari peluang-peluang yang ada saat ia terbentur dengan sebuah rintangan. Baginya, tujuan akhir itu ada dibalik rintangan tersebut.

Ketika Colombus menyeberangi lautan Atlantik yang sukar dan penuh dengan tantangan yang membahayakan, tidak tahu kemana arah ia berlayar. “Hari ini kami berlayar pada lintasan WSW”, tulisnya pada buku hariannya.


Pada saat itu, Columbus pasti dipenuhi dengan harapan dan keyakinan bahwa dia diarahkan secara benar agar tepat pada tujuan yang ingin dicapai.

Pada saat itu, tentu ia juga mempunyai keraguan dan keputusasaan, bahwa ia tidak akan sampai pada tujuan, ia bisa saja tidak hentinya terombang-ambing di tengah lautan yang menggelora, mungkin ia juga bisa kehilangan dunia ini selama-lamanya. Hal-hal lain bisa juga mungkin terjadi lebih buruk, misalnya kapalnya rusak dan tenggelam, para awak kapal yang mulai panik dan memberontak, Apakah Colombus juga kadang-kadang kehilangan harapan dan keyakinannya? Tentu saja ia pernah mengalaminya.

Namun pada saat-saat putus asa, frustasi, gelisah, dan dalam tengah krisis itu Columbus membangkitkan keberaniannya, Ia tahu ia harus berada pada posisi yang tepat dan maju terus. Mengapa ia menjadi berani? Karena ia memiliki integritas dari dalam diri dia (Komitmen). Apakah Anda memiliki integritas diri ketika Anda ada dalam keadaan-keadaan sulit? Punyakah Anda rasa harga diri selama menghadapi tantangan hidup? Apakah Anda membangkitkan kepercayaan dan keberanian Anda disaat kehilangan harapan, kegagalan, waktu panik, saat-saat krisis, ketika Anda tenggelam dalam lautan frustasi? Ketika Anda merasa sudah tidak berdaya lagi? Ketika Anda ingin memberontak kepada diri sendiri? Kebesaran diri terbentuk ketika Anda mencoba untuk menjadi besar.

Kapan itu? Pada saat-saat krisis, pada saat ragu-ragu, susah, putus harapan, maukah Anda menuliskan kata-kata Columbus pada selembar kertas : “Hari ini kami berlayar terus”, kemudian simak dan hayati dalam kehidupan Anda sehari-hari, ini merupakan tanggung jawab moral yang harus Anda buat juga.

Coba kalian lihat dan pelajari gambar-gambar dibawah ini, semoga bisa memotivasi diri anda


When someone tells you that you can't do something...

Look around...

Consider all options...

Then GO for it!

Use all the things God gave you!

Be creative!

In the end, you will succeed and prove them wrong!

"When there is a will, there is a way"


"Sebagian besar orang akan selalu melihat rintangan-rintangan yang kelihatan di jalan mereka. Namun orang-orang yang benar-benar berhasil akan melihat tujuan-tujuannya, sasaran-sasarannya, bukan alasannya, harapan yang terletak melampaui rintangan-rintangan itu."


Mereka yang terus berjalan melewati masalah-masalah berdiam di tanah keberhasilan. Mereka yang tidak, hilang terlupakan.


Jadi jika Sobat Penghuni 60 tengah mengalami masa-masa sulit dan krisis, Selamat, karena Anda sudah dipilih untuk menjadi orang sukses berikutnya, jika Anda berhasil melewati semua krisis dan tantangan, maka Anda akan keluar sebagai Pemenang !




READMORE... -
Sabtu, 19 Mei 2012 | By: RifkiArya

Fakta kepalsuan "pacaran"



























Simak dan coba pahami betul-betul, terimakasih atas waktunya!
1.      Sifat Asli Takkan Ditemui           
Boleh jadi kamu beralasan pacaran untuk mengenal sifat atau karakter pasangan itu sendiri.Tahukah kamu? Sifat asli akan muncul saat seseorang dalam keadaan panik, kesal, marah,  dalam sedang menghadapi masalah, dan dalam keadaan pikiran kacau. Jika dalam kondisi apapun itu meski buruk suasana hati tentu tidak akan melampiaskan kemarahan atau kekesalan kepada kita tanpa alasan yang jelas. Sedang kebanyakan orang saat suasana hati buruk pacarlah yang jadi sasarannya dianggap orang yang mengerti sekalipun bersikap atau memperlakukan buruk terhadapnya, picik sekali memang alasan ini. Janganlah tertipu saat seseorang dalam kondisi suasana hati baik bisa memperlakukan kita dengan baik saat kondisi suasana hatinya buruk juga. Sebab, antara suasana hati baik dan buruk dipengaruhi oleh sifat bawaan yang terbentuk menjadi nilai sikap hidup dalam memandang dan menghadapi masalah yang ditemui. Dalam kondisi suasana hati baik seseorang bisa melakukan manupulasi diri alias bersikap pura-pura dalam menyenangkan hati pacarnya, sedang dalam kondisi suasana hati buruk sulitlah untuk bersikap pura-pura sebab keadaan dirinya sedang bermasalah sehingga harus menghadapi tekanan, menenangkan pikiran yang mengganggu, dalam menentukan sikap hidup yang jadi acuannya. Padahal konflik-konflik itu selalu ada dalam menjalani hubungan, sekalipun sudah menikah malah bisa jadi godaan dan tantangan dalam mempertahankan hubungan lebih besar yang akan dihadapi sebab ada Masa Rawan 1, Masa Rawan 2, dan Masa Rawan 3 yang harus dilewati.
          Sebagai gambaran jelasnya seperti yang diungkap oleh Rohmadi Rusdi dalam bukunya berjudul Manipulasi Hidup: Tragedi Harta, Tahta, dan Wanita (1995:70-72):
         
Masa Rawan 1            
Terjadi pada tahun pertama perkawinan. Pada masa ini masing-masing pihak masih dalam proses penyesuaian diri. Dua pribadi yang berangkat dari latar belakang berbeda bertemu untuk menegakkan sebuah harapan yang lebih kerap berupa impian dan khayalan. Betapa dahulu sebelum memasuki gerbang perkawinan, harapan-harapan senantiasa melambung, memadu kasih sepanjang waktu untuk mewujudkan keluarga bahagia sejahtera bersama kekasih yang selama ini dipuja siang dan malam. Kekasih yang mempunyai kebaikan semata tanpa terlihat memiliki kejelekan.
          Akan tetapi, setelah saling memiliki, setelah bulan madu usai, pesona yang dahulu terpancar, lambat laun kian meredup atau bahkan pudar sama sekali. Kekasih yang dulu tampak tidak mempunyai cacat secuil pun sedikit demi sedikit tersibak dan kemudian terlihatlah wajah aslinya. Lantas, menghadapi kenyataan yang dianggapnya tak seindah tujuan semula, kalau terus menerus terbuai pada angan-angan, maka timbullah penyesalan. Merasa dirinya salah pilih, merasa ditipu dan dijebak. Jika masing-masing pelaku tidak dapat mengendalikan emosinya, kiranya dapat ditebak apa yang akan menimpa rumah tangga mereka.
         
