Setelah semalem nonton serunya film the avenger, superhero dari marvel sama temen-temen . ane jadi kepingin cari profil mereka masing masing nih, hehe,
segini aja yaa, yang penting ada , hehe :D
cekidot ..

segini aja yaa, yang penting ada , hehe :D
cekidot ..
The Avenger merupakan Film Super Hero yang lagi heboh dan sedang tayang. Setelah lama menunggu akhirnya film Avenger ini diputar juga di Indonesia sejak semingguan yang lalu. Mengisahkan tentang sekumpulan pahlawan super Marvel ) yang bersatu dikumpulkan oleh S.H.I.E.L.D (Strategic Homeland Intervention Enforcement Logistics Division untuk melawan Loki yang bermaksud mengganggu Bumi, FIlm ini sangat layak untuk dijadikan bahan nonton bareng teman-teman atau keluarga .
Nah berikut ini info profil semua sosok pahlawan super + musuh utama yang ada di Avenger yang didapat dari 21cineplex.com mungkin bisa menambah info seputar film ini.
Iron Man (Tony Stark) diperankan oleh Robert Downey Jr.

Tetap seperti karakter Iron Man, Tony Stark tidak pernah mundur menghadapi kejadian sesulit apapun. Awalnya, Tony Stark curiga dengan apa yang sedang dijalani oleh tim The Avengers, karena ia terbiasa single fighter. Namun, lambat laun Tony menyadari ia tidak selamanya bisa sendiri, The Avangers adalah sebuah tim, bagaimanapun 'kita' lebih baik daripada 'aku'.
Captain America (Steve Rogers) diperankan oleh Chris Evans.
Steve yang telah bertahun-tahun menghabiskan waktunya di Arctic, setelah misi terakhirnya menyelamatkan New York, kini harus kembali hidup ke dunia moderen. Sedikit gagap ia memahami dunia baru tersebut. Pada saat Nick Furry direktur S.H.I.E.L.D memanggilnya untuk membantu menyelamatkan dunia lagi, ia segera kembali menjadi Captain America. Level interkasinya lebih dalam di dalam The Avengers. Semuanya terasa lebih maju dari semua teknologi yang pernah ia lihat. Namun Steve terus mencoba menemukan pijakannya di dunia moderen.
Thor, The God of Thunder diperankan oleh Chris Hemsworth.
Thor adalah seorang pangeran arogan dari Asgard. Setelah kembalinya ke Asgard sebagai pahlawan,Thor harus kembali ke bumi sekali lagi untuk mencegah terjadinya malapetaka kosmik yang dibuat oleh Loki saudara laki-lakinya. Dengan bersenjata Njolnir, kapak legendaris berkekuatan dasyat, Thor ditarik bergabung dalam The Avengers. Thor mengerahkan kekuatannya untuk The Avangers karena misinya melawan kekuatan Loki, saudaranya yang selalu bertingkah. Thor di sini sangat berperan memberikan informasi personal tentang Loki karena Thor adalah saudara laki-lakinya.
The Hulk (Bruce Banner) diperankan oleh Mark Ruffalo.
Sebagaiaman kita ketahui, saat kondisi marah, Dr. Banner akan bertransformasi menjadi monster hijau yang kuat dan brutal. Karen ia takut kekuatannya akan merusak, Dr. Banner memilih untuk hidup tersembunyi. Bekerja menyembuhkan pasien dan menghindari orang-orang yang ingin memanfaatkan kekuatannya. Mengetahui kekuatan The Hulk ini, S.H.I.E.L.D memanggilnya untuk bergabung dalam The Avengers. Kekuatannya akan menjadi aset bagi tim The Avengers.
Hawkeye (Clint Barton) diperankan oleh Jeremy Renner.
Barton adalah penembak paling andal di dunia. Bersenjatakan panah mematikan, Hawkeye mampu memanah, dalam situasi terjepit dengan presisi yang tepat. Sesuai potensinya dalam menangani bencana global, Hawkeye rela memberikan kekuatannya untuk bergabung dalam The Avengers.
Black Widow (Natasha Romanoff) diperankan oleh Scarlett Johansson.