Masa Rawan 2            
Terjadi pada tahun ketujuh perkawinan. La Rose menamakannya sebagai the seven year itch, atau kegelisahan pada tahun ketujuh. Pada masa ini suami-isteri tiba-tiba merindukan sesuatu yang lain dan baru. Keduanya menginginkan garah baru. Masa rawan 2kedua ini akan sangat berpengaruh pada pasangan-pasangan yang hidupnya monoton, rutin tanpa variasi yang berarti. Gairah cinta mereka seolah-olah padam dan merasa pasangannya tidak mencintainya lagi. Hubungan suami isteri jadi hambar dan membosankan. Jika mereka tidak tahan terhadap krisis ini, rumah tangga akan berakhir sampai disitu. Terlebih kalau ada orang ketiga (the other woman/man) yang masuk dalam kemelut ini, dapat dipastikan suasana menjadi kian seru. Untuk menghindari hal itu, masing-masing pihak perlu menciptakan stimulan-stimulan baru, warna baru, tanpa harus keluar rel yang benar.
         
Masa Rawan 3            
Terjadi pada tahun kelima belas sampai kedua puluh tahun perkawinan. Kerawanan dalam amasa ini hampir sama dengan masa rawan 2, yakni kejenuhan. Kedua pasangan merasa sudah saling mengenal luar dan dalam dengan baik sehingga tak ada misteri yang pelu diungkap. Dan karena itu pula sudah merasa tidak tertantang untuk bertualang mencari sesuatu yang terpendam dalam pribadi pasangannya. Semuanya seakan sudah terbuka dan terlihat, membosankan dan tidak menantang. Akibatnya, bisa seperti yang diatas apabila tidak dicermati secara dini.
          Akhirnya, bagaimanapun kita harus menyadari fitrah kita sebagai manusia yang tidak lepas dari salah dan kekurangan. Juga pada fitrah kita yang diberi kewajiban untuk melestarikan keturunannya, sebuah kewajiban yang tidak sekedar dijalankan dengan sekehendak hati, tetapi harus memakai cara-cara yang sudah ditentukan oleh agama.
          Sudah jelaslah, kematangan diri dalam menjalani hubungan itu sangatlah penting sebagai pondasi. Pacaran hanyalah ajang coba-coba dan tidak ada keseriusan kebanyakan dilapangan sebagai status, seakan-akan permainan setan. Paling yang dicari dalam pacaran, hanya mengeksplor hal-hal yang berhubungan dengan kemesraan yang seringkali tidak disadari atau malah masa bodoh terhadap resiko yang ditimbulkannya. Sama saja memberi peluang terhadap setan untuk mempermudah tugasnya mengelincir orang yang mencintai dunia (tahta, harta, dan wanita) dibanding mencintai Penciptanya. Semakin lupa pada tujuan hidupnya dialihkan oleh angan-angan yang semu.

2.      Janji Tak bisa Dipegang          
Yup, janji tak bisa dipegang artinya tak dapat dipercaya sebab ada unsur-unsur  bersikap tidak jujur apa itu terhadap dirinya sendiri ataukah terhadap pacarnya. Kalau kita amati orang yang berpacaran seakan-akan bahagia terus sebab yang dilihat itu saat-saat senang dalam kebersamaan dilihat secara objektif. Tahukah kamu? Saat sedang mereka bersama tanpa sepengetahuan kita bakalan ditemui godaan yaitu perselisihan pendapat, godaan pertahanan kesetiaan, penyesuaian diri dalam menyatukan pikiran hati untuk berjalan bersama, datangnya pihak orang ketiga. Nah, jadi bukan hanya jalan bersama-sama jika berpergian kemana-mana lebih jauh kita harus tau mampukah berjalan bersama tersebut dijalankan saat ditimpa masalah dalam hubungannya? Malah itulah yang harus kita amati, sebab jika seseorang dalam keadaan terhimpit akan menampilkan sifat aslinya sayang atau pura-pura sayang, apa janjinya ditepati atau diingkari. Keadaan yang berubah jika jiwanya labil niscaya mengikuti perubahan tersebut tanpa alasan yang jelas. Secepat kilat, goyah terhembus angin, istilahnya tak punya pendirian tetap meragukan kemampuan diri sendiri dan meragukan rasa sayang kekasihnya.
          Hakikatnya, jiwa yang masih labil antara pikiran dan perasaan masih cenderung berubah-ubah belum menentu, sebab dominan meragukan belum ada pegangan untuk mempertanggungjawabkan. Jadi, bagaimana mungkin bisa dipegang setiap apa yang dijanjikan sedang dirinya sendiri belum bisa memastikan bisakah mewujudkannya, padahal setiap manusia hanya bisa merencanakan tak diberi kemampuan untuk menentukan terjadi sesuatu hal dalam hidupnya, segala sesuatu diatur oleh kehendak Ilahi Robbi. Tentu kita harus berwaspada, jangan tertipu daya oleh rayuan, manis kata, sebab hal itu bagian dari strategi setan untuk menjerumuskan ke kenikmatan sesaat. “Kasih tak akan tinggalkan, tapi nyatanya meninggalkan tanpa kabar. 

3.      Pacaran itu bukan Ikatan tapi Status            
Banyak orang yang mungkir dari kenyataan ini, tapi dengan artikel satu ini semua itu tidak artinya sebab akan diulas sedetail mungkin agar kita kembali pada Islam yang sebenarnya. Pacaran itu bukan Ikatan tapi Status, ya status makanya dikenal dengan istilah “jadian” selain itu tidak ada 2 saksi tidak ijab qobul, sehingga yang tahu hanya mereka berdua bersifat sembunyi-sembunyi jauh dari ridho Allah dan jauh ridho Orangtua (sayangnya orangtua sekarang terlalu mengikuti zaman sehingga melegalkan anaknya pacaran jika ada resiko pada anaknya barulah kesadaran itu ada, nyaris bukan).
          Berbeda sekali dengan Menikah itu ikatan sah menurut 2 hukum antaranya: Hukum Negara dan Hukum Islam, sehingga pertanggungjawaban semakin jelas jika disalahsatunya melanggar kewajiban suami atau kewajiban istri pasti akan dikenai oleh hukuman yang tercantum Undang-Undang Perkawinan. Sekarang begini, jika ada seorang cewek yang hamil saat masih pacaran lalu meminta pertanggungjawaban apa itu wajar? Jawabnya: tidak wajar, sebab cewek tersebut melakukannya suka dengan suka tidak ada keterpaksaan, lalu harus bagaimana kalau sekiranya? Cowoknya mau bertanggungjawab sih tidak jadi masalah, tapi sesuai analisa pengamatan penulis banyaknya yang mungkir untuk bertanggungjawab atas perilakunya disarankan menikah dulu barulah berproduksi bayi sebanyak-banyaknya mau bikin klub tim sepakbola boleh (11 0rang), atau mau bikin kampung sendiri dengan sekitar 30 bayi (tapi sangatlah aneh khayalannya hik).
          Dari sejak dulu, Islam tidak pernah mengenal istilah Pacaran, malah Islam sendiri memandang Pacaran sebagai azas pemanfaatan atau azas kesenangan sekedar iseng (mengisi waktu kosong)  itulah dalihnya. Maka kesimpulannya, Pacaran diharamkan tanpa ada kompromi-kompromi yang biasanya menolak vonis pacaran haram. Jika melakukan pacaran masih dilakukan itu resikonya harus diambil penuh antaranya: dosa melanggar kewajiban menjaga diri, dosa melanggar tidak menahan hawa nafsu birahi, harus bertanggungjawab atas kebodohan yang dilakukan sendiri, harus ikhlas jika dikhianati dilecehkan martabatnya, harus ikhlas dikekang sehingga keterbatasan beraktifitas, harus ikhlas kehilangan arah tujuan, dan masih banyak lagi (yang mengalami adalah kamu sendiri sedang oranglain hanya mengingatkan selebihnya berpikirlah sebelum apa yang tidak dinginkan terjadi).  


4.      Membuang waktu sia-sia
          Banyak waktu yang tersisihkan untuk berdua-duaan padahal banyak tugas di sekolah atau dikantor menjadi korban, seringkali terjadi Sholat Fardhu pun ditinggalkan semata-mata untuk berkencan (alias tidak tau waktu) biasanya sebelum Magrib sudah kelayaban kemana-mana bukan gadis biasa saja gadis berjilbab pun sekarang sama tidak mengerti arti sebenarnya apa itu pacaran. Pacaran tidak semata-mata diharamkan begitu saja oleh Allah dalam Firmannya yang tertulis dalam AlQur’an tapi untuk dipikirkan dan dijalankan jika pacaran itu haram karena “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Isra (17) : 32) Zina yang ditafsirkan oleh kebanyakan orang itu memiliki arti yang terpenting tidak sampai melakukan hubungan seks (Zina Kemaluan), teryata jika dikaji lebih dalam oleh Tafsir Qur’an hasilnya berbeda menurut Islam, Zina itu bukan hanya Zina Kemaluan, akan tetapi banyak zina-zina lain yang ditebarkan contohnya: Zina Bibir (Mencium yang bukan muhrim yang belum sah), Zina Tangan (Meremas payudara, Memegang tangan padahal itu punya daya efek dalam menyakinkan keraguan, menenangkan, dan timbul hasrat seks), Zina Mata(Melihat payudara, melihat aurat-aurat lainnya, pemandangan yang bukan saatnya sebab hanya diperbolehkan pada suami istri tapi masih dengan ketentuan lain didalam hubungan seks secara Islam tidak bolehnya telanjang, itu artinya banyak hal yang belum diketahui), Zina Kaki (melangkah untuk berkencan padahal sudah jelas berdua-duaan sama halnya memberi peluang pada nafsu berkeliaran), Zina Hati (berangan yang tidak-tidak hal bersifat jorok atau kotor, merendahkan martabat seseorang dengan memebri janji-janji kosong, dan hal lainnya).
          Sebagaimana dalam Haditsnya yang berbunyi. “Dari Abu Hurairah dari Nabi Muhammad Saw bahwa beliau bersabda: “telah ditulis atas anak Adam nasibnya (bagiannya) dari zina, maka dia pasti menemuinya zina kedua matanya adalah memandang, zina kakinya adalah melangkah, zina hatinya adalah berharap dan berangan-angan, dibenarkan yang demikian oleh kemaluannya atau didustakan.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan An Nasa’i). Dalam riwayat lain beliau bersabda, “kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba, kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah, dan mulut berzina dan zinanya adalah mencium.” (HR. Muslim dan Abu Dawud)
          Sudahlah jelas kini, bukan hanya Zina Kemaluan saja yang bisa terjadi melainkan menyebar ke berbagai cabang zina ya disinilah alasan pelarangan pacaran itu sendiri lebih banyak mudharat (Keburukan) dibanding manfaatnya. Bukannya hanya faktor yang mendekati zina saja sudah diharamkan apalagi perbuatannya. Jadi, sudah seharusnya pacaran ditinggalkan apalagi bisa mengganggu konsentrasi belajar, konsentrasi bekerja, asik berdua-duaan hingga cita-cita yang ingin diraih terlupakan karena sibuk memikirkan pacarnya takut selingkuhlah, takut diputusinlah, banyak hal yang ditakutkan. Ya memang akan menimbulkan kegelisahan dan kecurigaan yang tak jelas itu semua ulah setan yang membawa sifat waswas terhadap hati kita dibisikannya pikiran-pikiran yang negatif, “Takutkah kalau di suatu hari nanti pacarmu meninggalkanmu? Takutkahkalau pacarmu ditaksir oleh temanmu sendiri atau orang lain, sehingga rasa waswas itu akan membebani hingga akhirnya terperosok dalam dosa-dosa inilah yang diinginkan oleh setan.”
          Pacaran itu dilegalkan oleh Islam Liberal (sebagai gaya hidup modern) dan Iblis sebagai Pencetus Utama (agar Manusia memandang baik hal-hal yang bersifat buruk sebagai tipudaya). Coba perhatikan ayat AlQur’an ini, Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlisdi antara mereka.” (QS. Al Hijr (15) : 39 – 40). Disini agar banyaknya yang terjerumus makanya Pacaran dilegalkan padahal itu semua tipudaya setan, tidak ada pacaran islami, pacaran sehat sekalipun belum bisa menjaga kehormatan diri malah kebanyakan sakit hati, berangan-angan jorok ditimbulkannya dari situ. Sekarang, hidup tanpa pacar masih digoda dengan pikiran jorok asal ya itu tadi dalam ayat diatas kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlisdi antara mereka yang bisa kita garisbawahi. Pacaran kenapa bisa legalkan? Karena citra menikah itu diperburuk oleh setan dan anggotanya agar berani berbuat maksiat sebagai jalan pintas, jika dibayangkan Menikah harus tanggungjawab kalau pacaran itu hanya sekedar status jika sewaktu-waktu bosan bisa meninggalkannya, jika ceweknya hamil bakal beralasan bukannya itu suka sama suka kenapa harus diadili jadi tanggungjawab cewek itu sendiri, sehingga setan mengajarkan untuk tidak bertanggungjawab atas apa yang diperbuat. Begitu caranya setan menipudaya jika tidak disadari semakin luputlah terhadap kebenaran sejati (kebenaran mutlak dari Allah Swt). Sebagai gambaran, Rasulullah ditanya tentang hal yang paling banyak menjerumuskan manusia ke dalam neraka, beliau bersabda: “Mulut dan Kemaluan.” (HR. Tirmidzi, ia berkata hadits ini shahih gharib)


5.      Gelisah disebabkan tidak memiliki seutuhnya           Akan timbul kegelisahan, kecurigaan yang berlebihan disebabkan karena tidak terikat oleh Hukum Negara maupun Hukum Agama, sehingga rasa tanggungjawab individu kurang diperhatikan terjadilah banyak pelewengan (untuk menghindar dari rasa tanggungjawab). Selain itu, karena tidak bisa memiliki seutuhnya dalam artian hanya jasadnya sedangkan jiwanya harus masih bebas, karena suami istri sudah memiliki hak dan kewajiban masing-masing yang harus dipenuhi. Sedang dalam pacaran seringkali yang dominan mempengaruhi itu hak saja yang diunggulkan sedang kewajiban sering diabaikan (perlakuan) hanya memperlihatkan sikap menguasai satu sama lain atau menguasai satu pihak. Siapa diantara cewek atau cowok yang menguasai itulah yang harus dituruti kemauan dan keinginannya nyaris inilah yang terjadi. Sudah berpikirkah saat ini, untuk berhenti pacaran? Sebagai tantangan, pada kesanggupan kita sendiri, penulis saja sudah sanggup sendiri hingga waktunya tiba untuk menikah setelahnya pacaran istilahnya pacaran setelah menikah untuk menjaga keharmonisan hubungan. Hakikat pacaran hanya senang-senang, tidak terbebani oleh tanggungjawab, sedang suami istri punya hak kewajiban seperti yang dikatakan tadi diatas memikul tanggungjawab atas perilaku, perlakuan, dan perbuatan sendiri ujung-ujungnya berdampak pada hubungan itu sendiri bertahankah atau putus disitu saja sebagai penentuan kondisi jiwa sikap labil (berubah-ubah) atau stabil (tetap)? 