Black Widow adalah Agen S.H.I.E.L.D pengintai terhebat sedunia, yang juga pemilik skill pembunuh terhebat sedunia. Senjata andalannya berupa sengatan dan cluster bomb. Black Widow sangat piawai menggunakan senjatanya sebagaimana ia piawai menguasai beladiri. Pola pikirnya militeristik. Ia sangat loyal pada The Avengers karena memang ia harus loyal. Dengan pola pikir ini, ia bisa mengetahui peluang kebenaran dari kesalahan.
Nick Furry, The Director of S.H.I.E.L.D diperankan oleh Samuel J.Jackson.
Sebagai seorang pemimpin, Furry orang yang sangat peduli dengan kekuatan jahat yang akan memusnahkan bumi. Maka dari itu, Furry selalu ingin bertarung melawan kekuatan jahat tersebut. Dengan membentuk The Avengers, Furry yakin kekuatan jahat dapat dimusnahkan.
Loki diperankan oleh Tom Hiddleston.
Inilah tokoh yang akan menjadi musuh utama tim The Avengers. Setelah usahanya menggulingkan singgasana Asgard digagalkan oleh saudaranya Thor, Loki mundur dan bersembunyi untuk menyusun aksi balas dendam. Kali ini, bukan hanya menyerang Thor tapi untuk menyerang bumi. Loki kembali dengan rencana jahatnya ingin menaklukkan bumi dan tidak akan berhenti sampai visinya terwujud. Saat penyalahgunaan kekuasaan Loki mulai mengancam seluruh planet, inilah saatnya, The Avengers beraksi menghentikannya. Loki ingin lebih hebat dari apa yang dimilikinya sekarang. Baginya, ia adalah seorang dewa, maka ia lebih kuat dari seluruh manusia.














Bila seorang pengusaha atau pejabat tinggi melakukan korupsi milyaran dan bahkan triliunan rupiah, maka aparat penegak hukum dengan mudah mengatakan tidak ada bukti untuk menahan dan mengadilinya.
Namun, bila yang mencuri itu seorang nenek atau masyarakat bawah (lemah), dengan mudah dapat ditangkap, disidangkan dan diputuskan hukuman penjara, kendati mereka mengambil hanya satu buah semangka atau tiga buah kakau, mungkin saja karena lapar.
Bila ada orang atau kelompok dengan nyata-nyata merusak dan melecehkan ajaran Islam yang sangat fundamental, seperti Tuhan, Kitab Suci dan Rasulnya, di negeri-negeri Islam, maka orang dengan gampang mengatakan yang demikian itu adalah kebebasan berpendapat, berekspresi dan menafsirkan agama.
Namun, bila ada khatib, ustazd atau masyarakat Muslim mengajak jamaah dan umat Islam untuk konsiten dengan ajaran agamanya, maka orang dengan mudah menuduhnya sebabai khatib, penceramah atau ustazd yang keras dan tidak bisa berdakwah dengan hikmah, bahkan perlu dicurigai sebagai calon teroris.
Apa saja yang dituliskan dalam koran, dengan mudah orang mempercayainya, kendati itu hanya tulisan manusia dan belum teruji kebenarannya. Membaca dan mempelajarinya dianggap lambang kemajuan.
Akan tetapi, apa yang tercantum dalam Al-Qur’an belum tentu dipercayai dan diyakini kebenarannya, kendati mengaku sebagai Muslim. Padahal Al-Qur’an itu Kalamullah (Ucapan Allah) yang mustahil berbohong. Kebenarannya sudah teruji sepnajang masa dari berbagai sisi ilmu pengetahuan. Akhir-akhir ini muncul anggapan mengajarkan Al-Qur’an bisa mengajarkan paham terorisme.
Tidak sedikit manusia, termasuk yang mengaku Muslim yakin dan bangga dengan sistem hidup ciptaan manusia (jahiliyah), kendati sistem yang mereka yakini dan banggakan itu menyebabkan hidup mereka kacau dan mereka selalu menghadapai berbagai kezaliman dan ketidak adilan dari para penguasa negeri mereka. Mereka masih saja mengklaim : inilah jalan hidup yang sesuai dengan akhir zaman.
Namun, bila ada yang mengajak dan menyeru untuk kembali kepada hukum Islam, maka orang akan menuduh ajakan dan seruan itu akan membawa kepada keterbelakangan, kekerasan dan terorisme, padahal mereka tahu bahwa Islam itu diciptakan oleh Tuhan Pencipta mereka (Allah) untuk keselamatan dunia dan akhirat dan Allah itu mustahil keliru dan menzalimi hamba-Nya.