Kesimpulan: Fakta Kepalsuan Pacaran menurut Muhammad Adam Hussein dalam artikel ini, antara lain: 1. Sifat Asli Takkan Ditemui, 2. Janji Tak bisa Dipegang, 3. Pacaran itu bukan Ikatan tapi Status, 4. Membuang waktu sia-sia, 5. Gelisah disebabkan tidak memiliki seutuhnya. Dari sinilah, kita telah mengetahui kebenarannya yang seringkali orang lain menutupinya, karena hal ini kebenaran maka harus diungkap bukannya disembunyikan. Jika berhenti pacaran atau tidaknya, itu kembali pada masing-masing individu yang bertanggungjawab, penulis hanyalah sekedar mengingatkan selebihnya gimana pembaca, sebab tiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda antara jalan yang menyimpang dari agama atau jalan yang sesuai dengan agama khususnya Islam. 
PRINSIP MUSLIM DAN MUSLIMAH SEJATI MENIKAH DULU BARU PACARAN









READMORE... -
Senin, 07 Mei 2012 | By: RifkiArya

AKTIVIS DAKWAH KAMPUS DAN ROMANTISMENYA



2 tahun silam, masih teringat tajam Kisah perjalanan sekelompok manusia
‎yang mewakafkan dirinya untuk umat.
Kisah manusia pilihan yang hidup untuk memperbaharui peradaban.
Mereka dipersatukan sejak awal masuk kampus, namun ada juga yang datang kemudian. Mereka belajar bersama, mereka berjuang sama, mereka bergerak bersama, dalam satu cita, Islam.
Perjalanan dakwah tak selamanya dihiasai ukhuwah yang indah, kadang adakalanya timbul pertengkaran kecil, kadang hadir cinta dan persahabatan yang kekal. Semua kejadian, semua problema, semua konflik antar aktivis dakwah, bukan menandakan dakwah menghancurkan ukhuwah, justru dakwah ini telah mempererat ukhuwah.

Ditengah perjalanan masa perkuliahan, ketika tanggung jawab dan amanah sudah waktunya diberikan, merekapun dengan semangat memilih jalan masing-masing, ada yang memilih jalur siyasah ( BEM) , LDK, DKM, Himpunan, dan lembaga-lembaga lainnya baik yang internal ataupun eksternal.
Sejak saat ini, mereka mempunyai tugas dan peran yang berbeda, meskipun tetap berada pada halaqah yang sama.

Roda perjalanan pun berputar seiring jaman. Berbagai masalah dan konflik mulai berdatangan. Inilah ujian keimanan dan tujuan kita dipertemukan dengan tarbiyah.
Ketika ukhuwah mendapat ujian, mulailah timbul ketidakpercayaan, ketika agenda-agenda dakwah berantakan dan saling bertabrakan, mulailah mereka saling menyalahkan. Ketika banyak tantangan dan ujian, tidak sedikit mereka berjatuhan, mundur lantas menghilang dari pentas dakwah.
Ketika halaqah, yang seharusnya menjadi ajang untuk konsolidasi, memperbaiki dan menyatukan arah dakwah, digunakan sebagai ajang perdebatan, halaqah yang biasanya dipenuhi cinta dan ketenangan, berubah menjadi tangis dan kekacauan.

Perbedaan yang sebenarnya kecil, bisa berubah menjadi besar dan berujung konflik antar lembaga dalam menentukan arah dan strategi dakwah.
Namun sekali lagi, ini bukanlah kehancuran, karena pada hakikatnya, ini adalah proses menuju kedewasaan dalam mengelola perbedaan.

Dakwah kampus memang memiliki keunikan, dinamis dan memiliki kompleksitas yang sangat tinggi. Maka, tidak heran jika permasalahan dan tantangan juga tinggi dan beragam. Namun, disinilah letak dari proses pembelajaran, pendewasaan dan persiapan yang matang sebelum terjun ke masyarakat.
Pertengkaran kecil itu akan menjadi kenangan yang sulit dilupakan, menjadi perekat yang sangat kuat dalam persaudaraan. Menjadi sebuah kerinduan.

Dan akhirnya, kelulusan seakan menjadi akhir dari perjalanan, mereka mulai berpisah, ada yang tetap istiqomah melanjutkan dakwah dan tarbiyahnya, baik di kampus atau di masyarakat, namun ada juga yang berhenti dari dakwah dan tarbiyah, dan memilih jalannya sendiri.
Itu semua plilihan, yang pasti romantisme dakwah kampus telah membuat mereka dewasa, mempererat ikatan hati mereka, mengekalkan cintanya, bertemu dalam ketaatan, bersatu dalam perjuangan.
Semoga Allah membimbing, memberi keistiqomahan dalam langkah mereka, dalam jalan mereka, mengekalkan cinta mereka, memberikan azam dan tekad dalam dakwah dan tarbiyahnya, dan mempersatukan mereka di dunia dan di surgaNya.
*Didedikasikan kepada Aktivis Dakwah Kampus di seluruh Indonesia, Forum Silaturahim Lembaga Dakwah (FSLDK), dan khusus kepada sahabat perjuangan di kampus putih biru, Bandung Selatan.
Dakwah tak akan mati, tapi kita akan mati.
Kita akan mati sebagai pengemban Dakwah atau Mati sebagai beban bagi Dakwah?
Bergerak, dan terus bergerak, untuk kebangkitan Dakwah Kampus.



READMORE... -

Pilihan itu selalu ada





Apakah ada dari kamu sekarang yang ngerasa kalo idup tuh nggak asik lagih, karena kamu pada keadaan yang serba nggak enak?
Apakah ada dari kamu yang menilai kalo Allah tuh nggak adil karena ngebuat jalan idup kamu nggak seenak yang laen- laen?

Apakah ada dari kamu sekarang yang lagi nggak ngerti gimana jalan keluar dari sesuatu masalah yang buat kamu adalah bener- bener stress ?
Dan seterusnya dan seterusnya dan seterusnya...

Remaja dan masalah, emang seperti ada lem perekat diantara keduanya. Mulai dari krisis pede, bolos sekolah, tawuran, kehamilan tidak dikehendaki dan aborsi, falling in love, broken heart, family and broken home, narkotika, seks bebas, and many more. Sebabnya juga macem- macem, dari mulai dari ortu yang katanya bermasalah, salah milih teman ampe berantem ama sodara bahkan putus asa ama diri sendiri.

Dan... banyak dari beberapa teman kita yang lagi terlibat masalah begituan diatas, yang ternyata pada akhirnya asyik nyalahin siapapun... kecuali dirinya sendiri, saat akhirnya hal yang negatif menimpa dia. Alasannya apa? karena hal itu adalah lebih mudah dilakukan ketimbang harus introspeksi diri dan ngelawan nafsu diri sendiri.

Tapi sayang sekali, hal mudah itu ternyata nggak ngebentuk mereka lebih hebat kecuali hanya sekedar berhenti pada level pengecut. Seorang pengecut adalah yang tidak berani bertanggung jawab atas apa yang telah di perbuatnya. Seorang pengecut juga biasanya tidak terlalu pintar untuk ngerti tentang benar ato salah terhadap apa yang dilakukan, dan jika hal itu suatu hari ternyata membawa masalah bagi dirinya, maka dengan mudahnya dia mencari kambing hitam untuk menerima segala konsekwensi dosa- dosanya.

Teman, sadar nggak sadar, masalah dalam hidup kita sebenarnya kitalah sendiri yang memilihnya. Atau dengan kata lain semua masalah  itu berasal dan dimulai dari diri kamu sendiri loh. Kok bisa? yups begitulah!.

Seandainya kita hidup dalam lingkungan yang jahat sekalipun, Allah masih memberi kita pilihan untuk menjadi jahat ataupun tetap memilih kebaikan. Kalaupun akhirnya kita menjadi jahat, itu adalah karena pilihan kita, sekalipun memang ada sumbangan dari orang lain yang bernama pengaruh. Nah salahnya kita, kita dengan tangan terbuka menerima dan memilih pengaruh jahat itu untuk kita lakukan.

Trus kalo ada yang bilang sangat sulit untuk memilih tetap menjadi baik dalam lingkungan seperti itu. Ya Allah, Allah terlalu penyayang teman, untuk nggak nolong kita yang jelas- jelas pengen berbuat kebaikan.

So, Selalu akan ada pilihan tentang kebaikan dalam lingkungan atau keadaan yang jahat dan nggak enak sekalipun. Jadi mulai sekarang, berhati- hatilah terhadap pilihanmu dan pilihan sikapmu, dan kalau kamu sudah memilih, bertanggung jawablah atas apapun pilihanmu itu.

Dan buat kamu yang ternyata dulu nggak sadar telah memilih pilihan yang salah, sehingga kamu sekarang ada pada keadaan yang terpuruk, maka jangan putus asa kawan.

Dalam keadaan apapun kamu sekarang, kamu adalah berharga dan masih tetap berharga, walau mungkin susah banget buat kamu buat ngehargain diri kamu sendiri. Kalo kamu marah sama keadaan, ya jangan cuma sampai disitu ajah. Marah en protes nggak bakal ngebawa efek apapun kecuali makin tambah ribet dah urusan kamu nanti. Pecahkan masalah itu dan jadilah pemenang. Paling nggak pemenang atas kemalasan diri kamu sendiri untuk jadi seorang pemenang.

Guys, menjadi remaja adalah sesuatu yang natural dan manusiawi, toh semua manusia pasti berproses dan bakal ngelewatin semua itu. Tapi jadi remaja yang dewasa yang berpikir dan bertindak lebih dari dari kualitas seorang remaja kebanyakan itulah yang bakal ngebuat kamu lebih.

So, perbaikin pola pikir kamu dalam melihat sesuatu, selalu lihat pada sisi yang positif tentunya, termasuk pada sesulit apapun keadaan yang lagi kamu alamin sekarang. Karena waktu akan terus berjalan teman, nggak perduli kamu siap ato tidak. Kalo kenyataannnya kamu benar- benar ga siap, ya kamu bakal ketinggalan sama yang laen. Dan sebagai seorang yang pintar en cerdas, tentunya nggak pantas juga kalo kita bangga pas ngeliat diri sendiri ternyata dah jauh banget tertinggal dalam banyak hal dari pada yang laen.

Kalo kata orang, remaja emang identik dengan labil dan kurang pengalaman dalam menyikapi sesuatu, yups setuju banget. Tapi nggak ada satupun aturan kan, yang melarang seorang remaja untuk menjadi stabil dan berpengalaman, dan atau mencari pengetahuan yang lebih untuk menjadi lebih stabil dan lebih berpengalaman?.

Semua tergantung pintarnya kamu dan kuatnya keinginan kamu dalam mengolah masalah itu sendiri agar terpecahkan atau bahkan terasa menjadi menyenangkan.

Maka dari itu teman, cepet deh buru- buru cut itu perasaan nggak enak dan sikap yang sibuk nyalahin orang lain sehingga kamu punya alasan buat nyiksa diri dengan berbagai hal negatif yang bakal mangkas kemampuan kamu buat maju. Sadarin, kalo idup emang kumpulan dari berbagai masalah yang menempa kamu agar lebih jadi dewasa dan nggak manja. Simplenya gini, Kalo nggak ketemu masalah, ya nggak bakal manusia itu idup.

Dan kalo urusannya adalah kamu merasa nggak ada lagi yang ngedukung kamu alias kamu ngerasa selalu sendirian saat kudu berhadapan dengan masalah yang udah sangat berat banget menurut kamu, ingat aja satu hal teman.. kamu masih punya Allah dan akan selalu punya Allah, selama kamu merasa dan mau berdekatan dengan Allah. Semua tergantung diri kamu sendiri.

Dan kamu akan berarah kemana dan seperti apa skenario idup kamu selanjutnya, semua bakal di mulai dari pilihan pilihan idup kamu sekarang ini,

Jadi sekali lagi,  berhati- hatilah terhadap pilihanmu, dan kalau sudah memilih, bertanggung jawablah atas apapun pilihanmu itu.
Dan buat pilihan terbaikmu sekarang, dan lakukan !

(NayMa/Voa-Islam.com)


READMORE... -

Mengelola Rasa Cinta “Ilegal”