Ketika seorang Yahudi atau agama lain memanjangkan jenggotnya, orang akan mengatakan dia sedang menjalankan ajaran agamanya.
Namun, saat seorang Muslim memelihara jenggotnya, dengan mudah orang menuduhnya fundamentalis atau teroris yang selalu harus dicurigai, khususnya saat masuk ke tempat-tempat umum seperti hotel dan sebagainya.
Ketika seorang Biarawati memakai pakaian yang menutup kepala dan tubuhnya dengan rapih, orang akan mengatakan bahwa sang Biarawati telah menghadiahkan dirinya untuk Tuhan-nya.
Namun, bila wanita Muslimah menutup auratnya dengan jilbab atau hijab, maka orang akan menuduh mereka terbelakang dan tidak sesuai dengan zaman, padahal mereka yang menuduh itu, para penganut paham demokrasi, yang katanya setiap orang bebas menjalankan keyakinan masing-masing.
Bila wanita Barat tinggal di rumah dan tidak bekerja di luar karena menjaga, merawat rumah dan mendidik anaknya, maka orang akan memujinya karena ia rela berkorban dan tidak bekerja di luar rumah demi kepentingan rumah tangga dan keluarganya.
Namun, bila wanita Muslimah tingal di rumah menjaga harta suami, merawat dan mendidik anaknya, maka orang akan menuduhnya terjajah dan harus dimerdekakan dari dominasi kaum pria atau apa yang sering mereka katakan dengan kesetaraan gender.
Setiap mahasiswi Barat bebas ke kampus dengan berbagai atribut hiasan dan pakaian yang disukainya, dengan alasan itu adalah hak asasi mereka dan kemerdekaan mengekpresikan diri.
Namun, bila wanita Muslimah ke kampus atau ke tempat kerja dengan memakai pakaian Islaminya, maka orang akan menuduhnya eksklusif dan berfikiran sempit tidak sesuai dengan peraturan dan paradigma kampus atau tempat kerja mereka.
Bila anak-anak mereka sibuk dengan berbagai macam mainan yang mereka ciptakan, mereka akan mengatakan ini adalah pembinaan bakat, kecerdasan dan kreativitas sang anak.
Namun, bila anak Muslim dibiasakan mengikuti pendidikan praktis agamanya, maka orang akan mengatakan bahwa pola pendidikan seperti itu tidak punya harapan dan masa depan.
Ketika Yahudi atau Nasrani membunuh seseorang, atau melakukan agresi ke negeri Islam khususnya di Paestina, Afghanistan, Irak dan sebagainya, tidak ada yang mengaitkannya dengan agama mereka. Bahkan mereka mengakatakan itu adalah hak mereka dan demi menyelamatkan masyarakat Muslim di sana.
Akan tetapi, bila kaum Muslim melawan agresi Yahudi atas Palestina, atau Amerika Kristen di Irak dan Afghanistan, mereka pasti mengaitkannya dengan Islam dan menuduh kaum Muslim tersebut sebagai pemberontak dan teroris .
Bila seseorang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan orang lain, maka semua orang akan memujinya dan berhak mendapatkan penghormatan.
Namun, bila orang Palestina melakukan hal yang sama untuk menyelamatkan anaknya, saudaranya atau orang tuanya dari penculikan dan pembantaian tentara Israel, atau menyelamatkan rumahnya dari kehancuran serangan roket-roket Israel, atau memperjuangkan masjid dan kitab sucinya dari penodaan pasukan Yahudi, orang akan menuduhnya TERORIS. Kenapa? Karena dia adalah seorang Muslim.
Bila anak-anak Yahudi diajarkan perang dan senjata otomatis untuk membunuh kaum Muslimin Palestina, maka orang akan menegatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah upaya membela diri kendati mereka adalah agresor.
Namun, bila anak Palestina belajar melemparkan batu menghadapi prajurit Yahudi yang dilengakapi dengan tank dan senjata canggih lainhya saat menghancurkan rumah, masjid dan kampung mereka, maka orang akan menuduh mereka sebagai pelaku kejahatan yang pantas ditangkap, dipatahkan tangannya dan dipenjarakan belasan tahun.