dakwatuna.com – Sebenarnya tak salah kita memiliki rasa cinta. Karena kita manusia yang dibekali dengan rasa ini. Mungkin ada yang bertanya, bisa gak ya aktivis dakwah jatuh cinta? Hah… pertanyaan yang sangat mendiskreditkan aktivis dakwah. Bukankah mereka manusia biasa, sama seperti manusia lainnya. Bukankah mereka juga manusia normal yang hanya berusaha jalani kehidupan dengan aturan-aturan syariatNya. Sekali lagi mereka hanya manusia biasa yang juga memiliki rasa cinta.
Namun rasa cinta seorang aktivitas dakwah hendaknya hanya dimekarkan semekar-mekarnya saat telah dibingkai dengan ikatan suci (pernikahan). Karena nikah dalam Islam adalah ibadah maka wajar dalam perjalanannya pasti melewati rintangan godaan syaitan laknatullah. Mereka tak ikhlas jika manusia menikahnya mulus-mulus saja tanpa disertai kemaksiatan. Maka mereka mekarkan rasa cinta yang menggelayuti hati manusia dengan fatamorgana keindahan. Mereka goda dua insan yang memiliki rasa itu untuk menikmatinya dalam kesendirian. Sungguh wajar akhirnya banyak kita temui orang-orang yang sebelum memasuki jenjang pernikahan melewatinya dengan pacaran yang berlangsung lama bahkan ada yang kebablasan berzina lantaran ketidakmampuan menahan gejolak nafsu syahwat yang semakin membara. Tidak sedikit kita dengar pernikahan mereka yang dibumbui dengan kemaksiatan pada awal perjalanannya berakhir tragis di tengah jalan atau bahkan saat memulai perjalanan itu dalam bingkai pernikahan.
Apa yang menyebabkan ini semua? Jawaban sederhananya adalah, saat berpacaran setiap pasangan hanya menampilkan keindahan-keindahan dan berusaha sekuat-kuatnya menutupi aib diri yang dimiliki. Mereka hanya ingin memberikan yang terbaik pada pasangannya. Maka wajar ketika awal membangun biduk rumah tangga keindahan-keindahan dulu yang dirasakan seakan-akan berputar 180 derajat. Mereka yang tidak siap menerima kenyataan ini akan berontak hatinya. Karena sudah tak mampu menerima kenyataan yang ada terjadilah sesuatu yang halal namun sangat dibenci Allah itu ”perceraian”. Dan inilah akhir tragis yang sangat menyesakkan kehidupan dua Bani Adam yang membangun biduk rumah tangga.
Sungguh ajaran Islam sangat indah, syariat nikah dihadirkan untuk memuliakan manusia. Ketika rasa “illegal” itu tiba maka Islam telah menyiapkan solusinya melalui pernikahan. Ketika belum mampu untuk menikah maka perbanyaklah puasa sunnah dan menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Jika hal ini dilakukan peluang melakukan maksiat akan terkikis habis dan syaitan akan pergi dengan perasaan putus asa. Peluangnya menggoda sudah tak ada , walaupun kita harus yakin syaitan planner kejahatan terbaik. Mereka pasti punya rencana lain yang akan menjerumuskan manusia kepada kubangan kemaksiatan dan lumpur-lumpur dosa yang menyesakkan jiwa.
Lalu bagaimana seharusnya aktivis dakwah menyikapi kehadiran rasa “illegal” dalam hatinya kepada lawan jenis. Satu hal yang mesti dipahami, tidak ada yang salah dengan rasa illegal itu. Rasa itu adalah fitrah yang Allah hadirkan dalam setiap hati manusia. Mencintai dan dicintai adalah kata yang tidak bisa dipisahkan dalam keseharian menjalani kehidupan. Ketika rasa ”illegal” itu hadir maka aktivis dakwah wajib mengelolanya dengan benar. Jangan sampai rasa itu menjerumuskannya dalam jurang kemaksiatan. Jangan sampai rasa itu menjauhkannya dari kecintaan hakiki kepada Allah. Tetap tancapkan tiang tertinggi cinta kita kepada Allah SWT. Ingat keindahan yang kau rasakan pada orang yang telah menyebabkan kau memiliki rasa “illegal” itu sebelum dibingkai dengan pernikahan adalah keindahan semu yang boleh jadi dihiasi oleh nafsu dan polesan godaan syetan. Yakinlah keindahan hakiki dalam mengelola rasa “illegal” adalah dengan pernikahan. Maka ketika rasa itu tiba persiapkan dirimu sebaik-baiknya. Tingkatkan kualitas amal, persiapkan bekal financial, perbaharui mental dan tanamkan keyakinan sedalam-dalamnya dalam relung hatimu, bahwa Allah telah menyediakan jodoh terbaik untukmu. Berharaplah hanya kepada Allah agar orang yang telah menumbuhkan bijih cinta di hatimu itu adalah manusia pilihan yang memang disiapkan Allah untukmu. Sabarlah dalam penantian, jadikan Allah teman setia dalam penantian. Kelak ketika tiba saatnya harus bersama maka engkau akan mendapati indahnya surga dunia dalam keseharianmu sampai Allah memisahkan melalui takdirnya.
Surga dunia hanya diperuntukkan kepada orang-orang yang telah sukses mengelola rasa cintanya. Orang-orang yang telah lulus dalam masa penantian. Dan orang-orang yang menempatkan rasa cinta kepada Allah jauh melebihi rasa cinta kepada siapapun. Cinta kepada Allah lah yang mendatangkan rasa cinta hakiki pada pasangan yang kita dambakan surga itu bisa dinikmati bersamanya. Jika engkau menjaga Allah maka Allah akan menjagamu dan menjaga jodoh yang Allah siapkan untukmu.


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/03/19594/mengelola-rasa-cinta-ilegal/#ixzz1u8T7Pfx6




READMORE... -
Sabtu, 07 April 2012 | By: RifkiArya

Lima Pesan Dari Tanah !





Lima Pesan Dari Tanah

Bismillaahirrahmaanirahiim...

Berbahagialah orang-orang yang membaca catatan ini, karena sedikit orang yang mengetahui apa yang dikatakan tanah kepada manusia. Mereka (tanah) berbicara 5 kali dalam sehari, akan tetapi kita manusia tidak bisa mendengarnya. Kalaupun kita bisa mendengarnya, pastilah kita akan menjadi orang yang sangat berhati-hati dan semua manusia akan menjadi orang yang sholeh.

Dalam sebuah pengajian mingguan seorang ustad memaparkan tentang 5 pesan tanah kepada kita semua, marilah kita baca dan renungkan satu persatu:

Silakan kalian manusia berjalan di punggungku, tapi ingat nanti kalian pasti akan masuk ke perutku.

Silakan kalian makan apapun yang kalian suka, tapi ingat nanti kalian akan dimakan oleh belatung di dalam perutku.

Silakan kalian tertawa di punggungku, tapi ingat nanti kalian akan menangis di dalam perutku.

Silakan kalian berbahagia di punggungku, tapi ingat nanti kalian akan sedih ketika didalam perutku

Silakan kalian berbuat dosa sesuka kalian di punggungku, tapi ingat nanti kalian akan disiksa ketika di dalam perutku. —






READMORE... -
Sabtu, 17 Maret 2012 | By: RifkiArya

HIDUP ADALAH PERJUANGAN!!






Alkisah, di suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani sibuk memikirkan langkah apa yang harus dilakukannya.

Akhirnya, si petani mengambil keputusan dramatis. Dengan alasan si keledai itu sudah tua dan sumur juga perlu di timbun ( di tutup karena berbahaya ), jadi tak ada gunanya menolong si keledai. Malah dia mengajak para tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada mulanya, si keledai menyadari apa yang sedang terjadi dan dia menangis penuh kesedihan. Tapi kemudian semua orang takjub karena si keledai menjadi diam justru setelah orang-orang bermaksud menguburnya hidup-hidup…setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani dan tetangganya melihat ke dalam sumur. Mereka tercengang dengan apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus tertimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Dia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara para tetangga si petani terus menuangkan tanah ke atas punggung hewan itu dan si keledai terus mengguncang-guncangkan badannya lalu melangkah naik. Setapak demi setapak. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncat ke tepi sumur dan melarikan diri… !!!

“Begitu juga hidup ini, setiap masalah-masalah merupakan satu pijakan untuk terus melangkah….kita dapat keluar dari masalah yang sangat berat dengan terus berjuang dan pantang menyerah”

“Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu kita yang terburuk, tapi inilah satu-satunya waktu yang kita miliki saat ini…manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya ..


وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ. الأنكبوت 69
" Adapun orang-orang yang berjihad (mempersungguh) di dalam urusanKu maka akan Aku ( Allah ) tunjukkan jalanKu pada mereka, sesungguhnya Allah niscaya beserta orang-orang yang berbuat baik". QS al-Ankabut 69

Ayoo semangaattt ... !!



READMORE... -
Rabu, 29 Februari 2012 | By: RifkiArya

Wahai lelaki, apa yang kamu inginkan sebenarnya??






Wahai lelaki, apa yang kamu dapat sebenarnya??

Wahai lelaki,

apa yang kamu dapat sebenarnya

Apabila kamu ‘memancing’ wanita

Kamu menyentuh hati wanita

Kemudian kamu tinggalkan dia terkontang-kanting sendirian

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wahai lelaki,

Pasti kamu salahkan wanita

Mengapa mengharap kepadamu

Tapi kamu perlu tahu

Wanita hatinya cukup lembut

Bila kamu sentuh hatinya, dia mudah menghargai

Pasti kamu pertikaikan

Siapa suruh berharap?

Tapi pernahkah kamu tanya pada diri kamu

Siapa yang memberi harapan kepada wanita itu?

Bukankah lelaki yang selalu memberi harapan

Dengan bunga-bunga ayat yang mereka cipta?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wahai lelaki,

Kami akui wanita sangat mudah perasan

Itulah sifat wanita dan mungkin itu juga kelemahan wanita

Kami redha dengan kelemahan itu

Tapi wahai lelaki

Allah ciptakan kamu dimuka bumi ini

Bukanlah untuk mengambil kesempatan

Atas kelemahan wanita jauh sekali menzalimi kami

Tapi Allah ciptakan kamu supaya kamu

Membimbing wanita yang lemah ini

Maka kamu perlu tahu

Dan jangan sesekali buat kami berharap jika hati kamu tidak ikhlas

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wahai lelaki,

Apa yang kamu dapat sebenarnya

Apabila sudah berjaya pancing wanita,kemudian kamu lepaskan dia

Mungkin kamu dapat pujian melambung dari kawan-kawan

Mungkin kamu nampak begitu gah di kalangan kawan-kawan

Tapi pernahkah kamu fikir

Kedudukan kamu disisi Allah?

Betapa Allah mengutuk manusia yang menyakiti hati manusia lain

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wahai lelaki

Jika kamu seorang yang taat,

Jika kamu sangat menjaga solat kamu

Mengapa lakukan ini pada wanita

Bukankah solat itu mencegah manusia dari melakukan kemungkaran

Bukankah menyakiti hati manusia lain itu perbuatan yang zalim?

Wahai lelaki, kecoh sekali kamu hebahkan

Bahwa kamu mau isteri yang solehah

Tapi dalam masa yang sama

Kamu tidak putus-putus memancing wanita

Untuk tunjukkan kehebatan kamu sebagai lelaki

Apakah kamu lupa pada janji Allah dalam kalamNya

“ Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)……………” ( An-Nur : 26)

Wanita yang baik untuk lelaki yang baik

Apakah layak kamu peroleh wanita solehah

Andai kamu sendiri menyakiti hati kaum bakal isteri kamu

Adakah kamu rasa diri kamu cukup soleh

Semata-mata kamu menjaga solat padahal solat kamu

Tidak sesekali mencegah kamu menzalimi kaum wanita

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hakikatnya wanita memang mudah perasan. Apa yang manusia lihat, wanita lah yang perasan, tapi pernahkah terfikir, siapa dulu yang buat wanita perasan? Siapa dulu yang mencipta bait-bait ayat untuk buat wanita perasan. Kepada kaum lelaki, mungkin kalian tak rasa apa-apa dengan artikel ini tapi kami kaum wanita tidak akan putus berdoa supaya Allah membuka pintu hati kalian untuk mengerti betapa kamu diseru melindungi kaum wanita jauh sekali menyakiti hati mereka. Jika kamu rasa wanita bodoh dan sangat mudah dipermainkan, tidak mengapa kami terima. Tapi ingatkan diri kamu, Allah s.w.t Pencipta wanita itu sangat adil sifatNya. Dan semoga sifat Allah yang adil itu dapat membuat kamu muhasabah diri kamu. Jika kamu menyakiti hati wanita, tidakah mustahil jika akan tiba masa kamu disakiti.

“ Kaya lelaki kerana akhlak mahmudah,

tampan lelaki kerana kejernihan wajah.

Manis lelaki kerana senyuman indah dengan niat sedekah.

Tinggi lelaki kerana kesederhanaan.

Hebat lelaki kerana kesabaran dan mulia lelaki kerana keimanan yang teguh.”



http://gadisberjilbab.tumblr.com

READMORE... -
Selasa, 21 Februari 2012 | By: RifkiArya

"Menghilangkan pikiran kotor yang sering muncul dipikiran pria "



MAAF…! KAUM WANITA DILARANG MEMBACA artikel ini…!!

"Menghilangkan pikiran kotor yang sering muncul dipikiran pria "

Artikel ini hanya untuk KAUM PRIA yang pikirannya sering JOROK, yang pikirannya suka ngelantur KOTOR, yang suka berkhayal PORNO,



khususnya para kaum muda yang banyak sekali bertanya melalui SMS ke Radio Sonora 92.0 FM pada sesi Terapi Musik, setiap minggu malam jam 22:00-24:00

Sekali lagi maaf untuk Anda kaum wanita, kecuali bila Anda mau mengambil resiko tersebut, mungkin untuk di-forward ke teman pria Anda yang “piktor” he he…

Artikel ini juga baik sekali untuk para Ortu, dalam mengatasi putra-putra remaja Anda yang sering muncul pikiran kotor, pikiran jorok, tapi belum tahu cara efektif untuk mengatasinya. Umumnya, kita hanya melarang. Repotnya, khayalan gak bisa dilarang, gak bisa dilihat oleh orang lain he he…

Nah, sebelum digunakan untuk orang lain, marilah kita gunakan untuk diri kita sendiri dulu, sebagai sesama kaum pria, yang pasti pernah mengalami situasi ini saat remaja…

Dari penulis: Krishnamurti

————————————————————————–

Mengapa pikiran kotor sering muncul?

Manusia memang sudah di-install oleh sang Pencipta sebuah kemampuan yang dahsyat, yakni kemampuan berimajinasi. Nah, kemampuan ini bisa digunakan untuk kebaikan, juga bisa digunakan untuk keburukan. Berimajinasi membangun impian, cita-cita, harapan di masa depan, tentulah dapat berefek baik dan menimbulkan semangat untuk berkarya.

Berkhayal imajinasi seksual yang berhubungan dengan pengalaman cinta kasih, bisa berdampak baik bila digunakan sebagai terapi diri, khususnya kaum pria yang mengalami masalah dengan kemampuan seksual.

Nah, berkhayal imajinasi seksual yang bersifat porno, tentu bisa berdampak buruk, bahkan kontra produktif. Mengapa demikian? Karena ternyata, khayalan porno tersebut seperti video yang bisa diputar ulang, diputar ulang dan diputar ulang. Karena kita menyimpan video tersebut di pikiran kita, maka tanpa disadari kita bebas memutar ulang video ini, kapanpun kita mau putar. Dan, hal ini dapat menimbulkan masalah lain di dalam diri, kitapun menjadi kontra produktif. Lalu, pertanyaannya…

Bisakah Video tersebut dibuang dari pikiran kita?

Tentu sangatlah bisa, hanya perlu sebuah keberanian saja. Ya, sebuah keberanian untuk mengambil keputusan. Keputusan untuk membuang video porno tersebut, untuk menghapus film kotor tersebut, untuk menghancurkan mesin pemutar di dalam pikiran kita sendiri, sehingga video tersebut tidak bisa diputar kembali.

Nah, kuncinya ternyata sesederhana itu. Setelah kita berani mengambil keputusan, maka cara untuk membuang video tersebutpun menjadi sangatlah mudah.

Berikut ini salah satu ide sederhana yang ternyata sangat efektif. Ide solusi ini berawal dari banyaknya SMS yang masuk ke Radio Sonora di Acara Terapi Musik, yang ditayangkan setiap minggu malam jam 22:00-24:00 secara nasional di 9 kota besar di Indonesia. Pertanyaan yang masuk ini, justru menjadi refleksi diri saya sendiri sebagai seorang pria. Setelah saya mempelajari proses saya membuang video ini, barulah saya sharingkan ke para pendengar Radio Sonora dan sekarang saya posting ke website ini, agar lebih banyak lagi orang yang bisa melakukan terapi ini sendiri, tanpa perlu bantuan orang lain… Cara berpikir dasarnya adalah…

“Jika Anda bisa membuka , maka Andapun bisa menutup”

Itulah mindset dasar untuk mencuci pikiran kotor yang porno, yang sering dimunculkan secara “tidak disadari” oleh kaum pria, termasuk saya saat masih remaja he he he… Saya ingat sekali, di saat remaja saya berkhayal tentang seorang wanita muda seksi yang sebenarnya TIDAK ADA, hanya muncul dalam khayalan saya saja. Dan ternyata, sering saya putar imajinasi ini dalam benak saya, bahkan sangat sering. Kayak orang gila, kan? he he…

Sepertinya memori ini saya sudah buang, tidak pernah saya pikirkan lagi, saya selalu men-switch bila pikiran tersebut muncul. Tapi apa dampaknya? Semakin kuat niat saya untuk menghapusnya, semakin kuat pula pikiran porno tersebut muncul, bukan? Anda mungkin punya pengalaman yang sama he he…

Oh oh, semakin ditolak, semakin muncul…. Jadi?

Jangan ditolak, diterima saja. Disadari saja, bahwa potensi yang telah diberikan oleh Sang Pencipta, masih kita gunakan untuk hal-hal yang belum bermanfaat untuk diri ini, apalgi untuk orang banyak dan kehidupan ini. Lalu, setelah “kekeliruan” tersebut bisa diterima, barulah kita putar ulang video porno pikiran kita tersebut dengan kesadaran yang baru, mari kita main-main…

1. Ambillah posisi yang nyaman, boleh duduk, boleh tiduran, yang penting nyaman… Pejamkan mata, sangatlah membantu. Mari pejamkan mata sejenak…

2. Sekarang, bayangkan diri Anda sedang melihat diri Anda nonton video porno yang hanya ada dipikiran Anda, video porno ini memang tidak akan pernah ada di pasaran, karena memang hanya ada di pikiran Anda.

3. Putarlah perlahan-lahan video porno tersebut, karena ini adalah kesempatan terakhir untuk menontonya. Bukalah pakaian wanita yang ada di video tersebut, satu per satu. Lihatlah dengan kesadaran. Terus nikmati dan nikmati, sampai Anda putuskan untuk SELESAI menikmatinya…

4. Setelah Anda mengambil keputusan, sekarang buat imajinasi baru yakni menutup kembali wanita yang tadi Anda telanjangi dengan pakaian dalamnya satu persatu. Ganti bahan pakaiannya dengan besi, dengan logam, dengan baja. lalu di las, sehingga tidak bsia dibuka lagi. Terus pasangi lagi dirinya dengan baju baja, dengan mantel baja atau bungkus seluruh tubuhnya dengan pakaian baja yang sangat tebal, sehingga tidak bisa Anda buka lagi he he…

Ide tambahan dari Pembaca yakni Sdr GUN:“Kurang dikit mas krishna. Abis pake baju besi, baju besi ada gemboknya trus kuncinya dibuang hehehe….”

Ide pelengkap dari Wirawan Yogya: “Kuncinya dibuang ke dalam lautan yang dalam, pak krishna”

Sekarang wanita tersebut sudah menggunakan baju baja yang sangat kuat dan tidak bisa dibuka lagi… Siapapun tidak bisa membuka pakaiannya… Siapapun…

5. Setelah selesai, simpanlah film baru tersebut di video yang lama, sehingga video lama hilang karena tertindih oleh film yang baru ini, lalu beri judul: VIDEO PORNO WANITA BERMANTEL BAJA TEBAL he he…

6. Putar video baru ini, apakah langsung muncul wanita bermantel baja tebal? Jika ya, artinya Anda sukses memprogram ulang pikiran kotor Anda. Ini sebuah sukses besar, karena setelah ini akan ada banyak hal yang bisa Anda selesaikan dalam hidup “pikiran” Anda sendiri, bukan?

7. Maafkan diri Anda yang sedang duduk nonton tersebut. Terimalah dia sebagai manusia baru yang luar biasa. Lalu, tarik nafas yang dalam, kembalilah ke posisi Anda saat ini.

Semua orang sukses di dunia ini, pernah mengalami hal yang kotor

Dengan kotor, kita belajar bersih…

Karena salah, kita tahu yang benar.

Karena hitam, kita bisa melihat putih.

Di dalam gelap, kita mensyukuri terang.

Yang terpenting adalah berani keluar dari kotor, mencuci diri agar tetap bersih.

Meninggalkan hitam, untuk menikmati yang putih.

Keluar dari gelap, agar karya menjadi terang.

Walau berat, teruslah berjalan dalam terang.

Memang sulit, namun mungkin diwujudkan.

Karena hidup adalah perjuangan.

Untuk dimenangkan, bukan dikeluhkan…

Dan, repotnya Anda bisa sih untuk menang!

Jadi? Menanglah dan jadilah BESAR!

Dengan mengalami hitam dan putih, sesungguhnya dapat membuat kita menjadi lebih bijaksana… Saat kita berhenti menilai, saat kita stop menghakimi orang lain, saat kita berhenti menjadi TUHAN dalam kehidupan ini, maka kebijaksanaan ini akan membuat hidup lebih damai dan lebih indah…

Surabaya, Novotel, 23 Mai 2009

Krishnamurti yang terus berjuang untuk bersih…

Sumber = portalnlp.com —

READMORE... -